Dua pegolf Korea dan dua pemain Jepang kini melanjutkan asa Asia meraih kehormatan menuju akhir pekan pada PGA Championship.
Asa Asia pada PGA Championship akhir pekan ini akhirnya hanya akan diwakili oleh dua pegolf Korea dan dua pegolf Jepang. Lee Kyounghoon, Kim Siwoo, Rikuya Hoshino, dan Hideki Matsuyama memastikan berhasil melangkah ke dua putaran terakhir ajang Major pria kedua tahun ini.
Bagi Lee, keberhasilannya melangkah ke putaran akhir pekan menjadi pencapaian tersendiri dalam karier profesionalnya. Mungkin inilah pencapaian terbaik berikutnya usai keberhasilannya meraih dan mempertahankan gelar pada ajang AT&T Byron Nelson.
Dari lima partisipasi sebelumnya pada ajang Major, belum sekali pun Lee menimati bermain penuh selama empat putaran. Terakhir, pada ajang Masters Tournament 2022 ia juga harus pulang lebih awal setelah membukukan skor 74 dan 75.
Lee harus berjuang keras untuk bisa lolos cut pada pekan ini. Setelah mencatatkan skor di bawah par pertamanya dalam ajang Major lewat skor 1-under 69 kemarin (20/5), Lee harus menuliskan enam bogey di kartu skornya. Beruntung ia kemudian masih bisa mencatatkan tiga birdie untuk menuntaskan putaran kedua dengan skor 73, dan skor total 2-over 141.
Catatan skor tersebut membuat posisinya harus anjlok ke peringkat T41, sebelas stroke di belakang pegolf Amerika Will Zalatoris, yang menggeser Rory McIlroy dari puncak klasemen.
Meski demikian, Lee masih menjadi wakil Asia dengan posisi terbaik setelah dua putaran. Rekan senegaranya, Kim Siwoo, berada satu stroke di belakangnya. Pemegang tiga gelar PGA TOUR ini akan memulai putaran ketiga dari posisi T53.
Adapun pegolf Jepang yang sempat tampil pada Olimpiade Tokyo pada musim panas 2021 lalu, Rikuya Hoshino ikut menikmati putaran akhir pekan. Setelah sempat mengawali permainannya dengan skor 4-over 74, Hoshino mencatatkan skor even par 70 untuk memastikan bermain penuh selama empat putaran. Partisipasinya pada PGA Championship ini merupakan prestasi terbaiknya setelah dalam debutnya tahun 2021 lalu pegolf berusia 26 tahun ini gagal lolos cut.
Sementara itu, pemegang delapan gelar PGA TOUR dan Juara Masters 2021 asal Jepang Hideki Matsuyama justru lebih kurang beruntung. Untuk kedua kalinya ia harus bermain dengan skor 2-over 74 dan kini menempati peringkat T64.
Zalatoris kini menempati posisi teratas menyusul permainan cemerlangnya kemarin. Lima birdie dan tanpa bogey membantu Zalatoris untuk memuncaki klasemen sementara dengan skor total 9-under 131. Saat ini ia mengungguli pegolf Chile Mito Pereira dengan satu stroke, tiga stroke lebih baik daripada Justin Thomas di tempat ketiga, serta empat stroke dari Bubba Watson di tempat keempat.
”Lapangan-lapangan Major adalah lapangan-lapangan yang sulit, yang memungkinkan pukulan saya memberi peluang terbaik. Sudah pasti green di sini tidaklah mudah, namun bisa memukul di bagian yang tepat dan bisa menyisakan jarak 5-8 meter di mana saya tak perlu mengatasi slope adalah hal yang sangat berarti,” ujar pegolf yang masih mengincar gelar PGA TOUR pertamanya ini.
”Namun, ada bagian lainnya juga (mengapa saya bisa main bagus pada ajang Major), saya pikir saya memiliki sikap yang tepat untuk ajang Major, terutama sejak The Masters, di mana saya ingin menikmati pengalamannya sebanyak mungkin. Saya tidak ingin menyisakan apa-apa—jika melihat ke belakang 20 tahun dari sekarang, saya tidak ingin menyesali sikap saya.”


