Im Sungjae siap untuk kembali memenangkan The Honda Classic, yang dimulai Kamis (24/2) ini.

Ada rasa percaya diri yang membara pada diri Im Sungjae. Ia merasa yakin bisa kembali menjawab tantangan untuk meraih kemenangan kedua pada ajang The Honda Classic pekan ini. Pasalnya, inilah turnamen yang melambungkan namanya ke PGA TOUR dua tahun silam.

Pegolf berusia 23 tahun yang sangat berbakat ini memasuki turnamen ini sebagai salah satu pemain favorit pada ajang yang memperebutkan total hadiah senilai US$8 juta di Champion Course di PGA National Resort and Spa, West Palm Beach, Florida ini.

Tentulah masih ada penantang lain, seperti Joaquin Niemann yang baru saja memenangkan The Genesis Invitational, pemegang empat gelar PGA TOUR Brooks Koepka, mantan juara The Open Louis Oosthuizen, dan juara bertahan Matt Jones.

Namun, semua mata akan tertuju pada Im lantaran dialah yang memegang skor rata-rata terendah di antara para pemain lainnya yang minimal bermain 10 putaran di Champions Course itu. Skor rata-ratanya ialah 69,25, yang bahkan melampaui Tiger Woods yang mencatatkan 69,27.

”Saya meraih kemenangan pertama saya di PGA National ini. Saya pikir saya bisa mendapatkan pekan hebat lainnya dan akan berusaha fokus pada tiap pukulan. Jika bisa memainkan permainan terbaik, sayaa akan bisa menempatkan diri di jajaran atas papan klasemen,” ujar Im, yang kini berada di posisi 5 klasemen FedExCup.

Tahun 2020, pegolf yang dijuluki ”Ironman Im” ini meraih gelar PGA TOUR pertamanya lewat kemenangan satu stroke pada The Honda Classic ini. Sejak itu ia bermain dengan meyakinkan dan menambah gelar keduanya bulan Oktober lalu lewat ajang Shriners Children’s Open di Vegas, serta tiga kali masuk sepuluh besar dan dua kali di jajaran 20 besar pada musim 2021-2022 ini.

Champion Course ini dinilai sebagai salah satu lapangan tersulit PGA TOUR. Hole 15-17 dikenal sebagai Bear Trap dan ada di peringkat keempat dari rangkaian hole tersulit di antara lapangan yang pernah menggelar ajang ini (untuk non-Major), setidaknya dalam sepuluh tahun ini. Sejak 2007 Bear Trap juga telah menelan 1.604 bola di dasar airnya.

”Saya sedikit mengubah backswing dari akhir Juli lalu dan saya pikir langkah itu membantu saya, sangat cocok buat saya.”

Namun, bagi Im, makin sulit sebuah lapangan, makin baguslah baginya.

”Lapangan ini lebih sulit ketimbang dua tahun lalu jadi saya perlu fokus ke lapangan. Sejujurnya, saya lebih bisa bersinar di lapangan-lapangan yang sulit Lapangan-lapangan di Florida memiliki green-green yang keras dan licin. Trajektori pukulan saya tinggi dan menciptakan lebih banyak spin sehingga mengurangi guliran bola dan memungkinkan saya menciptakan lebih banyak peluang dengan pukulan kedua saya,” jelas Im, yang finis T8 dalam upayana mempertahankan gelar tahun lalu.

”Ketika menang di sinni, saya bisa mengatasi Bear Trap itu dan membukukan dua birdie (di hole 15 dan 17) pada putaran final. Itu hal paling berkesan yang saya ingat dan memberi momentum untuk menang. Mengatasi Bear Trap itu sangatlah spesial.

”Permainan saya rasanya bagus. Saya sedikit mengubah backswing dari akhir Juli lalu dan saya pikir langkah itu membantu saya, sangat cocok buat saya. Saya mempertahankan tangan dan badan dalam satu gerakan, berputara bersama. Saya pikir perubahan itu lebih memberi konsistensi.”

Jika bisa mendapat hasil yang bagus pekan ini, pegolf yang kini berstatus No.24 di dunia ini akan makin berpeluang untuk kembali mewakili Tim Internasional untuk menghadapi Amerika pada Presidents Cup yang akan digelar di Quail Hollow, Charlotte, North Carolina bulan September mendatang. Dalam debutnya tahun 2019, Im menjadi salah satu bintang yang mempersembahkan 3,5 poin. Dalam dua putaran pekan ini ia akan bermain dengan dua rekan Tim Internasional lainnya, yaitu pegolf Afrika Selatan Louis Oosthuizen dan pegolf Australia Lucas Herbert.

Wakil Asia lainnya pekan ini termasuk duo Korea lainnya, Lee Kyounghoon dan Kang Sung, pegolf India Anirban Lahiri, bintang Thailand Kiradech Aphibarnrat, dan pegolf China Taipei C.T. Pan yang baru saja finis di sepuluh besar pada pekan lalu.