Yutaka Toyoshima berpeluang mempertahankan gelar individu, sementara Tim Indonesia 1 memimpin kategori beregu pada APGC Mid-Amateur Championship 2026.

Yutaka Toyoshima memperkukuh posisinya di puncak klasemen nomor individu pada ajang APGC Mid- Amateur Championship yang tengah berlangsung di East Course, di Gunung Geulis Country Club. Meski terpaksa menutup putaran kedua dengan skor 74, pegolf berusia 49 tahun ini masih kukuh di puncak klasemen. Skor total 2-under 140 miliknya masih memberinya keunggulan dua stroke, kali ini atas dua wakil Indonesia Zachary Kristian dan Alit Jiwandana, serta rekans enegaranya, Hiroki Chino.

Zachary, yang mengawali putaran pertama dengan mengemas 1-under 70, bermain dua stroke lebih banyak. Adapun pegolf amatir popular Alit, kembali bermain even par. Sementara Chino juga terpaksa bermain dengan dua pukulan lebih banyak.

 

Alit Jiwandana, Round 2 APGC Mid-Amateur Golf Championship 2026.
Alit Jiwandana kembali menorehkan skor even par 71 untuk menjaga peluang menciptakan kemenangan. Foto: PB PGI.

 

”Memimpin dengan dua stroke tidak memberi keunggulan signifikan di lapangan ini,” tutur Toyoshima kepada APGC. ”Saya malah mempersulit keadaan dan beberapa kali melakukan tiga putt.”

Pada putaran kedua itu, Toyoshima hanya menciptakan tiga birdie, dan terpaksa menuliskan enam bogey di kartu skornya. Pemegang lima gelar Japan Mid-Amateur Championsip ini sadar ia mesti bermain dengan sangat baik untuk memastikan kemenangan keduanya di Indonesia.

”Persaingannya menjadi ketat di puncak klasemen. Saya mesti bermain dengan skor 60-an pada putaran final, meskipun bermain under menjadi persyaratan minimal (pada ajang ini).”

 

Zachary Kristian, Round 2 APGC Mid-Amateur Golf Championship 2026.
Bersama Alit Jiwandana dan Andy Sjaichudin, Zachary Kristian berpeluang menciptakan sejarah di nomor beregu, nomor yang baru kali ini dipertandingkan. Foto: PB PGI.

 

Dengan skor even par 71, Alit menjadi satu dari hanya dua pegolf yang mencatatkan skor terbaik pada putaran kedua. Pegolf India Raj Randhawa juga mengemas skor yang sama, meskipun kini ia berada di posisi T5, yang turut dihuni oleh pegolf Myanmar Kyaw Ko Ko Chit dan peserta termuda pekan ini, Luke Evan Moore.

Permainan Alit dan Zachary menjadi krusial dalam menempatkan Tim Indonesia 1, yang juga beranggotakan Andy Sjaichudin, ke puncak klasemen nomor beregu. Dengan skor total 284, mereka memegang keunggulan tiga stroke atas Tim Jepang 1 yang beranggotakan Toyoshima, Koichi Mizukami, dan Shigeta Hattori.

Klasemen sementara nomor individu
140 – Yutaka Toyoshima (JPN) 66-74
142 – Alit Jiwandana (INA) 71-71, Zachary Kristian (INA) 70-72, Hiroki Chino (JPN) 70-72
147 – Raj Randhawa (IND) 76-71, Kyaw Ko Ko Chit (MYA), Luke Evan Moore (INA) 74-73
148 – Koichi Mizukami (JPN) 75-73, Shigeta Hattori (JPN) 75-73, Vignesh Ranga Rao (IND) 74-74, Bryan Chiew (BRN) 72-76

Klasemen sementara Grup A (usia 25-29)
142 – Zachary Kristian (INA) 70-72
147 – Luke Evan Moore (INA) 74-73
149 – Kabuto Chigita (JPN) 76-73

Klasemen sementara Grup B (usia 30-37)
142 – Alit Jiwandana (INA) 71-71
147 – Kyaw Ko Ko Chit (MYA) 74-73
148 – Koichi Mizukami (JPN) 75-73, Shigeta Hattori (JPN) 75-73, Bryan Chiew (BRN) 72-76

Klasemen sementara Grup C (usia 38-46)
147 – Raj Randhawa (IND) 76-71
148 – Vignesh Ranga Rao (IND) 74-74
150 – Angki Trijaka (INA) 78-72, Sendy Susanto (INA) 72-78

Klasemen sementara Grup D (usia 46 ke atas)
140 – Yutaka Toyoshima (JPN) 66-74
142 – Hiroki Chino (JPN) 70-72
151 – Suharsono (INA) 78-73, Syren Johnstone (HKG) 77-74, Hery Budinoto (INA) 73-78