Bryan Newman memegang keunggulan lima stroke atas Roelof Craig menuju putaran final Africa Amateur Championship 2025.
Pegolf Afrika Selatan Bryan Newman berpeluang besar menjuarai Africa Amateur Championship yang tengah berlangsung di Leopard Creek. Remaja berusia 17 tahun ini kini memuncaki klasemen sementara setelah mengakhiri putaran ketiga kemarin (7/2) dengan skor 4-under 68. Kini ia mencatatkan skor total 10-under 206, yang memberinya keunggulan lima stroke dari rekan senegaranya Roelof Craig (75).
Newman mengawali putaran ketiga itu dengan meyakinkan. Setelah meraih birdie dari hole 4, ia menorehkan birdie lagi dari hole 6 dan 9 sehingga menuntaskan sembilan hole pertamanya hanya dengan 32 pukulan. Ia kemudian menunjukkan kelasnya setelah dua bogey di sembilan hole terakhirnya ia balas dengan eagle di hole 13 par 5.
Birdie di hole terakhir jelas bisa menjadi sangat krusial untuk membantunya meraih kemenangan pada putaran final Sabtu (8/2) ini. Double bogey yang diraih Roelof di hole yang sama turut membantu memperbesar jarak di antara keduanya menjadi lima stroke.
”Saya bermain sangat baik di sembilan hole pertama, padahal dua hari pertama saya kesulitan di sana, ….” — Bryan Newman.
”Saya sangat senang dengan permainan saya,” ujar Newman. ”Saya bermain sangat baik di sembilan hole pertama, padahal dua hari pertama saya kesulitan di sana, jadi akhirnya saya senang bisa mendapatkan start yang bagus. Saya juga berhasil tetap fokus di sembilan hole terakhir.”
Meski keunggulannya cukup besar, Newman sadar perjuangannya masih panjang. ”Punya keunggulan besar memang membantu, tapi masih ada 18 hole lagi yang mesti dimainkan. Saya akan berusaha dan menciptakan banyak par dna tidak terlalu banyak melakukan kesalahan. Saya berusaha tidak memikirkan soal meraih kemenangan dan spot pada ajang The Open, tapi saya yakin hal serupa akan muncul di benak semua orang saat ini. Jelas saya hanya perlu berusaha dan memainkan permainan saya.”
Roelof sebenarnya sempat mengawali putaran ketiga dengan solid. Ia langsung menciptakan birdie di hole 1, tapi justru menciptakan double bogey di hole 9 dan 18, yang praktis membuat jalannya terjal.
”Saya tidak memainkan permainan terbaik hari ini,” jar Roelof. ”Saya mungkin bisa menciptakan sejumlah penyelamatan yang bagus, tapi kali ini bukan putaran terbaik saya. Besok hari yang baru. Rencana permainannya hanya perlu dibarui dan mungkin bermain sedikit lebih agresif. Saya tahu mesti memukul ke mana (di lapangan ini).”
”Putter saya hari ini jitu, padahal dua hari pertama tidak begitu. Jadi, kalau putter-nya bisa tetap tajam, saya kira putaran final akan menjadi hari yang luar biasa.” — Roelof Craig.
Sementara itu, pegolf Afrika Selatan Johndre Ludick dan pegolf Kenya Michael Karanga akan memulai putaran final dengan berbagi tempat ketiga. Keduanya mencatatkan skor total 4-under, yang sekaligus memberi keunggulan satu stroke atas pegolf Zimbabwe Keegan Shutt. Shutt sendiri kembali menunjukkan kecintaannya akan Leopard Creek dengan menciptakan skor 6-under 66.
”Saya kira ini salah satu lapangan di mana semuanya berjalan lancar bagi saya, terus begitu dan saya bisa terus menciptakan birdie,” ujar Shutt.
”Kalau bisa mengulangi permainan hari ini (untuk putaran final), saya akan sangat gembira. Putter saya hari ini jitu, padahal dua hari pertama tidak begitu. Jadi, kalau putter-nya bisa tetap tajam, saya kira putaran final akan menjadi hari yang luar biasa.”


