Lee Kyounghoon melanjutkan permainan solidnya untuk bertahan di jalur persaingan demi mempertahankan gelar AT&T Byron Nelson.

Bintang Korea Lee Kyounghoon kembali menampilkan permainan solid pada putaran ketiga AT&T Byron Nelson. Sang juara bertahan ini kemarin (14/5) menorehkan skor 5-under 67, sekaligus terus membuka peluang untuk kembali mengangkat trofi.

Lee tidak memulai putaran ketiga kemarin dengan meyakinkan. Ia bahkan harus mendapat bogey di hole pertamanya di TPC Craig Ranch itu. Akan tetapi, pemegang dua gelar, masing-masing pada KPGA Tour dan JGTO ini, berhasil menorehkan enam birdie untuk menempati posisi T6 dengan raihan 17-under 199. Ia terpaut empat stroke dari Sebastian Munoz asal Venezuela, yang bermain dengan skor 66 dan mencatatkan skor total 21-under. Jordan Spieth, yang merupakan favorit tuan rumah mengumpulkan 20-under setelah menorehkan skor 64.

Meskipun terpaut empat stroke, Lee masih memiliki peluang untuk bergabung dengan jajaran pemain legendaris. Sejak ajang ini dipertandingkan, hanya ada tiga nama yang sukses mempertahankan gelar. Sam Snead melakukannya setelah menjuarai edisi 1957 dan 1958, sementara Jack Nicklaus menjuarai ajang ini tahun 1970 dan 1971. Yang tersukses adalah Tom Watson yang memenangkan edisi 1978, 1979, dan 1980, ketika ajang ini masih bernama Dallas Open.

”Saya bermain dengan baik dan masih berada di posisi untuk mencoba memenangkan turnamen ini lagi. Lapangan ini memberikan banyak birdie, seperti yang terlihat dari papan klasemen, dan saya mesti terus bermain agresif ketika bisa dan berharap memasukkan lebih banyak putt besok, tutur Lee.

 

 

Setelah memulai turnamen pekan ini dengan skor 64 dan 68 dalam dua putaran pertama, skor 67 pada hari Sabtu kemarin menegaskan kembalinya performa yang sempat hilang dari putra tunggal Lee Sangmoo dan Hong Heawon ini. Setelah menikmati sukses pada musim 2020-2021, Lee sama sekali belum meraih finis di sepuluh besar pada musim 2021-2022 ini.

Belakangan ia memutuskan untuk kembali berlatih dengan mantan pelatih swing-nya, Chris Mayson, serta pelatih mental Jung Gureen. Ia juga bekerja sama dengan kedi baru, Dan Parratt, yang sebelumnya menjadi kedi rekan senegaranya, An Byeonghun.

”Perubahan-perubahan yang saya lakukan belakangan ini memberi energi baru buat saya dan rasanya saya cukup senang dengan permainan saat ini, ujar Lee.

Sementara itu, pegolf Jepang Hideki Matsuyama akan memulai putaran final dari peringkat T18 setelah kemarin bermain dengan skor 69 dan skor total 14-under 202. Pegolf Korea lainnya, Kim Joohyung berada di posisi T21 dengan skor 66, satu stroke di belakang Matsuyama. Adapun bintang Thailand Kiradech Aphibarnrat harus bermain dengan skor 74 dan mengumpulkan skor total 213.

Dari posisi teratas, untuk keempat kali dalam karier PGA TOUR-nya, Munoz memimpin klasemen dalam 54 hole. Sebuah eagle, lima birdie, dan satu bogey membantunya menorehkan skor total 195.