Jeneath Wong menuntaskan kariernya pada Women’s Amateur Asia-Pacific dengan finis T16.

Pegolf Malaysia Jeneath Wong menuntaskan penampilan ketiganya pada Women’s Amateur Asia-Pacific di Royal Wellington dengan finis di posisi T16. Ia mengemas tiga birdie dengan empat bogey dalam 18 hole terakhirnya dan finis dengan skor total 2-over 290.

Bermain 1-over 145 praktis mengubur harapannya untuk mempertahankan kemenangan yang ia raih di Vietnam tahun lalu. Meskipun terpaut 14 stroke dari pimpinan klasemen hari kedua Yang Yunseo, Wong tampil solid pada putaran ketiga dan membukukan dua birdie tanpa bogey untuk skor 70.

Bahkan pada putaran final ia sempat bermain 2-under dalam enam hole, sampai akhirnya harus menciptakan lima bogey di tujuh hole berikutnya, sebelum akhirnya menorehkan birdie ketiganya. Dengan skor total 2-over 290, ia masih bisa finis di jajaran 20 besar, berbagi peringkat 16 dengan pegolf asal China Li Menghan.

 

Jeneath Wong, Round 3 Women’s Amateur Asia-Pacific 2026.
Meski peluang mempertahankan gelar kandas pada hari kedua, Jeneath Wong masih bermain solid pada hari ketiga dengan menorehkan dua birdie tanpa bogey. Foto: Hagen Hopkins/R&A.

 

”Selalu menyenangkan bisa mengikuti turnamen ini. Dengan angin yang berembus sangat kencang dalam putaran ini, rasanya juga sangat menyenangkan,” ujarnya. ”Sebagai juara bertahan, saya kira saya juga tidak terlalu membebani diri sendiri pekan ini. Saya malah bisa menyikmatinya.

”Pastilah (saya belajar banyak). Ini lapangan yang benar-benar berbeda, negara yang berbeda juga, jadi Anda mesti beradaptasi.”

Dengan penampilannya kali ini, ia telah mencatatkan dua kali finis di jajaran 20 besar. Dalam debutnya tahun 2022, ia finis di posisi T18. Dua tahun kemudian ia menorehkan kemenangan fenomenal pada edisi 2025 lalu, ketika ia menyamai rekor skor terendah sepanjang kejuaraan ini dengan 18-under.

 

Jeneath Wong, Women’s Amateur Asia-Pacific 2026.
Penampilannya di Royal Wellington menjadi keikutsertaan terakhir Jeneath Wong pada Women’s Amateur Asia-Pacific. Foto: Hagen Hopkins/R&A.

 

”Saya kira, lantaran golf di Malaysia belum terlalu besar bagi anak-anak perempuan di sana, mungkin saya menginspirasi beberapa di antaranya dan saya menunjukkan bahwa segalanya sangat mungkin, bahkan dengan postur saya. Bermain pada seluruh ajang Major rasanya benar-benar keren karena bisa bermain dengan seluruh pegolf top dunia,” tutur Wong.

Meski demikian, penampilan ketiganya pada WAAP ini sekaligus menjadi penampilan terakhirnya pada ajang prestisius Asia Pasifik ini. Mahasiswi Pepperdine University ini berniat melepas status amatirnya tahun ini.

”Saya akan lulus akhir April ini. Setelah itu saya akan mengikuti Q-School di Amerika Serikat,” ujarnya. ”Sedih juga, tapi saya selalu merasa terhormat bisa mengikuti turnamen ini.”