Meski memainkan putaran ketiga yang naik turun, Kazuki Higa berhasil mengambil alih posisi teratas Kansai Open Golf Championship.
Kartu skor Kazuki Higa pada putaran ketiga Kansai Open Golf Championship tadi (16/4) benar-benar penuh warna. Ia berhasil mencatatkan enam birdie dan satu eagle, namun harus menuai lima bogey untuk menuntaskan 54 hole di Yomiuri Country Club pada turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar ¥80 juta itu. Beruntung baginya, skor 3-under 68 itu cukup untuk menempatkan pegolf berusia 26 tahun ini di puncak klasemen menuju putaran final.
Dari 54 hole yang ia mainkan pekan ini, pegolf yang telah mengoleksi dua gelar JGTO ini mencatatkan skor total 13-under 200 dan untuk sementara unggul dua stroke dari sang juara bertahan, Rikuya Hoshino, empat stroke dari pemain amatir yang menempati puncak klasemen pada putaran kedua kemarin Taiga Semikawa.
”Posisi pin hari ini sangat sulit. Saya menargetkan main even par di sembilan hole pertama. Begitu bisa melakukannya, saya memberi tahu diri sendiri untuk bisa bermain under di sembilan hole terakhir. Senang rasanya bisa mewujudkannya. Besok adalah putaran final yang penting dan saya akan melakukan yang terbaik untuk mendapat hasil yang bagus,” tutur Higa.
Sementara itu, Hoshino masih mempertahankan peluangnya dalam mempertahankan trofi. Meski bermain dengan skor 1-under 70 berkat tiga birdie dan dua bogey, pemegang lima gelar JGTO ini hanya terpaut dua stroke dan akan menjadi lawan tangguh bagi Higa pada putaran final besok (17/4).
Jika berhasil mempertahankan gelarnya, Hoshino bakal menjadi pegolf pertama yang mempertahankan gelarnya, sejak Teruo Sugihara melakukannya 48 tahun silam. Sugihara tercatat menjadi pegolf tersukses dalam ajang Kansai Open Golf Championship ini Dalam kariernya, ia telah sembilan kali menjuarai ajang ini, termasuk ketika memenangkannya tiga kali berturut-turut dari tahun 1973 samppai 1975.
Semikawa sendiri harus tergusur dari puncak klasemen setelah hanya membukukan tiga birdie dengan empat bogey. Ia membutuhkan upaya yang luar biasa untuk bisa menciptakan kejutan.
Adapun jajaran pemain internasional kini dipimpin oleh pegolf Korea Lee Sanghee yang kini menempati peringkat T11, sekaligus menjadi pegolf internasional dengan posisi terbaik menuju putaran final. Skor even par tadi membuatnya mengumpulkan skor total 3-under 210 dan berbagi peringkat 11 dengan empat pegolf Jepang lainnya.
Sementara pemain internasional lainnya, Brad Kennedy (71) dan Anthony Quayle (74) dari Australia, serta duo Amerika Han Lee (72) dan Todd Baek (70) berada di posisi T16.


