Kim Seonghyeon kini menemani Sahith Theegala di puncak klasemen Fortinet Championship 2023 menyusul permainan solid hari kedua.

Skor 5-under 67 pada putaran kedua Fortinet Championship kemarin (15/9) kian membuka peluang perayaan ulang tahun yang istimewa bagi pegolf Korea Kim Seonghyeon. Untuk pertama kalinya, pegolf yang akan genap berusia 25 tahun pada hari Minggu (18/9) ini menempati puncak klasemen pada sebuah ajang PGA TOUR setelah mengemas enam birdie di North Course Silverado Resort untuk mengoleksi 12-under 132. Skor itu kemudian disamai oleh pegolf Amerika berdarah India Sahith Theegala yang menorehkan skor 64.

Tren positif ini turut diikuti oleh rekan senegaranya, Bae Sangmoon, yang mencatatkan skor 66 sehingga kini berada sendirian di tempat ketiga, satu stroke di belakang Kim dan Theegala.

Kim berhasil melanjutkan permainan memukaunya pada hari kedua di Napa, California ini. Semua birdie yang ia bukukan bahkan tercipta dari jarak di bawah 3,6 meter. Satu-satunya noda dalam kartu skornya kemarin terjadi di hole keempatnya, yaitu hole 13 par 4, di mana ia mencatatkan bogey. Namun, bogey itu tidak mencegahnya untuk menempati posisi ideal mengejar gelar PGA TOUR pertamanya.

”Saya mengawali dengan birdie dan secara keseluruhan saya senang. Ada beberapa rintangan pada akhir permainan, tapi saya senang bisa mendapatkan par dan mempertahankan momentum. Untuk akhir pekan ini saya hanya ingin menunjukkan sejumlah konsistensi dalam permainan, seperti dalam dua putaran pertama,” tutur Kim.

Posisi terbaik yang pernah ia raih dalam dua putaran terjadi pada ajang THE CJ CUP @ SUMMIT 2021, ketika ia berada di posisi T2. Sayangnya, kala itu ia harus finis di peringkat T32.

Pegolf yang kini berada di peringkat 83 FedExCup itu merasa bermain di lapangannya sendiri, meskipun baru dua kali bermain di sini.

”Jelas rasanya lebih nyaman memainkan lapangan ini. Bersiap untuk turnamen dan tak sabar menantikannya. Makanya saya merasa nyaman karena tahu lapangannya dan paham bagaimana memainkannya,” jelasnya lagi.

 

 

Rasa puas juga diungkapkan oleh Theegala, yang mendapat hak bermain penuh untuk musim ini setelah finis di peringkat 31 pada FedExCup Playoff musim lalu.

”Saya suka turnamen-turnamen di California dan pesisir barat. Saya suka lapangan ini. Ajang ini merupakan ajang pertama yang memberi saya undangan sponsor, dan ajang yang luar biasa buat seluruh keluarga dan sahabat saya untuk menyaksikannya secara langsung. Saya kira yang lebih penting ialah ajang ini punya nuansa yang positif. Sebagai ajang PGA TOUR dengan semua manfaatnya, dan mereka sangat baik. Dan buat saya, sejujurnya rasanya tidak terlalu berbeda. Saya memang ketagihan, jadi sulit buat saya duduk diam. Rasanya tiga minggu jeda sudah terlalu banyak. Saya masih tersulut gara-gara gagal bermain di East Lake (untuk TOUR Championship) dengan selisih hanya satu peringkat, jadi sangat ingin segera mengikuti turnamen,” tuturnya.

Semangat juga terlihat dari diri Bae, yang telah mengoleksi dua gelar PGA TOUR. Ia pernah menjuarai turnamen ini pada tahun 2014, ketika turnamen ini masih bernama Fyrs.com Open. Dengan peringkatnya yang sedemikian rendah, 222, pada klasemen FedExCup, ia kini punya peluang untuk memanfaatkan kalender musim gugur terbaru dari PGA TOUR untuk mengamankan kartu keanggotaannya dengan menembus 125 besar. Kemenangan pada pekan ini jelas akan memudahkan jalannya karena dengan demikian ia berhak memegang status anggota hingga dua tahun ke depan.

”Saya selalu bersemangat bisa kesini, selalu menyenangkan bermain di sini, jadi tidak ada yang benar-benar istimewa. Saya berusaha untuk fokus memainkan permainan sendiri. Lalu hari ini kondisinya lebih berangin ketimbang kemarin. Ada kesulitan dengan kecepatan putting di green, tapi masih oke,” jelas Bae. ”Jelas tidak bakal mengubah rencana permainan karena pukulan tee saya hari ini bagus. Saya hampir bisa memukul ke semua fairway sehingga membuat permainan terasa lebih mudah. Jadi, mungkin besok (hari ini) dan Minggu saya bisa memukul lebih banyak fairway lagi.”

Posisinya di peringkat ketiga membuatnya akan bermain dengan Kim, yang notabene juniornya. ”Seonghyeon itu teman baik saya. Dia lebih muda daripada saya, tapi dia anak yang baik. Saya sangat bersemangat untuk bermain dengannya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, pegolf Korea lainnya, Lee Kyounghoon, juga memperbaiki peringkatnya. Skor 67 yang ia raih kemarin membawanya ke posisi T11 dengan total skor 137. Sayangnya, rekan senegaranya, Kang Sung harus tergelincir ke peringkat T19 setelah hanya bisa bermain dengan even par 72.

Dengan batas cut off pada 3-under 141, pegolf Jepang Satoshi Kodaira berhasil melangkah ke akhir pekan. Pegolf China Carl Yuan juga melengkapi skuad Asia ke akhir pekan setelah menorehkan birdie di hole terakhirnya untuk membukukan skor 69. Sayangnya, rekan senegaranya Marty Dou Zecheng dan duo China Taipei Kevin Yu dan C.T. Pan, serta pegolf Korea lainnya Noh Seungyul harus mengakhiri perjuangan mereka.