Rikuya Hoshino memenuhi impian Olimpiade dan akan memukul tee pertama ketika cabang olahraga golf dimulai Kamis (29/7) mendatang.
Rikuya Hoshino sudah memimpikan bersaing pada panggung Olimpiade ketika masih kecil. Ia bermimpi bisa bertanding untuk memperebutkan medali bagi negaranya, Jepang. Impian itu segera menjadi kenyataan ketika cabang olahraga golf Olimpiade dimulai Kamis (29/7) mendatang di Kasumigaseki Coutry Club. Yang lebih istimewal agi, pegolf berusia 25 tahun ini mendapat kehormatan untuk melakukan pukulan tee pembuka.
Kompetisi golf pria dijadwalkan akan dimulai pada pukul 07:30 waktu setempat (atau pukul 05:30 WIB). Hoshino sendiri mendapatkan kehormatan tersebut setelah ia dikelompokkan bersama pegolf Belgia Thomas Pieters dan pegolf Austria Sepp Straka.
”Fairway di hole pertama sangat sempit, jadi saya pasti akan merasa gugup karenanya, tapi saya ingin benar-benar fokus dan mencoba memukul ke fairway dan mendapatkan start yang bagus,” ujar Hoshino dalam jumpa persnya bersama Hideki Matsuyama hari ini (27/6).
Meskipun Matsuyama jelas menjadi bahan perbincangan dan mendapat sorotan paling banyak lantaran menjuarai Masters Tournament pada bulan April 2021 lalu, Hoshino jelas menikmati kesempatan mewakili Jepang dan bertanding untuk naik podium.
”Olimpiade merupakan panggung yang sudah saya mimpikan sejak kecil. Dan sejak edisi Olimpiade yang terakhir, golf telah diikutsertakan dan saya sangat ingin berpartisipasi. Saya akhirnya bisa merasa senang bisa bertanding pada Olimpiade Tokyo di negara saya sendiri,” ujar pegolf yang telah mengumpulkan lima gelar Japan Golf Tour ini.
Bintang Jepang berpostur ramping ini sangat meyakini dirinya bisa menciptakan pekan yang meyakinkan. Musim ini ia sudah dua kali menang pada Japan Golf Tour. Ia juga sempat finis T26 pada ajang U.S. Open bulan Juni lalu. Itulah prestasi terbaiknya dalam empat penampilan Major yang ia lakoni. Prestasi itu ikut memompa rasa percaya diri untuk bersaing dengan pada pegolf terbaik dunia.
”Pasti akan ada rasa gugup yang unik, tapi saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan medali,” ujarnya. ”Pada U.S. Open saya bermain untuk lolos cut. Jadi, saya rasa saya bisa bermain dengan baik di panggung yang besar dan prestasi itu menjadi katalis untuk mendapatkan sejumlah kepercayaan diri.”

Hari Senin (26/7) kemarin, atlet Jepang lainnya, Jun Mizutani dan Mima Ito sukses menciptakan sejarah bagi Jepang setelah pasangan ganda campuran ini menciptakan kebangkitan yang epik untuk mempersembahkan medali emas Olimpiade yang pertama pada cabang olahraga tenis meja. Hoshino pun berharap ia dan Matsuyama bisa menciptakan momen Olimpiade mereka sendiri di East Course di Kasumigaseki.
”Saya sudah menyaksikan atlet-atlet Jepang lainnya bertanding dan semalam, saya menyaksikan kemenangan medali emas tenis meja yang sangat menginspirasi. Saya pikir saya ingin bergabung dengan mereka dan melakukan yang terbaik dan mengubahnya menjadi inspirasi untuk bermain bagus di lapangan golf,” tutur Hoshino lagi.
Sementara itu, pemegang enam gelar PGA TOUR, Matsuyama, juga akan memulai perjuangannya pada pukul 08:41 bersama pegolf Australia Marc Leishman dan pegolf Kanada Corey Conner. Pegolf No.3 Dunia dan Juara The Open Championship Collin Morikawa juga akan memulai upayanya meraih medali emas bersama pegolf Irlandia Rory McIlroy dan pegolf Korea Im Sungjae.
Dengan Jaket Hijau kini menjadi bagian dari miliknya, yang sekaligus menempatkan Matsuyama sebagai pegolf pria Jepang pertama yang menjuarai ajang Major, Matsuyama yakin ia bisa meraih medali emas, meskipun beban tersebut telah ditempatkan di bahunya.
”Bisa mewakili Jepang dan bermain pada Olimpiade di negeri sendiri, mungkin ini pertama dan terakhir kalinya saya akan bisa melakukannya,” ujar Matsuyama, 29 tahun. ”Saya sangat senang bisa berpartisipasi di sini. Tiga pekan lalu, saya positif COVID-19 dan tidak begitu yakin kalau saya bisa mencapai tahapan ini, jadi akhirnya bisa di sini saya sangat senang.
”Saya menjuarai Asia-Pacific Amateur Championship di sini sebelas tahun lalu, yang membawa saya ke Masters, yang justru bisa saya menangkan tahun ini. Jadi, pada satu sisi Kasumigaseki telah menjadi tempat untuk berkembang dan bertumbuh bagi saya. Semoga saya bisa melakukan hal yang sama pekan ini dan bergerak ke level yang berbeda.”
Kompetisi golf pria akan disiarkan secara langsung melalui Golf Channel mulai pukul 06:00 pagi.

