Tomohiro Ishizaka kian dekat dengan gelar perdananya usai mempertahankan posisi teratas pada hari ketiga Japan Players Championship by Satosyokuhin.
Pimpinan klasemen hari kedua Tomohiro Ishizaka mempertahankan posisinya di puncak klasemen ajang Japan Players Championship by Satosyokuhin. Meski bermain dengan rasa sakit di lehernya, ia masih mampu bermain dengan skor 4-under 67 untuk menjaga peluangnya meraih gelar pertama dalam karier profesionalnya.
Pegolf berusia 25 tahun ini memulai hari ketiga dengan unggul dua stroke. Ia memang berhasil mencatatkan tujuh birdie, namun tiga bogey di kartu skornya membuat keunggulannya kini menjadi satu stroke. Skor 18-under 195 yang ia raih di Nishi Nasuno Country Club kini membuatnya harus bersaing ketat dengan Taiki Yoshida dan Tatsunori Shogenji yang sama-sama menorehkan skor total 196.
Yoshida sendiri menunjukkan kemampuannya untuk bangkit dan menjadi salah satu pesaing kuat pada putaran final besok (29/6). Skor 62 yang ia ciptakan itu menjadi skor terendah hari ketiga, yang juga menjadi alasan mengapa ia bisa berbagi tempat kedua dengan Shogenji.
Adapun Naoyuki Kataoka akan memainkan putaran final dari tempat keempat setelah bermain dengan skor 66.
Pada putaran ketiga tadi, pegolf Zimbabwe Scott Vincent (63) dan pegolf Filipina Justin De Los Santos (66) berhasil mematahkan dominasi pemain Jepang pada ajang ini. Keduanya berhasil merangsek ke jajaran lima besar dan kini terpaut empat stroke dari sang pimpinan klasemen. Mereka berbagi tempat kelima bersama Ryosuke Kinoshita.
”Saya akan berusaha fokus untuk pulih malam ini karena turnamen ini layak saya mainkan sebaik mungkin!” — Tomohiro Ishizaka.
Ishizaka mengaku bermain dengan mentalitasnya untuk mempertahankan peluangnya meraih gelar pertama dalam kariernya.
”Rasa sakit (di leher) saya mulai terasa ketika melakukan pemanasan. Pelatih saya menyesuaikan postur dan tiap kali mencoba melakukan pukulan wedge, leher saya terasa tidak nyaman. Tulang leher saya tidak sejajar sehingga membuat saya membungkuk dan memengaruhi pukulan,” jelasnya.
Setelah mendapat par di hole pertamanya, ia berhasil mencatatkan birdie di hole kedua. Namun, ia terpaksa mendapat dua bogey di empat hole berikutnya dan berjuang keras untuk mempertahankan fokus sepanjang putaran ketiga ini.
”Saya kesulitan mendapatkan irama permainan. Menurut saya semua pegolf pasti mengalami hal serupa, tapi kuncinya ialah menjaga fokus meskipun mengalami kendala secara fisik. Permainan mental saya mesti berjalan dengan baik ketika badan saya sulit diajak kerja sama,” sambung Ishizaka lagi.
Ketika ditanya soal strateginya dalam 18 hole terakhir besok, ia menjawab, ”Ada banyak orang yang menaruh percaya mereka pada saya. Dan bermain di grup pemimpin klasemen akan memberikan tekanan yang bagus buat saya. Saya akan berusaha fokus untuk pulih malam ini karena turnamen ini layak saya mainkan sebaik mungkin!”


