Jonathan Wijono dan Benita Kasiadi melanjutkan permainan solid dan kini memimpin 12 pemain Indonesia dalam dua putaran final OB Golf Invitational presented by Jababeka & Co..
Dua wakil tuan rumah, Jonathan Wijono dan Benita Yuniarto Kasiadi memimpin jajaran pemain tuan rumah pada ajang Asian Development Tour, OB Golf Invitational presented by Jababeka & Co., yang pekan ini memperebutkan total hadiah sebesar US$70.000 atau Rp1,039 milyar.
Skor total 4-under 136 menempatkan kedua pegolf asal Jawa Timur ini di peringkat 11, bersama pegolf Thailand Pisitchai Thippong (69), pegolf Singapura Abdul Hadi (69), dan Lloyd Jefferson Go (66) dari Filipina
Jonathan, yang bermain dengan waktu tee pagi dari hole 1 harus benar-benar bersabar untuk meraih birdie pertamanya di hole 7. Aksinya di hole par 5 itu kemudian membantunya bermain lebih baik sehingga menciptakan dua birdie berturut-turut dari hole 9, hole yang pada putaran pertama justru memberinya double bogey.
Sempat mencatatkan bogey di hole 13, ia langsung bangkit dan memperbaiki kartu skornya lewat birdie di hole 14. Dan meskipun harus mencatatkan bogey di hole 18, catatan 2-under 68 pada hari kedua memberinya posisi yang ideal untuk merangsek ke jajaran sepuluh besar.
Pegolf tuan rumah, Benita, juga menempatkan dirinya untuk mencatatkan hasil terbaiknya selama mengikuti ajang ADT di Indonesia. Dari empat ajang ADT yang digelar di Indonesia sejak bulan Juni 2022, ia telah dua kali menembus 20 besar dengan hasil terbaiknya ialah finis T15 pada OB Golf Invitational. Tiga birdie dengan dua bogey pada putaran kedua kemarin (14/9) memberinya peluang untuk memperbaiki catatan tersebut.

Meski demikian, ia juga mengaku cukup kecewa dengan catatan permainannya lantaran mengawali dan mengakhiri putaran kedua dengan bogey. Adapun ketiga birdie yang ia bukukan tercipta di hole 2, 9, dan 16.
”Saya kurang puas dengan permainan hari ini. Ada banyak peluang birdie hari ini, namun saya hanya bisa mendapat tiga. Besok (putaran ketiga) saya akan berfokus ke green. Tidak ada kendala dengan pukulan saya, namun karena bermain siang dan angin berembus kencang, saya agak kesulitan juga untuk mengontrol bola,” jelas Benita.
Permainan luar biasa justru ditampilkan oleh Fadhli Rahman Soetarso. Pegolf yang bernaung di bawah nama Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) ini mencatatkan skor terendah dari 12 wakil tuan rumah yang berlaga di Jababeka Golf & Country Club, 4-under 66. Pada putaran keduanya itu, Fadhli sukses mencatatkan 4-under di sembilan hole pertamanya setelah meraih birdie pertama di hole 3 dan berturut-turut menuai birdie di hole 7, 8, dan 9 plus satu bogey di hole 5.
Mendapat momentum dari sembilan hole pertamanya itu, Fadhli menambah dua birdie lagi di hole 13 dan 14, namun terpaksa mencatatkan dua bogey lagi di hole 15 dan 17. Meski demikian, ia masih bisa mengakhiri putaran kedua dengan solid lewat birdie di hole terakhirnya.
Skor 4-under 66 ini ikut melambungkan peringkatnya sehingga ia bisa memulai putaran ketiga dari peringkat T22 dengan skor total 1-under 139.
Selain Fadhli, Kevin Caesario Akbar dan Peter Gunawan ikut melangkah ke dua putaran terakhir. Pada putaran kedua kemarin, Kevin mencatatkan tiga birdie dengan empat bogey sehingga memulai hari ketiga dari posisi T31 dengan skor total 1-over 141.

Adapun Peter hampir gagal melangkah ke dua putaran terakhir lantaran pada 18 hole keduanya di lapangan karya Nick Faldo itu ia hanya bisa menuai satu birdie dan harus mencatatkan tiga bogey sehingga mengumpulkan skor total 144. Beruntung batas cut-off bergerak dari semula 2-over menjadi 4-over.
Wakil Indonesia lainnya yang melangkah ke dua putaran berikutnya ialah Naraajie Emerald Ramadhan Putra (69), Jamel Ondo (67), George Gandranata (70), Elki Kow (72), Almay Rayhan Yagutah (72), Danny Masrin (71), dan Asep Saefulloh (71). Ke-12 wakil Indonesia ini jelas berharap bisa menampilkan permainan solid dan memperbaiki posisinya menuju putaran final besok (16/9).
Adapun Juara BNI Ciputra Golfpreneur Tournament Suteepat Prateeptienchai asal Thailand berhasil menggeser Ervin Chang asal Malaysia. Suteepat kembali mencatatkan skor 6-under 64 sehingga kini berada di posisi teratas dengan skor total 12-under. Ia unggul dua stroke dari rekan senegaranya, Piya Sawangarunporn. Chang sendiri harus tergeser ke peringkat ketiga setelah kemarin hanya bermain dengan skor 69.
Pegolf Australia Kade McBride dan pegolf Thailand lainnya Nirun Sae-Ueng mengintai di peringkat keempat dengan catatan 6-under.
Skor putaran ketiga dapan dipantau melalui situs resmi Asian Development Tour.


