Jaravee Boonchant berniat menatap 2024 dengan dorongan motivasi baru usai menjuarai kategori beregu Simone Asia Pacific Cup 2023.
Jaravee Boonchant benar-benar memaksimalkan penampilan keduanya pada ajang Simone Asia Pacific Cup di Pondok Indah Golf Course. Meski permainan individualnya tidak membuatnya berada dalam persaingan di jajaran atas dan harus kembali finis di posisi T13, pegolf berusia 24 tahun ini bermain lebih baik daripada penampilan perdananya dan mencatatkan skor total 1-under 216.
Dalam tiga putaran di lapangan karya arsitek Robert Trent Jones Jr. itu, Jaravee terus memperbaiki kartu skornya. Usai bermain 1-over 73 pada putaran pertama, ia bermain even par pada hari kedua, sebelum kemudian bermain 2-under 70.
Dalam 54 hole kali ini, Jaravee mungkin hanya mencatatkan 9 birdie. Akan tetapi, permainan solid putaran final ini turut memberi kontribusi untuk turut memenangkan kategori beregu bersama rekan senegaranya, Atthaya Thitikul. Selain itu, pengalaman yang ia raih pada pekan ini bakal memberinya bekal yang sangat berarti untuk melangkah ke tahun 2024.
”Pekan ini sangat menyenangkan karena saya bisa melihatnya (Atthaya) menampilkan pukulan-pukulan yang luar biasa dan putting-nya yang sangat meyakinkan sungguh menginspirasi. Dan bisa bersama dalam satu tim dengannya, bisa menikmati putaran ini dan bahkan dalam tiga putaran rasanya membuat ajang ini menjadi sangat istimewa,” tutur Jaravee.

Tahun 2022 lalu memberinya tahun yang positif. Usai debutnya pada Simone Asia Pacific 2022, Jaravee menjuarai Epson Tour Championship pada bulan Oktober, untuk kemudian memastikan statusnya sebagai anggota pada LPGA setelah finis T21 pada LPGA Q-Series bulan Desember.
Lalu pada musim debutnya pada LPGA tahun 2023 ini, ia berhasil bermain penuh empat putaran dalam 14 turnamen, di antaranya dua kali masuk sepuluh besar, dan 11 kali gagal lolos cut. Berbekal catatan demikian, ia kembali mendapat kesempatan untuk kembali ke Pondok Indah Golf Course.
Sebagai satu-satunya kompetisi beregu di Asia Pasifik, Simone Asia Pacific Cup jelas memberikan nuansa kompetisi yang unik. Para pemain tak hanya bertanding untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk negaranya. Dan dalam partisipasinya yang kedua, Jaravee bisa menikmati kemenangan bersama Atthaya.
Dengan dua Tim Korea yang diwakili duet Lee Dayeon dan Kim Minbyeol serta duet pegolf elite amatir Kim Minsol dan Lee Hyosong, Jaravee menilai meskipun ia dan Atthaya memiliki keunggulan lima stroke ketika memulai putaran final, dengan kualitas permainan yang juga bagus, para pemain Korea sebenarnya memberi tekanan yang cukup berarti bagi mereka.

”Meskipun kami unggul lima stroke saat memulai putaran final, rasanya persaingan dengan mereka berlangsung dengan ketat. Namun, pada akhirnya, ketika ada dua pemain yang bermain dalam satu tim dengan segala sesuatunya bisa terjadi, saya kira kondisi ini membuat kami menjadi lebih fokus lagi pada permainan masing-masing dan berusaha main sebaik mungkin,” jelas Jaravee.
Bukan hanya kemenangan yang bisa ia bawa pulang pada pekan ini. Pengalaman kembali ke Jakarta, bermain dengan Atthaya, termasuk satu grup dengan pemegang enam gelar LPGA asal Jepang Nasa Hataoka membakar semangat dalam dirinya untuk melangkah ke 2024.
”Bermain di sini dan menyaksikan Atthaya bermain, serta melihat Nasa (Hataoka) bermain pada hari pertama, saya benar-benar melihat alasan mengapa mereka bisa berada di posisi atas; betapa bagusnya permainan mereka, betapa tenangnya mereka di lapangan, dan bagaimana (kualiats) putting dan pukulan mereka serta etos kerja mereka. Dan saya pikir mereka menjadi sebuah contoh yang sangat baik dan seperti anutan,” ujarnya.
”Rasanya hanya dengan melihat mereka bermain saya bisa melihat betapa banyak latihan yang mereka lakukan untuk mencapai level mereka itu dan hal ini sangat memberi motivasi untuk jeda kompetisi supaya saya lebih keras berlatih untuk mengatasi kelemahan dari permainan saya. Dan bisa berada dalam satu tim dengannya dan mengobrol sepanjang putaran dan bisa mempelajari permainannya, rasanya sungguh sangat menginspirasi. Dan meraih kemenangan dalam satu tim ini benar-benar memberi rasa percaya diri!”
Akan menarik melihat sejauh mana motivasi ini membawa Jaravee pada musim 2024.


