Kazuki Higa berpeluang mengkukuhkan status No.1 JGTO Money Rankings dengan menatap putaran final Dunlop Phoenix Tournament dari posisi teratas klasemen.
Permainan nyaris sempurna ditampilkan oleg Kazuki Higa pada putaran ketiga Dunlop Phoenix Tournament di Miyazaki hari ini. Pimpinan JGTO Money Rankings itu mengemas enam birdie, masing-masing tiga birdie di tiap sembilan hole yang ia mainkan dan memimpin klasemen dengan skor total 14-under 199.
Higa kini memegang keunggulan dua stroke atas pegolf Chile Mito Pereira (67) serta duo pimpinan klasemen putaran kedua Taihei Sato (68) dan Tomoharu Otsuki (68) yang berbagi peringkat kedua dengan 12-under.
Taihei Shimizu menorehkan skor terendah putaran ketiga daengan skor 62 dan kini hanya terpaut empat stroke dari Higa. Adapun bintang Korea Tom Kim harus puas dengan skor 70 berkat dua bogey di lima hole terakhirnya sehingga harus berbagi peringkat ke-6 dengan Yuto Katsuragawa (66) dan Satoshi Kodaira (68) dengan 9-under.
Sementara itu, pegolf Zimbabwe, Scott Vincent, mengoleksi 8-under setelah tadi mencatatkan skor 69 dan berada di posisi T9, yang di antaranya juga dihuni oleh Rikuya Hoshino dan Mikumu Horikawa, yang juga bermain dengan skor 69.
Higa jelas berpeluang mengukuhkan statusnya di posisi teratas pengoleksi hadiah uang pada Japan Golf Tour Organization (JGTO) musim ini. Dengan tiga kemenangan dan lima kali masuk sepuluh besar, ia memang telah menempatkan dirinya sebagai pemain paling berpotensi memenangkan Money Ranking untuk pertama kalinya.
Sejauh ini ia telah memenangkan ¥139.141.233 dan unggul hampir ¥40 juta dari Hoshino, yang berada di tempat kedua. Kemenangan pada pekan ini jelas mendekatkannya pada prestasi istimewa ini.
”Swing saya harus konsisten. Saya datang ke sini dengan ambisi menjuarai ajang ini dan akan melakukan apa saja untuk meninggalkan lapangan ini sebagai juara!” — Mito Pereira.
Adapun Pereira harus menuntaskan putaran ketiga tadi dengan sebuah eagle, lima birdie, dan tiga bogey.
”Saya tidak memainkan permainan terbaik hari ini, tapi saya lega masih bisa mengakhiri hari ini dengan 4-under,” tutur Pereira. ”Swing saya harus konsisten. Saya datang ke sini dengan ambisi menjuarai ajang ini dan akan melakukan apa saja untuk meninggalkan lapangan ini sebagai juara!”
Pegolf No.15 Dunia Tom Kim justru mengalami putaran yang berat setelah memadukan empat birdie dengan sebuah bogey dalam 13 hole yang ia mainkan, sampai akhirnya harus menambah dua bogey lagi di hole 14 dan 18. Akibatnya, ia harus memulai putaran final besok dengan skor 9-under.
”Sembilan hole pertamanya sih bagus, tapi bogey di hole 9 menahan momentum. Saya juga kena akibat dari pukulan tee yang buruk di hole 18 dan kehilangan pukulan lagi di sana,” ujar Kim.
”Dengan terpaut lima stroke akan sulit (untuk mengejar). Untuk saat ini, saya mesti fokus memainkan permainan saya dan memainkan putaran yang bagus dan melihat bagaimana hasilnya.”

