Abigail Rhea Soeryo Wiharko sukses mempertahankan posisi teratas, sementara Kenneth Henson Sutianto tampil sebagai pemuncak klasemen baru kelompok putra.
Lelah dan frustrasi menjadi dua hal yang tampak tergambar di wajah para peserta Kejuaraan Nasional Junior yang tengah berlangsung di Jakarta Golf Club. Cuaca yang sangat tidak bersahabat benar-benar memforsir tenaga dan memeras emosi para peserta. Tidaklah mengherankan jika kemudian banyak di antara peserta yang harus melakukan lebih banyak pukulan pada putaran kedua.
Pimpinan klasemen hari pertama pada Divisi A Putri, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, menjadi salah satu yang terpaksa bermain lebih buruk daripada 18 hole pertamanya. Setelah membukukan lima birdie pada hari pertama, pegolf Bali ini hanya bisa mencatatkan satu birdie pada putaran kedua tadi.
”Mungkin ini salah satu turnamen yang cuacanya paling buruk yang pernah saya alami,” ujar Abigail. ”Dari tadi pagi hujan turun-reda-turun-reda dan sempat sangat deras sampai pertandingan terpaksa dihentikan.”
Delapan bogey dengan hanya satu birdie jelas bukan skor yang ideal. Akurasi pukulan yang menurun ketimbang putaran pertama, serta short game yang melempem membuatnya harus puas bermain dengan skor 78.

”Green in regulation saya tidak sebagus kemarin. Pukulan saya banyak yang ke kanan dan ke kiri, dan terasa tidak solid. Chipping dan putting saya tadi juga kurang bagus,” ujarnya.
Meski skornya mengecewakan, pegolf berusia 15 tahun ini mengaku bersyukur bisa menuntaskan putaran keduanya. ”Masih ada yang bisa main bagus juga, teman-teman (satu grup) saya pada main bagus. Saya bangga dengan mereka, dan sangat bersyukur saya masih bisa bermain dengan menikmatinya, masih bisa menuntaskan putaran hari ini. Dan walaupun cuacanya tidak mendukung, lapangannya masih bisa bertahan,” lanjut pegolf yang mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara dengan skor total 6-over 148 ini.
Akan tetapi, persaingan dipastikan bakal berlangsung seru pada putaran final Kamis (22/1) ini. Pegolf asal Jawa Timur Jennifer Quinn Effendi justru tampil prima dan membukukan skor terbaik pada putaran kedua. Kartu skornya terdiri dari kombinasi tiga birdie dan empat bogey sehingga membuatnya kini ia mengumpulkan skor total 7-over 149 hanya berjarak satu stroke dari Abigail.
”Jennifer bermain sangat bagus hari ini,” puji Abigail.”Pukulannya juga selalu lurus. Saya harus benar-benar percaya diri dan berpikir positif (untuk bisa menjaga peluang) karena lapangannya cukup susah. Semoga cuacanya membaik besok. Mungkin saya juga akan lebih banyak mengobrol sama teman-teman karena rasanya tadi pada tegang semua.”
Ketika para peserta mengalami kesulitan karena kondisi lapangan basah, Kenneth Henson Sutianto justru berhasil menciptakan skor terendah sepanjang dua putaran Kejurnas Junior ini. Pegolf yang membela DKI Jakarta ini mencatatkan skor 4-under 67. Tiga birdie yang ia ciptakan di enam hole terakhir membawanya ke puncak klasemen dan menggeser pegolf Bali Axel Keefe Pangestu (79).

Kenneth memang harus bersabar untuk mendapatkan momentumnya di hole 8 dan menciptakan birdie pertamanya, untuk menutup bogey dari hole 3. Ia kemudian memastikan menuntaskan sembilan hole pertamanya dengan catatan 1-under setelah birdie di hole 9.
”Dari semula bermain 1-over dan menjadi 1-under benar-benar memberi momentum yang bagus, cuma sayangnya momentum itu sempat terhenti akibat hujan. Tapi setelah hujan saya kembali mendapat momentum di hole 13, dan mendapat birdie lagi di hole 16 dan 18,” jelasnya.
”Saya sudah beberapa kali bermain di sini, jadi cukup mengerti seperti apa lapangan ini mesti dimainkan.”
Dengan skor total 140, ia memiliki modal yang cukup untuk mempertahankan status Juara Nasional Junior, yang tahun 2025 silam juga ia raih. Akan tetapi, ia menyadari tekanan akibat bermain di grup pamungkas akan menghadirkan tantangan tambahan baginya.
Margoz Marvin Kamengmau, pegolf Bali lainnya, akan tampil sebagai penantang baginya. Pegolf kidal ini kembali menorehkan skor 73 dan kini duduk di tempat kedua pada klasemen keseluruhan. Kartu skornya tadi diwarnai oleh empat birdie dengan enam bogey.

Putaran kedua sekaligus menjadi putaran final untuk para peserta Kejurnas Junior dari kelas C. Alletta Calya Ramadhani Kahfi, yang membela Sumatra Utara, sukses menjuarai Kelas C Putri. Skor 81 yang ia raih memberinya skor total 154 dan kemenangan tiga stroke atas Amira Ajda Khairunnisa Permadi (DKI Jakarta).
Adapun pegolf Jawa Tengah Zhafran Aqila Yordi tampil sebagai juara Kelas C Putra. Skor 162 yang ia ciptakan memberinya kemenangan tujuh stroke atas pegolf DKI Jakarta Arhata Putra Malik (169).
Untuk mengikuti putaran final dan melihat klasemen secara lengkap, silakan mengunjungi tautan berikut.
Klasemen Sementara Kelas A dan B Putri
148 – Abigail Rhea Soeryo Wiharko (Bali) 70-78
149 – Jennifer Quinn Effendi (Jatim) 77-72
158 – Thea Jessica Tan (Jateng) 79-79
159 – Farah Anabel Xaviera Lesmana (Jatim) 84-75, Phoebe Gani (Jatim) 82-77
162 – Freya Julia Daviana Simarmata (Sumut) 83-79, Jessica Addielle Simatupang (Jabar) 81-81, Catherine Chloe Hartono (DI Yogya) 80-82
Klasemen Sementara Kelas A dan B Putra
140 – Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta) 73-67
146 – Margoz Marvin Kamengmau (Bali) 73-73
149 – Sean Fickert (DKI Jakarta) 75-74, Kifata Aftar (Sumut) 73-76
150 – Harjuno Pajero Arbi (Jabar) 75-75
152 – Axel Keefe Pangestu (Bali) 71-79

Klasemen Akhir Kelas C Putri
154 – Alletta Calya Ramadhani Kahfi (Sumut) 73-81
157 – Amira Ajda Khairunnisa Permadi (DKI Jakarta) 77-80
167 – Claire Lie Kusuma (Jabar) 85-82
169 – Jesilfa Marta Aleza Putri Okdieka (Jatim) 88-81
Klasemen Akhir Kelas C Putra
162 – Zhafran Aqila Yordi (Jateng) 82-80
169 – Arhata Putra Malik (DKI Jakarta) 85-84
172 – Albidzar Syehan R (DKI Jakarta) 82-90
175 – Arsenio Ibrahim (Jabar) 87-88
178 – Jonas James Tirtasaputra (DKI Jakarta) 87-91


