Kazuki Higa menorehkan skor 7-under 64 untuk meramaikan persaingan menuju akhir pekan ajang Baycurrent Classic 2025.

Kazuki Higa memperbaiki posisinya hingga 25 peringkat setelah menorehkan skor 7-under 64 pada putaran kedua Baycurrent Classic hari ini (10/10). Skor total 136 yang ia raih dalam dua putaran pertama ini praktis menempatkannya di posisi T9, enam stroke di belakang Max Greyserman (63) yang menguasai puncak klasemen.

Hasil akhir putaran kedua ini sekaligus menempatkan Higa sebagai satu-satunya pegolf tuan rumah di jajaran sepuluh besar pada ajang PGA TOUR yang dimainkan di Yokohama Country Club ini. Adapun rekan senegaranya, Takumi Kanaya, yang mengawali putaran kedua tadi dari posisi T4 harus tergusur ke posisi T19 setelah hanya bisa bermain dengan skor 70.

Permainan Higa belakangan ini memang sedang prima. Dalam dua bulan terakhir, ia menikmati tiga kemenangan berharga. Setelah menjuarai gelar Japan Golf Tour Organization ketujuh dalam kariernya lewat ajang ISPS Handa Explosion in the Summer bulan Agustus lalu, ia kemudian mencatatkan dua kemenangan berturut-turut pada ajang Shinhan Donghae Open dan Yeangder Tournament Players Championship.

”Birdie di hole 1 dan 2 menjadi kuncinya—keduanya kelihatannya bakal break, tapi justru tidak; ….”

Ia berhasil mencuri perhatian penggemar golf setelah mencatatkan delapan birdie di sembilan hole pertamanya, termasuk enam birdie berturut-turut dari hole pertama.

”Bukannya saya berhasil memukul bola sangat dekat dengan lubang, mungkin kecuali di hole-hole par 5. Belakangan ini saya memang bisa memukul bola hingga berjarak satu pin, tapi tak berhasil memanfaatkannya. Hari ini sejumlah putt berhasil masuk. Saya tidak mengambil risiko yang besar, dan ketika berhasil memasukkan putt di jarak di bawah satu pin, rasanya luar biasa sekali skor seperti ini bisa terjadi, sungguh menyenangkan,” jelas Higa, yang hari ini mengemas delapan birdie dengan hanya satu bogey.

”Sentuhan dan pembacaan green saya sangat bagus hari ini. Saya terus menemukan jalur yang tepat dan bisa melakukan putt dengan percaya diri. Birdie di hole 1 dan 2 menjadi kuncinya—keduanya kelihatannya bakal break, tapi justru tidak; dan melihat bolanya masih persis di tengah lubang turut membangkitkan percaya diri di sepanjang putaran ini.”

Memasuki sembilan hole keduanya, Higa terlihat kehabisan momentum. Birdie memang tak lagi datang, tapi ia berhasil mencegah lebih banyak bogey di kartu skornya dan hanya mencatatkan satu di hole 12.

”Saya sudah dua kali bermain dengan skor 29 (di sembilan hle), tapi 28 merupakan skor sembilan hole terendah dalam hidup saya.”

”Saya beruntung di hole 10 dan 11,” akunya. ”Pukulan tee saya di hole 10 terlalu hook, tapi masih berhenti di semak-semak dan meskipun pukulan ketiga saya keluar dari green, saya masih bisa melakukan chipping dari jarak sekitar 10 meter,” jelasnya lagi. ”Saya sudah dua kali bermain dengan skor 29 (di sembilan hle), tapi 28 merupakan skor sembilan hole terendah dalam hidup saya. Bisa melakukannya pada ajang yang penting, sekali setahun, di Jepang rasanya benar-benar beruntung!”

Juara edisi 2024 Nico Echavarria asal Kolombia membuka peluang untuk kembali mengangkat trofi di Jepang setelah membukukan skor 65 pada putaran kedua. Kini ia berbagi peringkat kelima dengan tiga pegolf lainnya, termasuk pemegang lima gelar PGA TOUR asal Korea Kim Siwoo, dengan skor total 135.

Adapun dua pegolf Amerika Alex Smalley (65) dan Xander Schauffele (63), dan Alex Noren (65) berbagi tempat kedua dengan skor total 134.

Tahun ini merupakan tahun pertama Baycurrent tampil sebagai sponsor utama dari turnamen PGA TOUR di Jepang. Sebelumnya, turnamen ini bernama ZOZO CHAMPIONSHIP dan kerap digelar di Accordia Golf Narashino Country Club di Chiba sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2019 silam. Periode COVID-19 membuat ajang ini digeser ke Amerika dan digelar di Sherwood Country Club. Tiger Woods menikmati kemenangan terakhirnya di panggung PGA TOUR pada edisi 2019, dengan dua tahun kemudian Hideki Matsuyama meraih kemenangan populer di negeri sendiri.