Sahith Theegala berpeluang mewujudkan kemenangan pertamanya di panggung PGA TOUR.
Bermain bersama sang juara bertahan Brooks Koepka dan peraih medali emas Olimpiade Xander Schauffele, serta berhasil mempertahankan keunggulan di puncak klasemen jelas menjadi salah satu momen istimewa bagi Sahith Theegala. Pegolf Amerika berdarah India ini kembali menunjukkan permainan yang membuatnya layak berada di jajaran para pemain bintang pada ajang WM Phoenix Open di TPC Scottsdale, Arizona.
Permainannya di hole-hole awal memang jauh dari ideal. Setelah mendapat double bogey di hole 2 ia harus bersabar hingga hole 6 untuk meraih birdie pertamanya, lalu menambah dua birdie lagi di hole 7 dan 9, sebelum kemudian bermain 1-under di sembilan hole berikutnya dan memegang keunggulan satu stroke atas Koepka.
”Ada begitu banyak up-and-down,” jelas Theegala menyinggung putaran ketiga kemarin (12/2). ”Sudah jelas awal yang sangat buruk dan saya bangga melihat bagaimana saya bangkit. Namun, saya berusaha menerima semuanya. Ada begitu banyak hal yang terjadi … saya sungguh menikmati kembalinya para penggemar.”
Theegala jelas sangat menikmati bermain bersama Koepka dan Schauffele, terutama melihat bagaimana kedua pemain bintang tersebut beberapa kali memuji permainannya.
”Pertama-tama, Xander dan Brooks bersikap sungguh baik kepada saya. Saya pikir saya menikmati bermain dengan mereka dan sangat mengagumkan bermain dengan mereka. Mereka tak segan memuji pukulan saya. Jadi, saya pikir itu sikap yang sangat keren, mereka bisa saja memikirkan diri sendiri, tapi sikap mereka tadi sangat keren.”
Meskipun sempat mengalami demam bintang, kemampuannya untuk tetap fokus pada proses yang ia jalani menjadi kunci penting yang membantunya mengumpulkan skor total 14-under 199.
”Saya bahkan belum memikirkan bagaimana ke depannya. Sekadar menikmati pekan ini semaksimal mungkin dan masih ada satu hari lagi, jadi itulah yang akan saya pikirkan. Apa yang terjadi, pasti terjadi besok, bukan? Sejauh saya menjalani proses saya, memiliki sikap yang baik, menikmati waktu di lapangan, dan membiarkan permainan golf saya melakukannya,” ujarnya lagi.
Koepka bermain satu stroke lebih baik daripada Theegala kini menguntit sang pimpinan klasemen itu dengan jarak hanya satu stroke dengan skor total 200.
”Saya tidak berada di posisi yang saya inginkan, saya ingin berada di posisi memimpin. Namun, coba lihat, saya bermain dengan solid, jadi hanya tinggal bermain dan mendapatkan skor yang bagus besok dan melihat bagaimana hasilnya. … Saya merasa yakin, saya suka melihat kondisi permainan saya,” tutur Koepka.
Beberapa pemain lain berada satu stroke di belakang Koepka. Selain Scottie Scheffler, Juara FedExCup 2021 Patrick Cantlay, dan Talor Gooch, Schauffele juga mengumpulkan skor total 12-under 201.
Adapun asa dari Asia ada di tangan Juara Masters 2021 Hideki Matsuyama. Pemegang delapan gelar PGA TOUR, termasuk dua gelar WM Phoenix Open, ini mencatatkan skor terbaiknya sepanjang pekan ini kemarin. Meski membuka putaran ketiganya dengan bogey di hole 1 par 4, pegolf yang telah menjuarai dua gelar pada musim 2021-2022 ini membukukan enam birdie, termasuk tiga di empat hole terakhirnya untuk mencatatkan skor 66 dan 11-under 202.


