Ally Ewing bersinar pada hari pertama, mengungguli lima pegolf lainnya pada ajang AIG Women’s Open.

Ally Ewing menjadi pimpinan klasemen sementara pada hari pertama AIG Women’s Open di Walton Heath. Pegolf berusia 30 tahun ini mengemas 4-under 68 pada petang kemarin untuk memastikan memimpin satu stroke di depan lima pemain lainnya pada ajang Major wanita terakhir tahun ini.

Pegolf Amerika yang tengah mengejar gelar Major pertamanya ini mengemas lima birdie dalam putaran yang menantang di lapangan di Surrey ini. Namun, eagle yang ia raih di hole 16 par 5 membawa pemegang tiga gelar LPGA ini ke puncak klasemen.

 

 

”Pastinya saya sangat bersemangat bisa memulai putaran pertama dengan baik, tapi perjalanan masih panjang sampai hari Minggu nanti,” tutur pegolf yang mencatatkan finis T16 sebagai prestasi terbaiknya pada ajang Major ini.

”Sangat bagus bisa bermain dengan baik pada putaran pertama, tapi dalam sebuah kejuaraan Major Anda tidak bisa benar-benar melepaskan fokus. Jadi, saya akan menikmati santapan dan tidur nyenyak dan kembali untuk memainkan hari berikutnya. Bisa bermain 4-under, terlepas dari kondisinya, membuat saya sangat senang.”

Pada paruh pertama hari Kamis (10/8) itu, duo Korea Amy Yang dan Lee6 Jeongeun, serta pegolf Thailand Jaravee Boonchant sempat tampil di puncak klasemen dengan torehan 3-under 69, sebelum kemudian pegolf Perancis Perrine Delacour dan Emily Kristine Pedersen dari Denmark menyamai skor tersebut dan berbagi tempat di peringkat kedua.

 

Jaravee Boonchant, Round 1 AIG Women’s Open 2023.
Jaravee Boonchant menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang menuntaskan putaran pertama di jajaran atas AIG Women’s Open. Foto: Richard Heathcote/The R&A.

 

”Saya mengawali putaran pertama ini dengan agak lambat dan kemudian bisa memasukkan bola di hole 10 (untuk eagle) dan mulai memulai sedikit momentum. Saya sedikit melanjutkannya, meskipun agak tidak yakin bagaimana cara bermain (di lapangan ini). Kondisinya agak empuk dan cukup keras hari ini,” tutur Pedersen.

Kondisi lapangan yang berbeda juga turut diungkapkan oleh Delacour, yang menyebut lapangan ini tidak terlalu berkarakter links. ”Tapi jelas lapangan yang menantang. Putting saya cukup bagus, terutama di sembilan hole terakhir. Besok saya akan kembali dan berusaha untuk mendapatkan nuansa yang baru. Saya akan berusaha mendengar dengan tubuh saya dan melihat (bagaimana bermain) dari sana,” ujarnya.

Setelah bermain 1-over di sembilan hole pertamanya, Boonchant berhasil bangkit dan mengemas empat birdie, termasuk dua di tiga hole terakhirnya, untuk mencatatkan skor 69.

 

Emily Kristine Pedersen, Round 1 AIG Women’s Open 2023.
Emily Kristine Pedersen mendapatkan momentumnya dengan eagle di hole 10 untuk menutup hari pertama dengan skor 69. Foto: Richard Heathcote/The R&A.

 

”Pukulan saya tidak begitu bagus, tapi saya masih bisa berjuang untuk mendapat par. Makanya saya makin mempercayai short game saya sehingga bisa bermain agresif ke pin. Saya tidak terlalu tamak dan berusaha untuk menempatkan posisi yang memudahkan untuk membuat birdie,” jelas pegolf yang sempat tampil pada ajang Simone Asia Pacific 2022 di Jakarta ini.

Sementara itu, Celine Boutier, yang baru saja meraih gelar Major lewat ajang The Evian Championship, dan pekan lalu memenangkan Freed Group Women’s Scottish Open justru memulai AIG Women’s Open kali ini dengan skor 74 setelah mencatatkan tiga birdie dengan lima bogey. Untuk sementara ia berada di posisi T81, yang di antaranya juga ditempati oleh sang juara bertahan Ashleigh Buhai dari Afrika Selatan.