Tom Kim menunjukkan penampilan yang mengesankan dalam debutnya pada ajang Masters Tournament dengan membukukan skor 2-under 70.

Bisa bermain under dalam penampilan perdana pada sebuah ajang Major impian jelas menjadi sebuah awal mengesankan bagi pemain mana pun. Maka ketika Tom Kim menyudahi 18 hole pertamanya di Augusta National Golf Club kemarin (6/4) dengan skor 2-under 70, bisa dibayangkan betapa ia merasa puas bisa mengawali penampilannya dengan baik.

Pegolf berusia 20 tahun ini menyuguhkan penampilan layaknya pemain berpengalaman. Ia langsung mengemas dua birdie di dua hole pertamanya, lalu menciptakan eagle di hole 13 par 5 setelah mengantarkan bolanya kurang dari 3 meter dari pin. Permainannya ini bahkan sempat membuatnya mengungguli dua rekan mainnya, yaitu Juara FedExCup 2022 Rory McIlroy (72) dan Juara WGC-Dell Technologies Match Play Sam Burns (68).

Sayangnya, petaka menghampirinya di hole 15 par 5. Pukulan ketiga dari bunker samping green terlihat sempurna, sampai akhirnya bola itu mencapai lereng di green dan bergulir memasuki air. Ia kemudian terpaksa meninggalkan hole tersebut dengan menorehkan double bogey di kartu skornya. Dan tatkala ia berpeluang memperbaiki skornya, sekaligus memastikan finis yang meyakinkan pada hari pertama, putt birdie dari jarak kurang dari 4 meter gagal ia masukkan.

 

 

Meski demikian, skor yang ia raih masih menempatkan Kim sebagai wakil Asia terdepan. Dengan skor 70 itu, Kim menjadi salah satu pemain yang menempati peringkat 17 dengan terpaut lima stroke dari trio pemuncak klasemen Viktor Hovland asal Norwegia, Jon Rahm asal Spanyol, dan Brooks Koepka dari Amerika. Juara Masters 2021 Hideki Matsuyama dan pegolf Korea lainnya yang sudah dua kali finis di sepuluh besar dalam tiga penampilannya di Augusta National Im Sungjae sama-sama mencatatkan skor 1-under 71.

Putaran pertama kemarin menampilkan aksi yang memukau, layaknya sebuah putaran final. Rahm, yang merupakan pegolf No.3 Dunia, Hovland, dan Koepka yang telah menjuarai empat gelar Major, sama-sama mengemas skor 65. Sementara pegolf Amerika lainnya Cameron Young dan pegolf Australia Jason Day terpaut dua stroke di belakang para pemuncak klasemen itu, dengan juara bertahan Scottie Scheffler mengawali pekan ini dengan skor 68.

Salah satu sosok yang menjadi daya tarik pada pekan ini, Tiger Woods, harus mengawali permainannya dengan skor 74. Woods memang berhasil mendapat tiga birdie, namun harus menuliskan lima bogey di kartu skornya setelah sempat absen tahun 2022 lalu.

”Kalau mau bikin double atau empat putt atau apapun itu, sebaiknya lakukanlah di hole pertama, masih ada 71 hole tersisa untuk memperbaikinya.” — Jon Rahm.

Sejak tampil pada tahun 1996, belum sekalipun Woods gagal lolos cut. Namun, kali ini ia harus berjuang keras untuk memperpanjang rekornya menjadi 23 kali lolos cut. ”Saya tidak mendapat kecepatan yang bagus sejak awal. Dua kali saya melakukan tiga putt, dan konsekuensinya saya sudah bermain over. Pukulan iron saya juga tidak cukup tajam, tidak menciptakan banyak peluang yang bagus. Mesti bermain lebih baik lagi dan berharap bisa membuat saya kembali bersaing,” tutur anggota World Golf Hall of Fame ini.

Dari ketiga pimpinan klasemen, ketangguhan Rahm membuat pegolf yang telah menjuarai tiga gelar PGA TOUR pada musim ini layak mendapat acungan jempol. Setelah melakukan empat putt dan mencatatkan double bogey di hole pertamanya, pemegang satu gelar Major ini berjuang luar biasa dengan mengmeas tujuh birdie dan satu eagle untuk menyamakan skor terendah yang pernah ia raih di Augusta National.

”Kalau mau bikin double atau empat putt atau apapun itu, sebaiknya lakukanlah di hole pertama, masih ada 71 hole tersisa untuk memperbaikinya. Setelah itu, saya berfokus pada fakta bahwa semua pukulan saya sebenarnya bagus. Saya hanya perlu berjuang dan ada 17 hole yang bisa saya manfaatkan,” tutur Rahm, yang sejauh ini telah empat kali finis di sepuluh besar pada ajang Masters Tournament.