Marty Dou Zecheng dan Carl Yuan Yechun menikmati permainan solid pada hari pertama ajang Cadence Bank Houston Open.

Dua pegolf asal China Marty Dou Zecheng menampilkan permainan yang solid pada putaran pertama Cadence Bank Houston Open kemarin (10/11). Keduanya sama-sama menorehkan skor 3-under 67 sehingga hanya terpaut dua stroke dari pimpinan klasemen sementara.

Dou yang menikmati musim keduanya pada pGA TOUR mengakhiri putaran pertama dengan tiga birdie secara beruntun dari hole 15 di Memorial Park Golf Course. Sementara Yuan, yang tampil dalam musim perdananya, menuai dua birdie di dua hole pamungkasnya.

Pegolf Swedia Alex Noren dan trio AS Tony Finau, Aaron Wise, dan Tyson Alexander sama-sama menorehkan skor 65. Adapun duo Korea Kim Siwoo dan pemain debutan Kim Seonghyeon mencatatkan lima birdie dengan tiga bogey.

Setelah tak kunjung menembus akhir pekan dalam tiga turnamen pertamanya, Yuan kini bisa sedikit menarik napas dengan skor 67 pada hari pertama. Ia membutuhkan 34 pukulan untuk menuntaskan sembilan hole pertamanya melalui tiga birdie dan dua bogey, sebelum akhirnya memasukkan birdie di hole 17 dan memasukkan birdie dari jarak 2,7 meter di hole terakhir.

”Saya puas dengan skornya, tapi pukulan saya masih sangat tidak memuaskan,” aku Yuan, yang meraih kartu PGA TOUR setelah finis di tempat kedua pada klasemen Korn Ferry Tour musim lalu.

”Hal utamanya ialah strateginya lebih baik karena lapangan golf ini sulit. Dengan banyak hole yang panjang, par sudah menjadi hasil yang bagus kalau bisa mendapatkannya. Saya agresif di beberapa green dan mesti mengamankan par di beberapa hole, yang juga tak kalah bagusnya. Namun, saya tidak memainkan hole-hole par 5 dengan sangat baik, jadi semoga saya bisa main lebih baik lagi besok.”

Dou sendiri sukses memasukkan birdie di bawah 2 meter di tiga hole berturut-turut di hole-hole terakhirnya. Setelah dua kali menembus 25 besar, pegolf berusia 25 tahun ini berniat untuk tancap gas dan mengejar sepuluh besar pertamanya pada PGA TOUR. Selain itu, belum pernah ada pegolf China yang memenangkan sebuah ajang PGA TOUR.

”Saya pikir saya bermain dengan baik karena lapangan ini sulit. Ada beberapa kesalahan di tengah putaran karena saya sempat main 3-under sampai kemudian kembali ke even par. Green di sini sangat menantang dan sulit karena bentuknya. Ini lapangan yang sangat menghukum dan ketika bola berada di luar posisi, Anda bisa dengan mudah membuat bogey.”