Lima wakil Indonesia siap menghadapi Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2024, yang segera berlangsung di Damai Indah Golf, PIK Course pada 12-14 Juni pekan ini.
Gelaran turnamen junior yang paling konsisten dan paling prestisius di Indonesia, Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2024 segera bergulir pada pekan ini. Sebanyak 112 peserta dari 20 negara sudah berkumpul di Jakarta dan siap menguji kemampuan masing-masing di Damai Indah Golf, PIK Course mulai 12-14 Juni pekan ini. Di antara 47 pegolf Indonesia yang akan berpartisipasi pada pekan ini, lima atlet membagikan kesiapan dan harapan mereka dalam partisipasi masing-masing.
Elaine Widjaja, Rayhan Abdul Latief, dan Sania Talita Wahyudi merupakan tiga wakil Indonesia dengan World Amateur Golf Ranking tertinggi pada pekan ini. Pada pekan ini, Elain menempati peringkat 255, sementara Sania di posisi 532, dengan Rayhan berperingkat 282, yang sekaligus menjadi peserta dengan peringkat tertinggi untuk kelompok putra.
”Yang pasti siap sekali untuk ajang ini. Rasa percaya diri saya terutama dalam hal rencana permainan, mental dan fisik. Saya berharap bisa tampil prima ketika kejuaraan ini dimulai (hari Rabu, 12/6),” ujar Rayhan, yang bersama Elaine dan Sania juga akan menjadi wakil Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) pada pekan ini.
”Saya akan memaksimalkan permainan tee off dan wedge karena menurut saya memang banyak sekali peluang birdie yang bisa saya dapatkan dari kedua pukulan tersebut.”

Sania, yang tahun lalu mencatatkan skor total 219 dan finis di posisi T6, mengutarakan hal yang senada. ”Karena mau mengikuti turnamen ini, akhir-akhir ini saya sudah sering turun lapangan sehingga sudah lebih menghafal rencana permainan di Damai Indah Golf, PIK Course ini. Jadi, saya sudah merasa cukup percaya diri untuk mengikuti turnamen ini,” tuturnya.
”Buat saya target pribadi tahun ini sih pastinya main lebih bagus daripada tahun lalu. Alhamdulilah tahun lalu sempat dapat peringkat keempat, semoga tahun ini bisa lebih dari itu, bisa naik podium lagi bahkan bisa menang, bismillah. Dan buat skor sih tahun lalu skornya cukup konsisten, cuma tidak memuaskan saja karena tidak main under par ya. Jadi target tahun ini selesai di under par.
Meskipun dari segi rencana permainan sudah merasa yakin, Elaine kini berniat untuk mengembalikan kebugarannya agar benar-benar lebih siap bertanding. ”Saya ingin bisa memulihkan badan saya dulu (karena sedang flu. Untuk rencana permainan saya lumayan percaya diri, sudah siap juga, cuma bagaimana caranya supaya bisa 100% bugar ketika turnamen dimulai. Saya juga sudah sering berlatih di lapangan ini, jadi mudah-mudahan saja bisa menampilkan permainan terbaik,” jelasnya.
Sementara itu, Teuku Husein M. Danindra, yang finis sebagai wakil Indonesia terbaik pada edisi 2023 lalu dengan finis di posisi T4, memilih untuk tidak memasang target selain berharap bisa tampil semaksimal mungkin.

”Saya tidak berharap banyak untuk main seperti tahun lalu karena beberapa bulan terakhir ini saya masih dalam penyesuaian karena sempat mengganti swing, jadi berharap yang terbaik saja untuk tahun ini. Kalau bisa kayak tahun lalu ya alhamdulilah,” tuturnya.
”Semoga kondisi lapangannya tidak berangin sebab kalau berangin lapangan PIK ini lumayan susah. Kalau berangin dan memainkan hole-hole yang pendek, ya insya Allah permainan saya bisa aman.”
Sementara itu, Prakasa Alfa Rizqi, akan melakoni debutnya pada kejuaraan ini. Atlet berusia 14 tahun yang belum lama ini bergabung dengan CGF ini, juga telah memaksimalkan statusnya dengan berlatih di lapangan karya Robert Trent Jones Jr ini.
”Yang pasti sangat sangat siap! Sekarang saya juga sudah sering latihan di sini, paling tingal memperbanyak latihan putting untuk bisa mengincar lebih banyak birdie, atau setidaknya mendekati ke lubang,” jelasnya.

