Dua eagle bantu Im Sungjae berada di jajaran atas ajang Wyndham Championship berkat torehan skor 66.

Bintang golf Korea Im Sungjae melambung ke jajaran atas klasemen setelah menorehkan eagle, yang membantunya menorehkan skor 7-under 63 pada putaran pertama Wyndham Championship. Pada saat yang sama, rekan senegaranya, Kim Joohyung, juga melanjutkan permainan mengesankannya untuk memburu kartu PGA TOUR.

Sementara bintang asal India Anirban Lahiri juga menjadi salah satu pemain Asia yang tampil cemerlang kemarin (4/8). Ia mencatatkan skor 66 pada ajang yang dimainkan di Sedgefield Country Club, Greensboro, North Carolina. Pegolf Amerika John Huh kini menjadi pimpinan klasemen sementara dari ajang yang menyediakan hadiah sebesar US$7,3 juta ini.

Im, yang kini menghuni peringkat 15 klasemen FedExCup, memasukkan putt dari jarak 6 meter untuk eagle di hole 15 dan 5, setelah memulai putaran pertamanya dari hole 10. Dengan kualitas pukulannya yang mengagumkan, di mana ia berhasil memukul 17 dari 18 green in regulation, ia juga menorehkan empat birdie di hole 11, 16, 17, dan 6 dengan satu-satunya bogey ia raih di hole 4. Ia juga sempat membuat dua eagle pada putaran ketiga RBC Heritage bulan Apri.

”Saya pikir lapangannya sangat cocok untuk permainan saya,” ujar Im, yang dua kali finis di sepuluh besar di Sedgefield. ”Saya bisa memulai putaran saya dengan dua eagle yang membuat saya senang. Saya juga mendapat beberapa birdie sejak awal sehingga membantu menciptakan perasaan yang positif untuk permainan saya.”

Pegolf Korea yang dijuluki Ironman Im ini juga merasa puas dengan putting-nya. Ia kini menghuni peringkat 9 pada statistik Strokes Gained: Putting setelah hari pertama. Untuk kategori yang sama sepanjang musim ini, ia menempati peringkat 61. Ia mesti finis T2 bersama satu pemain lain atau finis lebih baik untuk bisa menembus jajaran sepuluh besar pada Comcast Business TOUR TOP 10, yang akan memberinya hadiah sebesar US$1 juta.

 

Kim Joohyung, Round 4 Rocket Mortgage Classic 2022.
Finis sendirian di peringkat 7 pada Rocket Mortgage Classic 2022 membuat Kim Joohyung hampir pasti meraih kartu PGA TOUR musim 2022-2023. Foto: Getty Images.

 

”Saya dua kali masuk sepuluh besar di sini dan selalu lolos cut dan main bagus. Saya harap bisa terus berlanjut pada pekan ini. Playoff juga akan segera dimulai dan saya harap permainan saya bisa terus berlanjut sampai akhir musim. Saya berharap bisa finis di posisi yang bagus,” ujar pemegang dua gelar PGA TOUR ini.

Rekan senegaranya, Kim, yang sudah hampir pasti memegang kartu PGA TOUR untuk musim depan setelah finis di tempat ke-7 pada Rocket Mortgage Classic hari Minggu (31/7) lalu, hanya bisa menertawakan dirinya sendiri setelah membutuhkan delapan pukulan untuk memainkan hole pertamanya. Namun, pegolf berusia 20 tahun ini bangkit dengan torehan tujuh birdie, termasuk empat di enam hole terakhirnya dan menorehkan skor 67 untuk menghuni posisi T23.

”Saya tertawa karena itu baru hole pertama dan mungkin awal terburuk yang pernah saya mainkan dalam karier saya. Saya cuma bisa tertawa karena beberapa pukulan yang saya lakukan di sana sangat buruk. Cuma entah kenapa, saya malah merasa tenang. Hole itu buruk dan saya berkata kalau saya masih bisa memperbaikinya, masih bisa main under hari ini dan entah mengapa saya berhasil,” tutur Kim.

Bagi Lahiri, keputusannya untuk pulang dan berada di India selama sepuluh hari bersmaa pelatih swing-nya, Vijay Divecha, justru membuahkan hasil. Pegolf yang finis di tempat kedua pada THE PLAYERS Championship bulan Maret 2022 ini menorehkan skor 66 dan menghuni posisi T14. Setelah gagal lolos cut dalam empat dari lima turnamen terakhirnya, ia memutuskan pulang untuk memperbaiki permainannya.

”Saya masih merasa bersemangat melihat permainan saya. Saya pikir saya main bagus, sangat bagus. Putting cukup buruk, sejujurnya, namun saya masih bisa mendapat skor yang bagus. Sepertinya, meluangkan waktu dengan pelatih saya, pulang ke India, saya mulai merasakan percaya diri itu kembali. Saya melihat pukulan-pukulan yang lebih baik, melakukan pukulan yang jauh, jauh lebih baik. Tentunya Anda mesti memperbaiki permainan dan berusaha untuk menampilkannya sekaligus,” jelas Lahiri, yang berada di posisi ke-5 pada Strokes Gained: Tee to Green, tapi 112 di kategori putting.

Di lapangan tempat rekan senegaranya, Arjun Atwal, menorehkan sejarah golf dengan menjadi pegolf India pertama yang menjuarai ajang PGA TOUR tahun 2010, Lahiri pun sadar bahwa ada banyak yang dipertaruhkan. FedExCup Playoff dimulai pekan depan dan kualifikasi Tim Internasional Presidents Cup yang berakhir tiga pekan lagi.

Bermain di Sedgefield, Lahiri pun merasa bermain di rumah sendiri. Ia pun berharap bisa performanya dan mendapat momentum menuju FedEx St. Jude Championship pekan depan, yang menjadi ajang FedExCup Playoff pertama. ”Rasanya seperti ketika saya bermain watu kecil. Saya sudah terbiasa bermain di atas rumput Bermuda, meski saya tak ingat pernah bermain di green Bermuda selicin ini. Saya sudah mencatatkan sejumlah skor bagus di sini dan berharap bisa melanjutkannya,” tutur Lahiri.