Kim Seonghyeon dan Im Sungjae mengawali The Honda Classic 2023 dengan permainan yang siap bersaing sepanjang pekan.

Dua pegolf Korea, Im Sungjae dan Kim Seonghyeon, menampilkan perjuangan yang sangat baik pada putaran pertama The Honda Classic 2023 kemarin (23/2). Im, yang menjuarai turnamen ini pada tahun 2020 bermain solid 3-under 67 di PGA National Resort di Palm Beach Gardens, Florida. Ia pun menatap putaran kedua dengan terpaut dua stroke dari Billy Horschel dan Joseph Bramlett, yang sama-sama menorehkan skor 65.

Sementara itu, Kim menampilkan permainan short game yang lihai untuk menempel rekan senegaranya itu dengan skor 68 dan bermain tanpa bogey. Kualitas short game-nya itu, di antaranya, ia tunjukkan dengan menyelamatkan par di delapan hole berbeda. Langkah awal ini jelas menjadi start yang sangat baik untuk mengikuti jejak Im dan Y.E. Yang (2009) yang menjuarai turnamen ini.

”Permainan saya berjalan dengan baik pada putaran pertama ini. Saya menemui sejumlah kesulitan, tapi masih bisa mengamankan par,” tutur Im, yang memulai pekan ini dengan bekal dua kali finis di sepuluh besar dalam tiga turnamen terakhirnya.

Usai memasukkan putt sejauh sekitar 5,7 meter di hole 1, Im melangkah ke sembilan hole terakhirnya dengan catatan 3-under berkat birdie di hole 3 dan 8. Meski beberapa kali mengamankan par, akhirnya ia harus menuliskan bogey di kartu skornya lantaran terpaksa melakukan tiga putt di hole 16. Toh ia berhasil bangkit dengan birdie dari jarak kurang dari 3 meter di hole terakhir.

”Saya membuat tiga birdie di sembilan hole pertama, tapi tak bisa menambah birdie di hole 9 (dari jarak 1,2 meter) sehingga momentumnya sempat terhenti. Angin mulai berembus di sembilan hole terakhir dan mulai berembus sedikit lebih kencang, tapi secara keseluruhan saya mendapatkan putaran yang bagus, tak sabar untuk melanjutkan permainan besok,” tutur pemegang dua gelar PGA TOUR, yang kini merupakan pegolf No.18 Dunia ini.

 

 

Kim, yang melakoni debut PGA TOUR usai menyabet Rookie of the Year Korn Ferry Tour 2021, tampaknya juga bakal kembali menampilkan konsistensi permainan. Sejauh ini ia telah sekali finis di sepuluh besar dan tiga kali masuk 25 besar sehingga berada di peringkat 52 pada klasemen FedExCup.

Bermain dari sembilan hole kedua di PGA National, Kim mencatatkan birdie pertamanya di hole 14 dari jarak kurang dari 4,5 meter. Tanpa satu bogey pun di kartu skornya, tidaklah mengherankan jika ia merasa cukup puas bisa bermain bersih di lapangan yang dianggap sebagai salah satu yang tersulit ini.

”Saya sibuk mengamankan par,” tutur Kim, yang sempat berjaya di Jepang dan Korea ini. ”Saya pikir hari ini berjalan dengan baik bisa bermain tanpa bogey.”

Permainannya tampak menonjol tatkala menghadapi hole 17 par 3, yang menjadi rangkaian tiga hole paling sulit di sana. Pukulan tee-nya gagal mencapai green dan mendarat di pinggir rintangan air. Namun, dengan satu kaki menjejak di bawah air, ia berhasil mengantarkan bola hingga menyisakan jarak 2,7 meter dan mengamankan par.

”Saya pikir bola saya masuk air. Namun Jason Dufner (rekan mainnya) mengeceknya dan melambai ke saya untuk datang ke green. Posisi bolanya cukup oke dan saya mencoba memukulnya dan akhirnya bisa menyelamatkan par,” tutur Kim.

Sementara itu, Horschel, yang menjadi salah satu pegolf favorit pekan ini, menorehkan skor terendahnya selama memainkan 33 putaran The Honda Classic. ”Sekadar bermain sangat solid,” tutur pegolf berusia 36 tahun, yang mengincar gelar PGA TOUR kedelapan ini.

”Saya tidak melakukan hal yang istimewa. Cuma melakukan pukulan iron yang berkualitas. Saya tidak bilang kalau semuanya berlangsung secara otomatis atau mudah. Saya sekadar mengupayakan cara untuk melakukan swing dengan baik. Namun, secara keseluruhan permainan golf saya hari ini sangat solid. Ada beberapa putt di hole 11 dan 13 dari jarak 7,5 dan 9 meter yang bisa masuk dan sekadar memberikan kerangka pikir yang baik dan membuat saya mendapat momentum sejak awal.”