Hideki Matsuyama dan C.T. Pan menikmati awal musim yang solid dengan menuntaskan ajang Fortinet Championship di posisi sepuluh besar.

Hideki Matsuyama dan C.T. Pan mengawali musim 2021-2022 pada PGA TOUR dengan hasil yang membanggakan. Keduanya menuntaskan ajang pembuka musim baru ini, Fortinet Championship di North Course Silverado Golf & Spa dengan menempati posisi sepuluh besar.

Juara Masters 2021 Matsuyama sukses membukukan skor terendahnya pekan itu dengan 6-under 66. Pada putaran final kemarin (19/9), ia mengakhiri permainannya dengan eagle di hole terakhir, yang membantunya finis di peringkat T6. Pan juga menyamai posisi rekan Asianya tersebut setelah menorehkan skor 3-under 69.

Bagi Matsuyama, putaran tanpa bogey yang ia raih kemarin merupakan putaran ke-18 secara berturut-turut di mana ia mencatatkan skor par atau lebih baik. Prestasi ini merupakan yang terpanjang yang dilakukan oleh seorang pemain aktif pada PGA TOUR.

Pegolf berusia 29 tahun inipun merasa puas dengan performa meyakinkannya pada awal musim yang baru ini. ”Tentu ini hasil yang sangat bagus dan saya berharap bisa menuntaskan lebih banyak turnamen (dengan hasil maksimal) ke depannya,” tutur pemegang enam gelar PGA TOUR ini.

Ia meraih empat birdie yang mudah di hole 5, 12, 16, dan 17 dari jarak dekat berkat performa pukulannya yang sangat bagus, yang menempatkannya di peringkat ketiga untuk kategori Strokes Gained: Tee to Green pekan itu. Meskipun hanya menempati peringkat T57 pada kategori Strokes Gained: Putting, Matsuyama mengalami peningkatan performa putting ketimbang musim lalu tatkala ia hanya menempati peringkat 175 di atas green.

”Pukulan tee saya terasa bagus dan saya sangat senang dengan (permainan) pekan ini. Sudah pasti saya mengincar kemenangan lagi,” sambung Matsuyama.

 

 

Sementara itu, bagi Pan hasil yang ia peroleh kali ini merupakan prestasi terbaik yang pernah ia bukukan pada awal musim sejak pertama kali memegang status penuh pada PGA TOUR musim 2016-2017. Ia sempat menikmati dua putaran tanpa bogey, namun pada putaran final itu ia harus tiga kali mendapat bogey. Beruntung ia mampu meraih enam birdie untuk membantunya finis di posisi yang sama dengan Matsuyama dan tiga pegolf lainnya.

”Saya bermain solid, banyak membuat peluang birdie di lapangan, sesuatu yang memang berusaha saya lakukan pada hari Minggu. Senang rasanya bisa kembali bersaing. Kami berjuang untuk mengalaminya dan senang sekali bisa mewujudkannya. Ini awal yang sangat bagus buat saya musim ini, dan kami akan berusaha mempertahankannya,” tutur Pan, yang sempat berduet dengan Matsuyama pad ajang Presidents Cup 2019 silam.

Bagi Pan, hasil yang ia peroleh kali ini ikut memberinya momentum yang sangat ia butuhkan untuk memenangkan gelar PGA TOUR keduanya. Sejauh ini ia baru memenangkan satu gelar, yaitu pada ajang RBC Heritage 2019. Musim lalu ia finis di peringkat 121 pada klasemen final FedExEcup.

”Sangat krusial,” ujar Pan menyinggung pentingnya awal musim sesolid yang ia raih ini. ”Turnamen-turnamen musim gugur tidak berarti lebih mudah, tapi jelas lebih memungkinkan untuk mendapatkan skor yang bagus. Rangkaian jadwal itu bisa menciptakan langkah yanga bagus untuk sepanjang musim. Sungguh krusial bagi kebanyakan pemain untuk bertanding,” tambahnya.

Sementara itu, Kim Siwoo berhasil menempati peringkat T11 berkat tiga birdie yang torehkan di tiga hole terakhirnya.

Adapun Max Homa berhasil keluar sebagai pemenang pada pekan itu. Skor 65 yang ia torehkan pada putaran final memberinya kemenangan satu stroke atas Maverick McNealy.