Benita Yuniarto Kasiadi menjadi pegolf ketiga yang memenangkan lebih dari satu gelar ITGPS pada musim ini.

Benita Yuniarto Kasiadi mengikuti jejak Jonathan Wijono dan Syukrizal lewat kemenangannya pada Seri 18 Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) yang berlangsung di Pertamina Golf Club, Balikpapan, Kalimantan Timur. Kemenangan tersebut berhasil ia raih setelah menorehkan skor total 8-under 208 untuk menang tujuh stroke dari pegolf amatir Mochtar.

Benita mengawali kunjungan pertama ITGPS ke Kalimantan ini dengan langsung menguasai puncak klasemen berkat permainan cemerlang 4-under 68. Enam birdie dengan sebuah double bogey memberinya keunggulan tipis satu stroke dari Zaenal (69).

Memanfaatkan momentum hari pertama itu, pegolf yang memenangkan gelar ITGPS pertamanya pada Seri 6 di Surabaya ini kembali menorehkan skor 1-under dalam sembilan hole pertamanya. Bedanya, jika pada putaran pertama ia menorehkan skor tersebut berkat kombinasi tiga birdie dan satu double bogey, kali ini ia hanya menorehkan satu birdie, yaitu dari hole 3.

Setelah tujuh hole berturut-turut tak kunjung mendapat birdie, putra pegolf legendaris Kasiadi ini berhasil mendapatkan momentumnya dengan birdie di hole 11, dan menyudahi putaran kedua dengan dua birdie lagi di tiga hole terakhirnya.

Memasuki putaran final, yang berlangsung hari ini (30/11), Zaenal tampil sebagai pesaing terdekat bagi Benita. Keduanya terpaut empat stroke ketika memulai putaran final tadi pagi.

Meskipun sempat menorehkan birdie di hole 2, permainan Zaenal seakan tenggelam dan sentuhan yang membantunya menorehkan skor 69-71 dalam dua putaran pertama seakan sirna. Tiga bogey, satu double bogey, dan satu triple bogey di sembilan hole pertamanya praktis mengubur langkahnya. Satu birdie tambahan dari hole 5 tak dapat menyelamatkan permainannya sehingga ia harus mengakhiri putaran final dengan skor 87.

 

Bradley Taslim, Round 3 ITGPS 16 Balikpapan.
Bradley Taslim mencatatkan finis terbaiknya dengan menempati peringkat 3 setelah bermain dengan skor total 1-over 217. Foto: GolfinStyle.

 

Benita sendiri berhasil memperkukuh posisinya di puncak klasemen dengan tiga birdie dari hole 1, 4, dan 5. Langkahnya sempat tersandung oleh bogey di dua hole berikutnya, sebelum kemudian bangkit dengan birdie keempatnya di hole 10. Meskipun kemudian tak dapat memperbesar jarak, dan malah mendapat bogey di hole 12 dan 18, skor even par 72 pada hari terakhir sudah lebih dari cukup baginya untuk bisa kembali mengangkat trofi.

Mochtar, yang menutup putaran final dengan skor 73 dan skor total 1-under 215 finis tujuh stroke di belakang sang juara dan berhasil menjadi pegolf amatir terbaik pekan ini. Ia sekaligus menjadi pegolf kedua yang bisa mencatatkan skor total di bawah par.

Sementara itu, Bradley Taslim berhasil finis sendirian di tempat ketiga setelah bermain dengan skor total 217, dua stroke lebih baik daripada juara ITGPS lainnya, Moch. Seandy Alfaraby yang berbagi tempat keempat dengan Abd. Rahman.

Adapun Juara ITGPS 3 Nasin Surachman (72) terpaut satu stroke dari Seandy dan Rahman. Ia ditemani oleh Asep Saefulloh (73) dan Kurnia Herisiandy (75).

Bagi Benita, kemenangan ini tak hanya memberi gelar kedua baginya pada tahun ini, tapi juga menjadi kemenangan kedua yang ia peroleh tanpa melepas posisi teratas. Saat menjuarai Seri 6 di Bukit Dharmo Golf, Surabaya, ia juga melakukan hal serupa, meskipun pada putaran kedua harus berbagi puncak klasemen dengan Jonathan Wijono dan A. Sugann.

Seri 19 rencananya akan membawa para pegolf profesional Indonesia ini ke Imperial Klub Golf, di Karawaci, Tangerang, dengan kompetisi berlangsung pada 5-7 Desember 2023.

Daftar Juara ITGPS hingga Seri 18
Seri 1: Jonathan Wijono (1), 7-under 209*
Seri 2: Jonathan Wijono (2), 16-under200
Seri 3: Nasin Surachman, 4-under212
Seri 4: Jonathan Wijono (3), 5-under 211
Seri 5: Jonathan Wijono (4), 19-under 197
Seri 6: Benita Yuniarto Kasiadi (1), 10-under 206  
Seri 7: Syukrizal (1), 7-under 209 
Seri 8: Jonathan Wijono (5), 12-under 204
Seri 9: Kentaro Nanayama, 15-under 203
Seri 10: Peter Gunawan, 3-under 213
Seri 11: Naraajie Emerald Ramadhan Putra, 4-under 212
Seri 12: Moch. Seandy Alfaraby, 3-under 215
Seri 13: Jonathan Wijono (6), 4-over 217
Seri 14: Rory Hie, 2-under 216
Seri 15: Kevin Caesario Akbar, 4-under 212
Seri 16: Syukrizal (2), 4-under 212*
Seri 17: George Gandranata, 7-under 209*
Seri 18: Benita Yuniarto Kasiadi (2), 8-under 208
*play-off