Peter Uihlein, Joaquin Niemann, Logan McAllister, dan Cameron Smith berbagi posisi teratas paad putaran kedua PIF Saudi International powered by SoftBank Investment Advisers.

Peter Uihlein kini selangkah lebih dekat untuk menutup musim ini dengan menjuarai The International Series Rankings. Pada akhir putaran kedua ajang PIF Saudi International powered by SoftBank Investment Advisers kemarin (5/12), pegolf Amerika Serikat tersebut meramaikan puncak klasemen sementara, yang juga diisi oleh pegolf Chile Joaquin Niemann, Cameron Smith dari Australia, dan rekan senegaranya Logan McAllister.

Uihlein menjuarai International Series Qatar pekan lalu dan kini memimpin klasemen The International Series Rankings untuk pertama kalinya. Permainannya pada putaran kedua, dengan skor 6-under 65 dan skor total 11-under, menegaskan keinginannya untuk menuntaskan misi mendapatkan promosi ke LIV Golf League.

Smith sendiri mencatatkan skor 64, sedangkan Niemann 66, dan McAllister mencatatkan skor 63, yang juga menjadi rekor skor terendah di Riyadh Golf Club.

Alumnus LIV Golf Tyrell Hatton dari Inggris, juga menorehkan skor 63, hanya terpaut satu stroke. Ia berbagi posisi kelima dengan rekan senegaranya, yang juga Juara Mandiri Indonesia Open 2024 Steve Lewton (65), Travis Smyth (66) asal Australia, dan Jason Kokrak (68) dari Amerika Serikat.

”Saya bangga dengan cara saya menangani situasi tersebut, dan ya, senang rasanya.” — Peter Uihlein.

Adapun pemuncak klasemen pada hari pertama, Chang Wei-lun dari China Taipei dan Sadom Kaewkanjana dari Thailand, harus melepas singgasananya lantaran bermain dengan skor 73.

Uihlein, yang menjuarai International Series England bulan Agustus lalu, secara mengejutkan mendapat dua bogey di dua hole par lima, yang biasanya memberi keunggulan bagi para pemukul jauh. Namun, ia masih bisa menciptakan birdie melalui chipping di hole 16 untuk meramaikan puncak klasemen.

”Saya bangga dengan cara saya menangani situasi tersebut, dan ya, senang rasanya,” ujar pegolf berusia 35 tahun itu. ”Sudah pasti ada begitu banyak poin yang tersedia dan masih ada dua hari lagi. Semuanya bisa terjadi. Saya hanya terus melanjutkan apa yang sudah saya kerjakan, yang sudah kami lakukan dan berharap tren ini berlanjut.”

Seribu poin berhak dimenangkan oleh juara pada pekan ini. Artinya, peluang untuk menjuarai The International Series Rankings masih terbuka. Dan tempat untuk mengikuti LIV Golf League 2025 menjadi motivasi besar.

 

Joaquin Niemann, Round 2 PIF Saudi International 2024.
RIYADH, SAUDI ARABIA: Joaquin Niemann of Chile pictured on Thursday December 5, 2024 during Round Two of the PIF Saudi International powered by SoftBank Investment Advisers at the Riyadh Golf Club, Saudi Arabia. The US$5 million Asian Tour event, part of the International Series, is staged from December 4-7, 2024. Picture by Paul Lakatos/Asian Tour.

 

”Pasti luar biasa (bisa menjuarai ranking itu). Memang tujuannya menjuarai The International Series Rankings. Pasti bagus bisa mencapai target itu. Rasanya saya sudah bermain cukup solid pada sebagian besar turnamen yang saya ikuti. Ada beberapa kecelakaan, tapi sebagian besarnya cukup solid. Tentu sangat bagus bisa menuntaskannya.”

Adapun Smith berniat untuk meraih kemenangan pertamanya dalam turnamen 72 hole. Terakhir ia menjuarai turnamen serupa pada ajang Australian PGA Championship pada akhir tahun 2022. Kini ia berpeluang mewujudkan kemenangan dengan dua putaran tersisa.

Dua pekan terakhir ia menghabiskan waktunya di Australia—di mana ia nyaris menjuarai Australian PGA Championship dan finis di tempat kedua—sehingga mengalami penat akibat penerbangan jauh. Toh ia masih mampu bermain solid dalam dua putaran pertama.

”Saya main dengan sangat solid,” ujar Juara The Open 2022 ini. ”Saya tidak terlalu banyak melakukan kesalahan. Main tanpa bogey saja sudah bagus. Putaran hari ini menjadi putaran golf yang cukup mudah.”

 

Cameron Smith, Round 2 PIF Saudi International 2024.
Cameron Smith membuka peluang memenangkan turnamen 72 hole pertamanya setelah terakhir menjuarai Australian PGA Championship 2022. Foto: Asian Tour/Paul Lakatos.

 

Meskipun tahun lalu ia cukup bersinar dengan menjuarai dua ajang individu pada LIV Golf League, tahun ini ia hanya tiga kali finis di tempat ketiga. Salah satunya terjadi di Hong Kong. Itu sebabnya, ia berharap bisa menikmati akhir pekan dengan kemenangan.

Niemann juga mengungkapkan hasrat untuk bisa mengangkat trofi pekan ini. ”Saya sudah bermain dengan luar biasa. Rasanya saya banyak melewatkan hari Minggu (dengan kemenangan) dalam beberapa turnamen terakhir. Saya punya peluang menang pada minggu-minggu tersebut, tapi belum sukses,” ujarnya.

”Sekarang permainan saya ada dalam kondisi terbaik dan mendapat dua putaran pertama yang sangat bagus. Perjalanan masih panjang, dan saya menantikannya!”

Sorotan juga patut diberikan kepada McAllister dan Hatton. Bukan saja karena keduanya sukses mencatatkan skor 63, yang menjadi rekor skor terendah di Riyadh Golf Club, tapi juga lantaran sejumlah perubahan dilakukan di lapangan ini dan panjang lapangan juga ditambah.