Jack Buchanan mengambil alih puncak klasemen Africa Amateur Championship 2026, sementara Lisa Coetzer mempertahankan posisinya untuk ajang Africa Women’s Invitational 2026.
Pegolf Afrika Selatan Jack Buchanan menggeser rekan senegaranya, Ivan Verster, setelah mencatatkan skor 7-under 65 pada putaran kedua Africa Amateur Championship 2026. Pegolf berusia 21 tahun ini bermain tanpa bogey sama sekali dengan mencatatkan empat birdie di sembilan hole pertamanya, dan tiga birdie di sembilan hole terakhir. Permainannya ini membuatnya mengumpulkan skor total 11-under 133, sekaligus keunggulan dua stroke atas Verster.
”Saya mengawali dengan baik dengan mencatatkan tiga birdie di lima atau enam hole pertama. Setelah itu saya melanjutkan momentum, memukul bola mendekati lubang, dan memukul banyak fairway,” tutur Buchanan, yang sempat finis di posisi ke-7 ketika ajang ini dilangsungkan di Leopard Creek tahun 2025 lalu.
”Masih ada dua putaran lagi, tapi sejauh ini swing saya juga solid dan terasa bagus, jadi saya merasa bersemangat menyambut dua putaran selanjutnya.”
Meskipun harus merelakan posisinya, Verster tetap bermain dengan solid. Pada hari kedua di East Course di Royal Johannesburg itu, Verster mencatatkan skor 4-under 68. Ia unggul tiga stroke dari pegolf Afrika Selatan lainnya, Malan Potgieter (67) dan Andries van der Vyver (68).
Seperti halnya Buchanan, Verster juga mengaku mengawali permainan dengan baik. ”Hari ini saya relatif cepat panas. Sayangnya, putter saya melempem di sembilan hole terakhir; saya bermain 4-under di sembilan hole pertama, tapi main even par di sembilan hole terakhir,” tutur Verster yang kini mencatatkan skor total 135. ”Namun, saya senang bisa memainkan iron dengan baik dan menciptakan banyak peluang. Semoga saja putter saya kembali tajam.

”Saya masih merasa positif untuk putaran besok. Masih banyak lubang yang harus dimainkan, jadi banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Saya sendiri hanya ingin memberi kesempatan bagi diri sendiri.”
Meskipun mempertahankan posisinya di puncak klasemen African Women’s Invitational, Lisa Coetzer juga merasa kecewa dengan permainannya.
”Saya kesulitan di sembilan hole pertama. Setelah birdie, saya malah mendapat dua bogey, jadi secara mental sulit untuk bangkit. Namun, saya berhasil memperbaiki permainan dan akhirnya bangkit dari hole 8. Birdie di sana ikut mendorong dan menciptakan momentum untuk bermain lebih baik di sembilan hole terakhir,” jelas Coetzer yang kini mengemas skor total 144.
Rekan senegaranya, Lourenda Steyn, kini tampil sebagai pesaing terdekat bagi Coetzer. Steyn, yang tahun lalu tampil pada ajang Ciputra Golfpreneur Junior World Championship, sempat bermain 3-over di sembilan hole pertamanya lantaran mengawali dengan bogey di hole 1 dan double bogey di hole 5. Akan tetapi, ia berhasil bangkit dengan menciptakan dua birdie di sembilan hole terakhir, sekaligus memberinya peluang untuk mengejar Coetzer.
”Saya masih merasa yakin. Permainan saya mungkin tidak sebagus kemarin (putaran pertama). Ada rasa gugup lantaran ini pertama kalinya saya mengikuti ajang ini. Rasanya saya kurang beruntung di sembilan hole pertama, dan di sembilan hole terakhir saya mengingatkan diri saya untuk memukul ke fairway dan ke green, putting-nya akhirnya juga bakal masuk—persis itulah yang terjadi. Saya sangat senang dengan posisi sekarang, dan akan memainkan satu demi satu pukulan untuk (putaran final) besok,” tandasnya.


