Kabar positif kembali hadir bagi publik golf di Indonesia. Satu-satunya wakil Indonesia pada ajang kaliber Maybank Championship, Danny Masrin, melanjutkan permainan yang sensasional.
Bermain dalam ajang yang disokong oleh Asian Tour dan European Tour ini, Danny menyeruak ke jajaran atas klasemen di Saujana Golf & Country Club. Pada putaran kedua tadi, ia membukukan skor 4-under 68, yang membawanya ke peringkat 2 bersama pegolf Spanyol, Nacho Elvira.
Danny memulai putaran keduanya tadi dari hole 10, dan bermain even par setelah mencatatkan dua birdie dan dua bogey.
“Setelah sembilan hole itu, saya main even par, tapi saya tahu, masih ada banyak peluang birdie di sembilan hole berikutnya,” tutur Danny.
Dan memang demikianlah adanya. Danny bahkan bermain jauh lebih baik lagi. Dalam empat hole pertama di sembilan hole keduanya, yang merupakan sembilan hole pertama di Saujana Golf & Country Club, Danny menambah tiga birdie lagi. Sempat mendapat bogey di hole 6, ia mencatatkan dua birdie lagi di hole 6 dan 8.
“Sepanjang pekan ini, fokus saya adalah melakukan sesuatunya sebagai suatu proses. Itulah yang ada dalam benak saya sebelum melakukan tiap pukulan,” ujar Danny.
“Sebenarnya, sembilan hole terakhir itu terasa berlalu lebih cepat. Sampai-sampai saya lupa kalau saya mendaptkan banyak birdie.”
“Kalau bisa mencapai fairway, lapangan ini akan menjadi lebih gampang dimainkan.” – Danny Masrin
Danny menyebutkan bahwa sembilan hole pertama di Saujana Golf & Country Club lebih susah dimainkan, meskipun pada putaran kedua ini ia bermain jauh lebih baik, membukukan lima birdie dengan hanya satu bogey.
Fokusnya pada proses, dan bukan hasil, tampaknya memang merupakn kunci penting bagi Danny pekan ini. Sekali lagi akurasi pukulannya juga sangat baik. Danny berhasil memukul bole ke 10 dari 14 fairway.
“Yang penting di lapangan ini ialah, oleh karena ada banyak posisi pin yang susah, kita harus main aman. Saya baru memanfaatkan dan main agresif ketika mendapat jarak pukul yang bagus dan penempatan pin yang juga bagus,” jelas Danny lagi.
Sementara itu, Danny juga mendapati bahwa angin juga menjadi tantangan tersendiri. Ia menyebut angin di sembilan hole pertamanya berembus secara berputar dan menyulitkan permainan.
Pada putaran ketiga besok (23/3), Danny berniat untuk mempertahankan permainannya, dengan terus berfokus pada proses dan rencana permainannya.
“Memukul banyak fairway juga menjadi sangat penting,” imbuh Danny. “Kalau bisa mencapai fairway, lapangan ini akan menjadi lebih gampang dimainkan.”
Dengan skor total 7-under 137, Danny hanya terpaut satu stroke dari pimpinan klasemen sementara asal Belgia, Thomas Pieters. Besok ia akan bermain di grup yang sama dengan Pieters dan Elvira.


