Im Sungjae berniat melanjutkan performa solidnya dari TPC Sawgrass dua pekan silam untuk memperbaiki catatan penampilannya pada WGC-Dell Technologies Match Play 2023.
Im Sungjae berharap pekan ini ia bisa tampil sebagai pemenang pada ajang World Golf Championships-Dell Technologies Match Play pekan ini. Pegolf berusia 24 tahun ini menjadi pegolf Asia berperingkat tertinggi di dunia saat ini, No.18, dan akan tampil untuk ketiga kalinya di Austin Country Club. Pekan ini ia berniat bisa menembus fase grup untuk pertama kalinya.
Sebagai salah satu pemain unggulan, Im tergabung dalam Grup 16 bersama bintang Ryder Cup Eropa Tommy Fleetwood, J.T. Poston, dan Maverick McNealy, yang segera ia hadapi pada duel grup mulai hari Rabu (22/3) ini. Pemenang dari tiap grup dari total 16 grup akan melangkah ke partai hidup-mati sepanjang akhir pekan ini.
”Match play merupakan format favorit saya,” ujar Im, meskipun catatan rekornya kurang mendukung pernyataan tersebut. Dalam dua penampilan sebelumnya, ia tak pernah lolos dan mencatatkan rekor 2-4-0 (dua kemenangan, empat kekalahan)
”Berbeda daripada turnamen-turnamen reguler (strokeplay), jadi penting untuk mengenal lawan dengan baik. Ketika mereka melakukan kesalahan, Anda mesti fokus pada permainan sendiri dan tidka melakukan kesalahan yang sama. Saya pikir itulah bagian besar dari match play yang saya nikmati.”
”Saya main dengan baik pada ajang THE PLAYERS. Setelah itu, saya menikmati jeda sepekan, dan saya pikir sekarang saya punya banyak energi karena sudah rehat.” — Im Sungjae.
Pegolf No.1 Dunia Scottie Scheffler, yang baru saja menjuarai ajang flagship PGA TOUR, THE PLAYERS Championship dua pekan silam, akan mempertahankan gelarnya pada turnamen yang pekan ini memperebutkan total hadiah US$20 juta ini. Supaya menang, seorang pemain mesti memainkan tujuh partai dalam lima hari.
Bintang-bintang Asia lainnya yang tampil pekan ini termasuk trio Korea Kim Siwoo, serta pemain debutan Tom Kim dan Lee Kyounghoon. Adapun bintang asal Jepang Hideki Matsuyama bakal tampil untuk kedelapapan kalinya pada ajang ini dan berharap bisa melampaui babak 16 besar yang ia capai tahun 2015. Kala itu Matsuyama harus mengakui keunggulan Rory McIlroy, yang akhirnya keluar sebagai juara.
Im, yang mewakili Tim Internasional pada Presidents Cup 2019 dan 2022, tengah berada dalam kondisi yang prima menyusul keberhasilannya finis di sepuluh besar untuk pertama kalinya pada ajang THE PLAYERS Championship. Padahal ia sempat mengawali pekan di TPC Sawgrass itu dengan skor 75.
”Saya main dengan baik pada ajang THE PLAYERS,” ujar Im, yang kala itu finis T6. ”Saya memang terlempar dari persaingan pada putaran pertama, tapi masih bisa finis dengan hasil yang baik. Setelah itu, saya menikmati jeda sepekan, dan saya pikir sekarang saya punya banyak energi karena sudah rehat.

”Ketiga pemain lain dalam grup saya semuanya pemain hebat. Saya pikir saya mesti memiliki strategi yang baik, berpikir dengan baik di lapangan, dan mencari cara untuk mengalahkan mereka. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan banyak partai. Lapangan ini tidak jauh, tapi ada banyak hole yang susah. Menurut saya, saya bakal mendapat cukup peluang birdie dan bisa main bagus.”
Seperti halnya Im, Lee juga bersemangat menghadapi partai match play. Pemegang dua gelar PGA TOUR ini melakoni debut yang positif pada ajang Presidents Cup dan mempersembahkank dua poin bagi Tim Internasional.
”Saya tak banyak punya pengalaman di sini, tapi Presidents Cup tahun lalu memberi pengalaman yang sangat bagus. Saya pemain yang agresif dan suka format ini. Terkadang, Anda bisa membuat enam birdie dan lawan Anda menciptakan delapan birdie dalam satu putaran, tapi Anda masih bisa memenangkan partai itu. Saya sungguh suka permainan hole demi hole seperti ini,” jelas Lee.
Sejauh ini hanya pegolf Jepang Toru Taniguchi yang mencapai prestasi terbaik ketika finis di tempat ketiga tahun 2001. Dua pegolf Thailand, Kiradech Aphibarnrat (2018) dan Thongchai Jaidee (2010) sempat menembus perempat final. K.J. Choi juga mencapai babak perempat final pada tahun 2008. Sementara prestasi terbaik kedua ditorehkan oleh pegolf Jepang lainnya, Hideto Tanihara ketika finis di tempat keempat tahun 2017.

