Keberhasilan Rikuya Hoshino naik ke eselon teratas golf mendapat sambutan meriah dari para penggemar golf Jepang.

Rikuya Hoshino memberi alasan bagi para penggemar golf di Jepang untuk bersorak-sorai. Pasalnya, ia berhasil meraih kartu PGA TOUR untuk musim 2025 setelah menutup musim pada DP World Tour di Dubai pada akhir pekan yang baru lalu.

Pegolf berusia 28 tahun, yang menjuarai Commercial Bank Qatar Masters pada awal 2024 ini mencatatkan sepuluh besar keenamnya, finis dengan mengesankan di posisi ke-9 DP World Tour Eligibility Ranking untuk mengamankan dua keanggotaan pada dua sirkuit yang berbasis di Amerika dan Eropa ini. Kini ia bisa bergabung dengan rekan senegaranya yang lain, yaitu Hideki Matsuyama, Ryo Hisatsune, dan Kaito Onishi pada PGA TOUR musim depan.

”Hanya dengan melangkah ke panggung untuk bermain pada PGA TOUR sudah menjadi target saya sejak mulai bermain golf, jadi (keberhasilan) ini benar-benar membuat saya bersemangat,” ujar Hoshino.

Hisatsune, yang berusia 22 tahun, menjadi pegolf Jepang pertama yang memanfaatkan jalur karier yang diciptakan melalui Aliansi Strategis DP World Tour dengan PGA TOUR, di mana kemitraan ini, di antaranya, memberi hak dua keanggotaan bagi sepuluh pemain yang belum memiliki keanggotaan pada PGA TOUR sebelumnya. Hisatsune sendiri telah mengamankan kartu PGA TOUR musim depan setelah finis sekali di sepuluh besar serta lima kali mencapai 25 besar dalam musim perdananya.

Pegolf Jepang baru lainnya, Onishi yang berusia 26 tahun, juga akan bersaing dengan para pegolf terbaik di dunia pada tahun 2025 mendatang setelah memastikan kartu PGA TOUR melalui jalur 30 besar Korn Ferry Tour tahun ini. Ia memastikan hal tersebut berkat satu kemenangan dan dua kali finis di sepuluh besar.

 

Rikuya Hoshino (2), DP World Tour Season 2024.
Sepanjang musim 2024 Rikuya Hoshino menjuarai Commercial Bank Qatar Masters serta dua kali berturut-turut finis di tempat kedua di Australia. Foto: Getty Images.

 

Pencapaian Hoshino, Onishi, dan Hisatsune ini kian mempertegas pertumbuhan kekuatan golf di Jepang, yang sejauh ini terus dipimpin oleh Matsuyama. Juara Masters 2021 itu memperkukuh posisinya sebagai salah satu pegolf terbaik Asia setelah mencatatkan kemenangan ke-9 dan ke-10 pada PGA TOUR lewat ajang The Genesis Invitational dan FedEx St. Jude Championship tahun ini. Matsuyama, kini pegolf No.7 Dunia, menjadi pegolf Asia dengan gelar PGA TOUR terbanyak.

Sementara itu, Kensei Hirata, yang menduduki posisi No.1 pada Japan Golf Tour Organization telah meraih empat kemenangan di sirkuit negaranya pada tahun 2024 ini. Ia juga berpeluang menambah kekuatan Jepang jika berhasil finis di jajaran lima besar atau ties pada PGA TOUR Final Stage Qualifying School presented by Korn Ferry Tour bulan Desember mendatang.

Hoshino sendiri telah menjadi salah satu nama besar di Jepang dalam sebagian besar kariernya. Ia telah meraih enam gelar dalam delapan tahun melakoni karier profesional. Ia menambah gelar DP World Tour pertamanya tahun ini lewat ajang Commercial Bank Qatar Masters, setelah mengawali musim ini dengan dua kali finis di tempat kedua di Australia pada musim gugur tahun 2023.

Hoshino, yang menyebut nama Tiger Woods sebagai alasan mengejar kariernya dalam golf, kini menantikan bergabung dengan rekan-rekan senegaranya pada PGA TOUR. Ia juga telah menyiapkan sejumlah target yang ingin ia kejar di Amerika.

”Pertama, saya berharap bisa mempertahankan kartu PGA TOUR untuk tahun berikutnya, dan kalau mungkin, memenangkan sebuah turnamen. Namun, yang terpenting ialah saya ingin memastikan bermain dengan konsisten sepanjang musim dan memastikan saya bisa memperpanjang status saya,” tegasnya.