Hanya bermain even par pada putaran ketiga THE NORTHERN TRUST, harapan Anirban Lahiri masih belum pudar untuk melanjutkan langkahnya pada FedExCup Playoff.

Anirban Lahiri harus berjibaku untuk menuntaskan putaran ketiga THE NORTHERN TRUST dengan skor even par 71. Skor tersebut praktis membebani langkahnya untuk bisa melanjutkan langkahnya pada FedExCup Playoff dan mengikuti BMW Championship pekan depan. Namun, ia masih belum putus harapan sama sekali.

Pegolf berusia 34 tahun ini terus berjuang dengan kelelahan ketika bermain di Liberty National Golf Club di New Jersey. Kartu skornya harus diwarnai dengan enam birdie, empat bogey dan satu double bogey, yang menempatkannya did posisi T60 dengan skor total 4-under 209.

Meski demikian, ada kabar baik bagi Lahiri. Keputusan penyelenggara untuk menunda putaran final pada hari Minggu ini ke hari Senin lantaran ancaman badai, memberinya secercah harapan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk partai hidup-mati baginya.

”Saya puas kami bisa rehat besok (hari ini) dan saya tak harus berlari. Saya berniat istirahat dan bermain pada hari Senin, dan berusaha mencatatkan skor yang rendah,” ujar Lahiri.

Lahiri benar-benar membutuhkan finis di sepuluh besar agar bisa mengikuti ajang FedExCup Playoff kedua. Saat ini, meskipun ia berada di posisi T60, ia berada delapan stroke di belakang targetnya. Meski demikian, keberadaannya pada THE NORTHERN TRUST ini sendiri sudah menjadi sebuah pencapaian yang bagus, mengingat dalam dua musim terakhir ia tak berhasil menembus Playoff. Toh itu jugalah alasan mengapa ia sangat ingin bisa menuntaskan Playoff dengan hasil yang lebih meyakinkan.

”Kalau tidak berhasil lolos, langkah ini sudah bagus. Saya senang dengan cara saya bermain. Sayangnya, saya mencapai tahap di mana secara fisik saya sedikit terbatas. Saya berusaha mengatasinya dan menikmati permainan meskipun kondisinya tidak ideal,” imbuhnya lagi.

Setelah membuat birdie di hole 5 dan 6 dari jarak sekitar semeter dan 5 meter, Lahiri justru mendapat bogey berturut-turut di dua hole berikutnya. Ia kemudian mendapat bogey di hole 10 dan double bogey di hole 12. Namun, ia berhasil menorehkan empat birdie lagi di enam hole terakhirnya, dengan satu bogey di hole 15.

”Dua hari terakhir ceritanya kurang lebih sama. Saya sudah bermain sangat bagus, mengawali dengan solid, kehilangan beberapa peluang yang semestinya bisa dimanfaatkan, dan akhirnya berhasil memanfaatkannya lagi. Saya di ambang keleleahan saat ini dan badan saya tak bisa mengatasi semua yang sudah berjalan dalam dua bulan terakhir. Bisa dibilang kalau saya memainkan lima atau enam hole di mana saya berusaha melakukan pukulan dan tubuh saya justru menolak melakukannya dan akhirnya bola harus berada di posisi yang buruk. Tak sering saya melakukan double bogey dari jarak 100 meter dari tengah fairway, seperti yang terjadi di hole 12. Saya cukup senang melihat upaya saya untuk bangkit dan mendapat beberapa birdie.”

Cameron Smith dan Jon Rahm kini menjadi pimpinan klasemen sementara setelah keduanya sama-sama menorehkan skor 16-under 197. Sementara itu, Im Sungjae memimpin kontingen Asia setelah bermain dengan skor 67 dan menorehkan skor total 10-under 206, serta berada di posisi T17.