Bae Seonwoo dan Lee Minyoung meramaikan jajaran atas JLPGA Championship Konika Minolta Cup dan menempel trio pimpinan klasemen.
Dua pegolf korea, Bae Seonwoo dan Lee Minyoung, mengawali JLPGA Championship Konika Minolta Cup hari ini dengan permainan solid. Keduanya sama-sama mencatatkan skor 68 sehingga berbagi tempat keempat, hanya satu stroke di belakang trio pimpinan klasemen.
Pegolf tuan rumah Mone Inami, Hinako Yamauchi, dan Mao Saigo berbagi puncak klasemen sementara setelah menuntaskan putaran pertama dengan skor 67.
Bermain di Passage Kinkai Island Golf Club di Prefektur Nagasaki, Bae memulai putaran pertama dengan mencatatkan 4-under hanya dalam sembilan hole pertamanya. Meski sempat menorehkan tiga birdie di sembilan hole terakhirnya, ia juga harus mencatatkan satu bogey dan double bogey sehingga harus rela mencatatkan skor 68.
Rekan senegaranya, Lee, bermain sedikit lebih baik. Ia mencatatkan lima birdie, yang ia raih dari hole 4, 7, 11, 13, dan 14. Ia sebenarnya berpeluang menjadi salah satu pemuncak klasemen kalau saja tidak mencatatkan bogey di hole 15.
”Ini turnamen besar, jadi saya mesti melakukan tiap pukulan dengan hati-hati.” — Bae Seonwoo.
Meski demikian, permainan keduanya ini memberi modal yang berarti untuk mendobrak dominasi para pegolf Jepang dalam kejuaraan bergengsi ini. Pegolf non-Jepang terakhir yang menjuarai ajang ini ialah Shin Jiyai pada tahun 2018.
”Double bogey di hole 17 itu menjadi satu-satunya kekecewaan hari ini. Selain itu, semuanya berjalan dengan baik hari ini, dan saya memainkan permainan golf yang sangat bagus,” tutur Bae yang telah mengoleksi dua gelar JLPGA.
”Putting saya juga jitu dan ikut berkontribusi untuk skor pada hari ini. Ini turnamen besar, jadi saya mesti melakukan tiap pukulan dengan hati-hati. Pengaturan lapangannya juga menantang dan bisa membuat kami melakukan kesalahan. Saya mesti main tenang, kalau tidak justru akan menghadapi masalah.”
Sementara itu, peraih medali perunggu Mone Inami, berhasil mengatasi perubahan kedi yang terjadi pada saat-saat terakhir untuk memulai upayanya memenangkan kembali turnamen yang sempat ia menangkan tahun 2021 ketika ajang ini dimainkan di Shizu Hills Country Club di Ibaraki ini.
”Saya ingin terus melanjutkan momentum ini dan bertahan di puncak klasemen sampai putaran final.” — Mone Inami.
”Sebelum memulai putaran pertama saya mesti mengganti kedi reguler saya karena dia merasa tidak sehat. Saya mesti mengukur angin sendiri, jadi butuh waktu untuk menyesuaikan diri,” tutur Inami.
Baginya, bermain bersama pegolf tangguh seperti Nana Suganuma dan Sakura Koiwai, keduanya sama-sama menorehkan skor 68, membantunya memainkan putaran pertama dengan lebih tenang.
”Setelah putaran latihan, rasanya birdie akan sulit diraih di lapangan ini. Tapi hari ini, semua di grup kami main sangat bagus. Energi positif ini jelas membantu saya melangkah.
”Setelah putaran pertama ini rasanya saya benar-benar berada di posisi yang bagus. Saya ingin terus melanjutkan momentum ini dan bertahan di puncak klasemen sampai putaran final.”
Sementara itu, juara edisi 2017 Lee Jihee menorehkan skor 70 dan berada di posisi T14, adapun pegolf China Taipei Tsai Pei-ying menorehkan skor 71 dan berada di posisi T24. Shin Jiyai harus memulai putaran pertama dengan skor 73 dan akan memainkan putaran kedua dari posisi T43.


