Peter Gunawan mematok dua target penting dalam dua pekan berturut-turut di Damai Indah Golf.

Salah satu atlet Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF), Peter Gunawan kembali ke Damai Indah Golf BSD Course dengan mengusung target penting. Pegolf yang meraih gelar profesional pertamanya di Labersa pada tahun 2023 ini kembali tampil pada ajang BNI Ciputra Golfpreneur Tournament, setelah tahun lalu bermain penuh pada turnamen Asian Development Tour (ADT) ini.

BNI Ciputra Golfpreneur Tournament, yang mulai bergulir besok (21/8) menjadi turnamen regional-internasional pertama yang digelar musim ini. Turnamen yang memasuki edisi ke-9 ini menjadi turnamen dengan penyelenggaraan paling konsisten dalam sejarah ADT setelah digelar pertama kalinya pada tahun 2014.

Berbeda dengan tahun lalu, ia menghadapi rangkaian turnamen regional-internasional musim ini dengan pendekatan yang berbeda.

”Saya mulai mengubah cara berpikir saya setelah terinspirasi oleh Bryson DeChambeau. Memanfaatkan fasilitas yang kami dapatkan, dan dengna bantuan dari beberapa pihak dengan perangkat, seperti TrackMan, saya bisa simulasikan latihan seperti di lapangan,” jelas Peter.

”Kalau saya bermain dengan buruk dan menunjukkan sikap yang buruk, saya tidak akan belajar apa-apa; dan kalau bermain dengan bagus dengan memiliki sikap yang buruk, saya juga tidak belajar, saya hanya beruntung bisa main bagus.”

”Jadi, yang secara pribadi saya lakukan di BSD, saya mencatat yardage saya dalam 18 hole sehingga bisa lebih efisien melakukan pukulan-pukulan dengan yardage tersebut.”

Damai Indah Golf BSD Course akan menuntut kualitas pukulan yang prima, termasuk melalui permainan driver. Ia pun menggunakan JGC Championship, yang berlangsung pekan lalu, untuk menerapkan pendekatan tersebut. Meski demikian, ia juga mengaku kalau bermain di Jakarta Golf Club dengan memainkan driver justru menyisakan jarak pukul 20-30 meter, ”yardage yang tidak saya latih sehingga pukulannya malah tidak tajam,” jelasnya lagi.

Keberhasilan Jonathan Wijono merajai sirkuit domestik tahun 2023, plus keberhasilannya melakoni kampanye International Series England dengan finis di sepuluh besar ikut memberi motivasi besar, termasuk bagi Peter.

”Saya banyak melihat dari Jowi (panggilan Jonathan) karena saya melihat banyak hal menarik yang menjadi alasan mengapa dia bisa bermain bagus. Jadi, saya juga mau tahu apakah hal yang sama akan berjalan dengan baik buat saya,” sambungnya.

 

Peter Gunawan, Round 4 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023.
Peter Gunawan menuntaskan BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023 dengan skor total 7-under 281. Foto: GolfinStyle.

 

Tahun lalu ia menorehkan skor 71-71-71-68 dan finis T32, yang menjadi lolos cut pertamanya pada ajang ini sejak bergabung dengan CGF. Meski hasil yang solid pada pekan ini menjadi penting, mengingat BNI Ciputra Golfpreneur Tournament termasuk turnamen Istimewa bagi para atlet CGF, Peter justru mematok dua target, yang menurutnya jauh lebih penting ketimbang hasil apapun yang ia raih.

”Saya ingin melihat sejauh mana permainan saya bisa berjalan untuk turnamen yang digelar di lapangan-lapangan tipikal ADT dan Asian Tour. Mau hasilnya bagus atau buruk tidak masalah. Yang penting saya memahami prosesnya. Kalau main jelek, kenapa saya bermain dengan jelek; kalau main bagus, kenapa bisa bermain dengan bagus?” tutur pegolf yang akan memulai turnamen ini pada pukul 12:20 dari hole 1 ini.

”Yang lebih penting buat saya sekarang ialah memiliki sikap yang tepat. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Kalau saya bermain dengan buruk dan menunjukkan sikap yang buruk, saya tidak akan belajar apa-apa; dan kalau bermain dengan bagus dengan memiliki sikap yang buruk, saya juga tidak belajar, saya hanya beruntung bisa main bagus. Itulah hal yang penting buat saya.”

Selain Peter Gunawan, atlet profesional CGF lain yang turun pada pekan ini ialah Juara The Indonesia Pro-Am 2023 Kevin Caesario Akbar, Fadhli Soetarso, dan Joshua Andrew Wirawan. Adapun lini amatir akan diwakili oleh Jonathan Xavier Hartono dan Alfred Raja Sitohang.

BNI Ciputra Golfpreneur Tournament membuka musim kompetisi regional-internasional pada musim ini di Indonesia. Sepekan kemudian, ajang Mandiri Indonesia Open bergulir pada 29 Agustus-1 September di Damai Indah Golf PIK Course, dan dilanjutkan dengan The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar and Nomura pada 11-13 September. Terakhir BNI Indonesian Masters akan dilangsungkan pada 31 Oktober-3 November.