Ciputra Golfpreneur Foundation meningkatkan total hadiah menjadi US$150.000 untuk edisi ke-10 Ciputra Golfpreneur Tournament.

Ciputra Golfpreneur Foundation dan Asian Development Tour resmi mengumumkan kembalinya Ciputra Golfpreneur Tournament ke kalender Asien Development Tour. Edisi ke-10 dijadwalkan berlangsung mulai 20-23 Agustus 2025 di Damai Indah Golf, BSD Course.

Kepastian ini sekaligus menegaskan posisi turnamen ini sebagai satu-satunya turnamen paling konsisten di sirkuit batu loncatan menuju Asian Tour ini sejak Asian Development Tour bergulir pada tahun 2010. Sejak pertama kali digelar tahun 2014 silam, turnamen ini hanya absen pada tahun 2020 dan 2021. Itu juga lantaran dunia masih dilanda pandemi COVID-19.

”Ciputra Golfpreneur Tournament menjadi perwujudan visi almarhum DR. (HC) Ir. Ciputra untuk meningkatkan level kompetitif para pegolf profesional Indonesia sehingga suatu saat nanti mereka bisa menjadi juara di level regional, maupun internasional,” ujar Budiarsa Sastrawinata, Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation dan Presiden Direktur Damai Indah Golf.

 

Kevin Akbar, Ciputra Golfpreneur Foundation.
Kevin Caesario Akbar mendambakan bisa menjuarai Ciputra Golfpreneur Tournament, mengingat ajang ini digelar di lapangan yang menjadi tempatnya biasa berlatih. Foto: CGF/GolfinStyle.

 

”Konsistensi penyelenggaraan turnamen seperti ini jelas menjadi penting bagi golf di Indonesia, oleh karena itu kami senang bisa kembali menyelenggarakan ajang ini untuk kesepuluh kalinya sejak pertama kali kami adakan pada tahun 2014.”

Sejak pertama kali digelar, turnamen ini juga telah mengalami sejumlah peningkatan hadiah. Setelah menyediakan hadiah sebesar US$100.000 pada 2014-2015, ajang ini menawarkan hadiah sebesar US$110.000 pada 2011-2022. Tahun 2023 hadiah ditingkatkan menjadi US$125.000 dan menjadi US$140.000 pada 2024 lalu.

”Peningkatan hadiah pada tahun ini tidak sekadar menjadi bagian dari merayakan sepuluh edisi Ciputra Golfpreneur Tournament. Lebih daripada itu, kami berharap penambahan hadiah ini bisa ikut meningkatkan semangat para pegolf profesional Indonesia untuk lebih serius mempersiapkan diri agar bisa lebih memiliki daya saing ketika turnamen ini digelar bulan depan,” sambung Budiarsa lagi.

General Manager Asian Development Tour, Ken Kudo menyambut positif kepastian kembalinya turnamen ini. ”Rasanya sangatlah pantas jika Ciputra Golfpreneur Tournament menjadi ajang pertama kami di Indonesia pada musim ini, mengingat turnamen ini telah menjadi bagian dalam kalender kompetisi kami selama lebih dari satu dasawarsa. Apalagi turnamen ini juga telah memainkan peranan yang penting dalam sejarah Asian Development Tour.

 

Jonathan Hartono, Ciputra Golfpreneur Foundation.
Jonathan Hartono dipastikan kembali mengikuti Ciputra Golfpreneur Tournament usai meraih Best Amateur pada edisi 2024 lalu. Foto: CGF/GolfinStyle.

 

”Kami berterima kasih kepada rekan kami sejak lama, yang juga menjadi mitra yang tepercaya, Ciputra Golfpreneur Foundation, Ciputra Group dan Damai Indah Golf, BSD Course untuk komitmen mereka yang berkelanjutan dalam menciptakan turnamen yang telah menjadi barometer bagi turnamen-turnamen lainnya, dan yang telah mewujudkan semua hal yang diwakili oleh Asian Development Tour.”

Rekor penampilan terbaik dari Indonesia masih dipegang oleh William Sjaichudin. Pada edisi 2014 silam, William berhasil finis di posisi T2 setelah membukukan skor 71-70-68-65 dan skor total 14-under 274. Adapun Danny Masrin menorehkan skor terendah yang pernah diciptakan pegolf Indonesia ketika pada edisi 2018 ia mencatatkan skor total 15-under 273 setelah menorehkan skor 75-63-67-68.

Penyelenggaraan turnamen yang dilakukan sepekan sebelum gelaran Indonesia Open bakal menjadikan pertandingan di BSD Course ini sebagai bagian dari persiapan akhir, baik bagi para pegolf Indonesia maupun pegolf mancanegara. Bukan tidak mungkin pula sejumlah pegolf Asian Tour berusaha mendapatkan spotnya lewat ajang ini. Pemegang 25 gelar profesional Juvic Pagunsan asal Filipina dan Ahmad Baig dari Pakistan termasuk di jajaran atas Order of Merit Asian Development Tour.

Selain Ciputra Group, sejumlah korporasi besar juga masih menunjukkan komitmennya untuk mendukung visi dan misi turnamen ini. Mereka yang sudah menegaskan komitmennya ialah Gunas Land, Indofood Sukses Makmur, Bank J-Trust Indonesia, dan Surya Toto. Mengingat penyelenggaraan masih sebulan lagi, bukan tidak mungkin daftar pendukung ini akan kembali bertambah.