Syukrizal menegaskan niatnya untuk memperbaiki catatan permainannya pada putaran final BNI Ciputra Golfpreneur Tournament.

Masih berposisi sebagai pegolf Indonesia dengan peringkat terbaik menuju putaran final, Syukrizal menegaskan niatnya untuk memperbaiki catatan permainannya pada hari terakhir ajang Asian Development Tour (ADT), BNI Ciputra Golfpreneur Tournament besok (27/8).

Pegolf berusia 31 tahun ini menatap putaran final dengan torehan total 9-under 207 setelah pada putaran ketiga hari ini (26/8) ia bermain dengan skor 2-under 70. Raihannya ini menempatkan Syukrizal di posisi T17, sepuluh stroke di belakang pegolf Filipina, Lloyd Jefferson Go yang menuai total 19-under 197.

Permainannya di Damai Indah Golf BSD Course sepanjang tiga putaran ini praktis memperbaiki rekor penampilannya di lapangan yang sama saat mengikuti turnamen ADT pertama di Indonesia tahun ini. Dua bulan lalu, ia finis di peringkat T38 setelah bermain 71, 71, 74, dan 71.

Pada ajang ADT sepekan kemudian ia sempat gagal lolos cut setelah hanya menorehkan skor 73 dan 76, dan kemudian absen saat ADT bertolak ke Gunung Geulis pekan lalu.

Uniknya, performanya hari ini juga harus terpicu oleh dua birdie yang ia torehkan di tiga hole pertamanya. Pukulan tee yang meleset ke rough membuatnya harus menuai bogey di hole pertama, sementara pukulan approach yang terlebih dahulu menghantam tanah di hole 3 juga menambah catatan bogey di kartu skornya.

”Saya bertekad harus melakukan recovery supaya skor saya bisa kembali (under) lagi. Saya sudah bermain 7-under sejauh ini, kalau bisa jangan turun lagi,” tutur Syukrizal.

 

Syukrizal, Round 3 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022.
Syukrizal berpeluang mencatatkan prestasi terbaiknya pada ajang ADT tahun ini lewat BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022. Foto: GolfinStyle.

 

Tekadnya itu langsung membuahkan hasil di hole 4. Mengandalkan short game yang tajam, Syukrizal menuai birdie pertamanya di hole 4, lalu menambah dua birdie lagi dari hole 6 dan 8.

Memasuki sembilan hole kedua, langkah pegolf berusia 31 tahun ini sempat tertahan oleh bogey ketiganya hari ini di hole 14, namun lagi-lagi ia berhasil bangkit dan mencatatkan birdie keempat di hole 15. Meskipun puttingnya dari jarak kurang dari 3 meter di hole 17 hanya mengitari lubang, ia menutup putaran ketiga dengan birdie di hole 18.

”Untuk ke depannya tentu akan lebih tinggi lagi semangat saya. Dan untuk putaran final besok, ibarat mobil, saya akan pindah persneling dan akan menekan gas habis-habis,” tekadnya.

Pegolf Indonesia terbaik kedua setelah Syukrizal adalah Kevin Caesario Akbar, yang mengoleksi 8-under 208 usai mencatatkan skor 70 dan kini menghuni peringkat T21. Seperti halnya Syukrizal, Kevin pun memulai putaran ketiga dengan 2-over setelah memainkan tiga hole pertamanya.

”Bukan masalah teknik, lebih ke pengendalian jarak pukul dan keliru memilih club, atau keliru membaca arah angin,” ujar Kevin.

Beruntung sepanjang sisa permainannya Kevin menampilkan permainan 3-wood yang prima. Dan pukulan tee yang solid di hole 6 membawa bolanya mencapai apron yang memudahkannya untuk meraih birdie pertamanya. Momentum itu ia lanjutkan dengan birdie di hole 8.

”Hari ini permainan 3-wood saya sedang bagus,” tutur Kevin yang banyak memainkan 3-wood dari tee box.

Kevin menuntaskan sembilan hole berikutnya dengan tiga birdie dan satu bogey untuk menuliskan skor 2-under 70.

 

Kevin Caesario Akbar, Round 3 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022.
Sempat bermain 2-over di tiga hole pertamanya, Kevin Caesario Akbar bangkit dan mencatatkan skor 70. Foto: GolfinStyle.

 

”Sebenarnya, di beberapa hole terakhir ada peluang untuk birdie dari jarak sekitar 3 meteran, tapi tidak masuk karena salah baca break,” tutur pegolf yang juga menjadi bagian dari atlet Ciputra Golfpreneur Foundation ini.

”Tapi itu bagian dari permainan ya, kita tidak bisa sepenuhnya kontrol baca break, kita cuma bisa lihat kira-kira, belum 100% pasti. Kalau di hole 4 saya diberi tahu bakal main 2-under setelah mengawali dengan 2-over, ya saya akan menerima dengan senang hati.”

Sementara itu, George Gandranata masih melanjutkan tren positifnya dengan torehan 1-under 71 dan berbagi peringkat 23 bersama tiga pegolf lainnya dengan skor total 7-under 209.

Naraajie Emerald Ramadhan Putra, yang menjuarai ajang ADT dalam debut profesionalnya dua bulan lalu harus puas bermain dengan skor 71 dan menghuni posisi T41.

Dua pegolf Indonesia lainnya, Ramadhan Alwie dan Fadhli Rahman Soetarso akan memulai putaran final dari peringkat T42 setelah sama-sama menorehkan skor total 213.

Adapun langkah Benita Kasiadi harus terhambat lantaran tadi bermain dengan skor 73. Sedangkan satu-satunya pegolf amatir yang melangkah ke dua putaran final, Matthew Lumbantoruan harus puas bermain dengan skor 74.

Tiga pegolf Indonesia lainnya, Rizchy Subakti (73), Fahmi Reza (74), dan Asugann (76) akan memainkan putaran terakhir, masing-masing dari peringkat T51, T54, dan 56.