Bryan Newman layak menjadi pegolf amatir terbaik Afrika usai menjuarai ajang Africa Amateur Championship 2025.

Bryan Newman bakal menikmati penampilan perdananya pada ajang Major. Pegolf berusia 17 tahun ini sukses meraih kemenangan di Leopard Creek, di Afrika Selatan setelah mengalahkan pegolf Zimbabwe Keegan Shutt dengan dua stroke pada ajang Africa Amateur Championship. Kemenangan tersebut membuatnya berhak mengikuti The Open Championship ke-153, yang tahun ini digelar di Royal Portrush.

Newman memulai putaran final dengan bekal lima stroke atas Roelof Craig, sesama pegolf Afrika Selatan. Meski unggul besar, ia juga sadar bahwa akan ada pesaing yang bakal mengejar dan menjadi penantang baginya.

Ketegangan bermain pada putaran final sempat merasuki permainannya. Akibatnya, ia mendapat bogey di hole 3, yang praktis membuka peluang bagi para pesaingnya. Sebelum kondisinya semakin berat, Newman berhasil menciptakan birdie di hole 6 sebelum kembali mendapat bogey di hole 9.

Tak ingin melewatkan kesempatan dengan sia-sia, Newman kemudian memasukkan putt dari jarak 6 meter di hole 10, lalu menambah koleksi birdie hari Sabtu (8/2) itu dari hole 13, yang terbukti cukup untuk memberi tabungan berarti, mengingat di hole 16 dan 17 ia harus kembali mencatatkan bogey di kartu skornya.

”Saya melakukan beberapa kesalahan menjelang hole-hole terakhi, tapi beruntung memiliki modal yang cukup.” — Bryan Newman.

Memasuki hole terakhir, keputusannya melakukan lay up dan bermain aman melewati air dan melakukan dua putt memberinya modal yang lebih dari cukup untuk membuatnya berhak mengangkat trofi dengan skor total 8-under 280.

”Rasanya sungguh luar biasa. Bisa melakukannya di sini, di Leopard Creek, membuat pencapaian ini menjadi lebih istimewa,” tutur sang juara. ”Jelas saya merasa sangat gugup memasuki hole terakhir, tapi saya memang berusaha untuk membuat banyak par di lapangan, dan berhasil saya lakukan. Saya melakukan beberapa kesalahan menjelang hole-hole terakhi, tapi beruntung memiliki modal yang cukup.”

Kemenangan ini jelas membuatnya harus bersiap untuk bermain di Royal Portrush untuk The Open ke-153. ”Ya, sangat menarik. Saya tak sabar dan benar-benar menantikan ajang tersebut!”

Newman juga berhak mengikuti ajang R&A lainnya, The Amateur Championship, plus dua ajang DP World Tour Alfred Dunhill Championship dan Investec Souoth Africa Open, serta ajang Sunshine Tour Waterfall City Tournament of Champions powered by Attacq.

Shutt sempat berjarak hanya dua stroke dari Newman setelah memainkan enam hole pertamanya. Akan tetapi, di hole 7 par 3 ia justru mendapat double par sehingga langkahnya makin berat. Meskipun kemudian sukses mendapat empat birdie di sembilan hole terakhirnya, upayanya tak lagi cukup untuk mengejar Newman.

 

Gia Raad dan Bryan Newman, Juara Africa Amateur Women’s Invitational dan Africa Amateur Championship 2025.
Kemenangan Gia Raad dan Bryan Newman menunjukkan dominasi Afrika Selatan dalam golf di Benua Afrika. Foto: The R&A.

 

”Agak sedikit mengecewakan. Saya takkan bisa melupakan triple bogey di hole 7 itu untuk sementara waktu. Menurut saya kekalahan saya akibat skor tersebut. (Meski begitu) saya merasa sangat senang dengan perjuangan saya dalam dua hari terakhir. Saya kira saya bermain dengan sangat baik. Selain hole 7 itu, saya main sangat bagus dalam dua hari terakhir dan Anda takkan pernah tahu. Hasilnya mungkin bisa berbeda kalau saja saya mendapat par atau bahkan bogey. Tapi begitulah golf, hal-hal seperti ini terjadi,” ujar Shutt.

”Selamat untuk Bryan. Saya berusaha untuk mengejarnya dan bisa menciptakan sejumlah birdie, tapi ia berhasil menjaga fokusnya dan finis dengan meyakinkan. Benar-benar selamat buat dia!”

Adapun Craig, sebenarnya sempat bermain 2-under ketika memasuki sembilan hole terakhir dan tampak bakal menjaga persaingan. Sayangnya, di hole 10 ia mendapat bogey, lalu double bogey di hole selanjutnya memupus harapannya. Ia sempat memaksa melakukan dua pukulan ke green di hole 18, namun bolanya justru masuk air sehingga akhirnya mendapat double bogey di hole terakhir itu. Belakangan ia juga mendapat penalti dua stroke akibat clubhead-nya menyentuh bunker saat melakukan back swing di hole 12. Akihrnya, ia harus menutup kejuaraan ini dengan skor 2-under 286.

Penyelenggaraan kedua ajang Africa Amateur Championship dan Africa Amateur Women’s Invitational tahun ini sekaligus menegaskan kualitas para pegolf Afrika Selatan. Baik pada edisi perdana, yang digelar tahun 2024 lalu, maupun edisi 2025, para pegolf Afrika Selatan menunjukkan kapasitas mereka sebagai yang terbaik di Benua Afrika.

Pada edisi perdana 2024 lalu, gelar Africa Amateur Championship juga dimenangkan oleh pegolf Afrika Selatan, Altin Van der Merwe, yang kala itu menorehkan skor total 13-under dan meraih kemenangan lewat hole pertama babak play-off. Sementara Africa Amateur Women’s Invitation edisi perdana dimenangkan oleh Kyra van Kan asal Afrika Selatan, edisi 2025 juga dimenangkan oleh sesama pegolf Afrika Selatan, Gia Raad.