Alfred Raja Sitohang dan Jonathan Wijono mencatatkan skor terbaik bagi Indonesia pada gelaran hari pertama The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025.

Alfred Raja Sitohang dan Jonathan Wijono membuka peluang untuk menorehkan catatan positif pada ajang The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025, yang berlangsung di Gunung Geulis Country Club. Pada putaran pertama tadi (10/9), kedua pegolf muda ini sama-sama mengemas skor 5-under 66 dan kini menempati peringkat T8 pada nomor individu. Keduanya kini hanya terpaut tiga stroke dari pegolf Thailand Weerawish Narkprachar (63) dengan 36 hole tersisa.

Pertandingan pada ajang ini dilangsungkan dengan sistem shotgun, di mana para peserta bermain secara serentak. Dengan format unik, di mana para pegolf profesional tak hanya bermain untuk diri sendiri pada nomor individu, tapi juga bermain berpasangan dengan pegolf amatir, sistem shotgun ini jelas relatif memperingkas waktu.

 

Jonathan Wijono, Round 1 The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025.
Jonathan Wijono menampilkan permainan yang jauh lebih meyakinkan sejak terakhir lolos cut pada ajang International Series Morocco bulan Juli 2025. Foto: Yulius Martinus/The Indonesia Pro-Am.

 

Pada putaran pertama tadi, Alfred memulai permainannya dari hole 15, sedangkan Jonathan dari hole 10. Keduanya sama-sama mengawali ajang ini dari East Course.

Meski sempat mendapat bogey di hole keduanya, yaitu hole 16, Alfred lekas bangkit dan mencatatkan birdie pertamanya dari hole 18. Sayangnya, ia masih belum dapat mempertahankan momentumnya sehingga terpaksa mencatatkan bogey keduanya, kali ini lewat hole 4. Akan tetapi, ia sukses mencatatkan lima birdie berturut-turut dari hole 7-11 dan tatkala memperoleh birdie ketujuh pada putaran pertama ini, ia berhasil mencatatkan skor terbaiknya sejak beralih profesional tahun ini dengan raihan 5-under 66.

”Permainan saya hari ini solid. Putting-nya juga banyak yang masuk. Up-and-down-nya memang terasa pada putaran pertama ini,” ujar pegolf lulusan Oregon State University ini. ”Permainan saya berubah ketika bisa mendapat lima birdie berturut-turut. Kunci permainan saya hari ini ada pada kualitas pukulan. Pukulan tee saya terasa sangat solid, driver saya sangat lurus. Besok saya akan menerapkan rencana permainan yang sama.”

 

Weerawish Narkprachar, Round 1 The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025.
Weerawish Narkprachar menguasai puncak klasemen nomor individu berkat raihan delapan birdie dan tanpa bogey. Foto: Yulius Martinus/The Indonesia Pro-Am.

 

Sementara itu, Jonathan tampak memiliki permainan yang jauh lebih meyakinkan setelah gagal lolos cut dalam empat turnamen terakhirnya. Skor 66 ini juga menjadi skor terbaik yang ia ciptakan setelah mengikuti Morocco Rising Stars Marrakech di Al Maaden Golf Resorts bulan Juni lalu.

Kartu skornya tadi diwarnai oleh enam birdie dengan satu-satunya bogey tercipta dari hole 4.

Sementara itu, dari nomor beregu, duet pegolf Filipina Carl Jano Corpus dengan Liong Santoso membuahkan hasil yang luar biasa. Kombinasi permainan keduanya sukses membawa mereka memuncaki klasemen nomor beregu dengan raihan 15-under. Mereka unggul tiga stroke dari tiga pasangan lainnya.