Hideki Matsuyama mencatatkan prestasi terbaiknya ketika Scottie Scheffler menjuarai THE PLAYERS Championship 2023.
Bintang golf asal Jepang Hideki Matsuyama patut berbangga dalam penampilannya yang ke-8 pada ajang THE PLAYERS Championship yang baru berlalu. Setelah mengawali pekan di Stadium Course, TPC Sawgrass itu dengan mengecewakan, Matsuyama sukses mencatatkan prestasi terbaiknya dengan finis sendirian di tempat kelima pada ajang flagship PGA TOUR tersebut.
Juara Masters 2021 ini sebenarnya menuju TPC Sawgrass dengan harapan bisa mengembalikan bentuk permainannya, namun justru mengakhiri putaran pertama dengan skor 74. Akan tetapi, ia berhasil memperbaiki penampilan dan pada putaran final kemarin mencatatkan skor 4-under 68, yang memberinya skor total 9-under 279.
Matsuyama memulai putaran finalnya dengan terpaut sembilan stroke dari Scheffler, namun berhasil meramaikan persaingan berkat tujuh birdie di 13 hole pertamanya. Peluang Matsuyama seakan kian terbuka, mengingat sang pimpinan klasemen justru harus mengalami kesulitan di hole-hole pertamanya. Sayangnya, peluang Matsuyama untuk menjadi salah satu penantang justru kandas usai mendapatkan double bogey di hole 14, akibat keliru mengukur pukulan approach-nya.
”Pukulan kedua itu tidak mudah karena angin berembus dari kiri ke kanan, dan saya tidak begitu yakin. Pukulan yang saya mainkan tidak sesuai dengan arah angin,” jelas Matsuyama, yang kini telah mengemas tiga kali finis di sepuluh besar dalam delapan penampilannya pada ajang THE PLAYERS ini.
”Di hole 12 atau 13, saya pikir saya tinggal menyisakan satu stroke. Saya mendapat momentum, tapi tidak menuntaskan sesuai yang saya inginkan. Hole 15, 16, dan 17 itu merupakan hole-hole birdie, dan saya masih punya peluang. Menurut saya, saya bermain dengan baik, tapi jelas tidak bermain lebih baik di empat atau lima hole terakhir. Bahwa saya melakukan beberapa pukulan dan putt yang bagus jelas menjadi sesuatu yang bisa saya bawa pulang dari sini. Saya juga akan mengingat lima hole terakhir di mana saya mengalami kesulitan dan memikirkan area-area yang mesti saya tingkatkan dari sana.”
Sepuluh besar ini menjadi sepuluh besar kedua bagi Matsuyama pada musim ini. Hasil pekan ini sekaligus membawanya dari peringkat 90 ke peringkat 60 pada klasemen FedExCup. Ia akan kembali bertanding pada ajang WGC-Dell Technologies Match Play di Austin Country Club, dua pekan mendatang.
Sementara itu, bintang asal Korea Im Sungjae juga menikmati catatan terbaiknya selama mengikuti THE PLAYERS. Skor even par 72 kemarin (12/3) memberinya finis T8 dengan skor total 8-under. Adapun Juara THE PLAYERS 2017 Kim Siwoo harus puas finis di peringkat T27, sedang pemain debutan Tom Kim mencatatkan skor terbaiknya pekan ini, 3-under 69 dan finis di posisi T51.
Scottie Scheffler tampil sebagai pemenang pada ajang yang dijuluki sebagai ajang Major kelima golf pria ini. Memainkan putaran final dengan keunggulan dua stroke, pegolf Amerika ini menuntaskan putaran finalnya dengan skor 69 dalam kondisi lapangan yang sulit, untuk mencatatkan skor kemenangan 17-under, lima stroke lebih baik daripada pegolf Inggris Tyrrell Hatton (65) di tempat kedua. Pegoolf Norwegia Viktor Hovland (68) dan pegolf Amerika lainnya Tom Hoge (70) berbagi posisi ketiga dengan 10-under.

Ia mengawali putaran final tersebut dengan gugup sehingga mencatatkan bogey di hole 3. Akan tetapi, ia berhasil menunjukkan kualitasnya dengan lima birdie secara beruntun di sembilan hole terakhirnya sehingga membuatnya melangkah ringan menuju green hole 18, di tengah kerumunan para penonton, termasuk Meredith, sang istri, sang nenek Mary yang berusia 88 tahun, dan anggota keluarganya yang lain.
Kemenangan ini sekaligus menempatkan Scheffler sejajar dengan Jack Nicklaus dan Tiger Woods, yang berhasil memegang gelar THE PLAYERS pada saat yang sama dengan gelar Masters. Dan kemenangan keduanya pada musim ini sekaligus mengembalikan Scheffler ke posisi No.1 Dunia, menggeser Jon Rahm.
”Kapan pun nama Anda disebut berdampingan dengan Tiger dan Jack, tentulah sangat istimewa. Saya sangat bersyukur untuk hal itu,” tutur Scheffler, yang kemenangannya pekan ini memberinya gelar PGA TOUR ke-6 dalam 27 turnamen terakhir yang ia ikuti.
”Saya bermain sangat bagus sepanjang pekan ini, sangat solid. Ada masa-masa yang berat di mana rasanya saya tidak melakukan swing terbaik atau bermain 100%, dan kemudian saya pun hanya menanti dan memanfaatkan momen, dan untunglah, saya bisa melakukannya pada tiap putaran, entah itu di sembilan hole terakhir pada putaran pertama atau di hole 8-12 pada siang ini. Saya cuma menemukan cara untuk memilih momen saya dan tampil prima di sana-sini dan mewujudkan empat putaran yang solid.”


