Jonathan Wijono dan Joshua Andrew Wirawan memimpin kubu tuan rumah menuju dua putaran terakhir ajang Combiphar Players Championship.

Kondisi cuaca buruk kembali mewarnai penyelenggaraan putaran kedua ajang Asian Development Tour, Combiphar Players Championship. Turnamen yang memperebutkan total hadiah sebesar US$100.000 atau sebesar Rp1,5 milyar ini harus mengalami penundaan hingga dua jam mulai pukul 12:25, dan akhirnya harus dilanjutkan ke hari ketiga lantaran sebagian pemain masih belum bermain penuh 36 hole.

Cuaca yang kurang bersahabat sebelumnya juga terjadi pada putaran pertama sehingga kemarin (21/9) sebanyak 12 grup pemain masih harus menuntaskan putaran pertamanya terlebih dahulu. Dan pagi ini putaran kedua akhirnya berhasil dituntaskan dengan batas cut-off pada 2-over.

Jonathan Wijono, yang memimpin klasemen pada hari pertama, harus merelakan posisinya tergusur lantaran menorehkan dua birdie dengan dua bogey dan satu double bogey. Adapun Joshua Andrew Wirawan menuntaskan putaran kedua dengan lima birdie dan lima bogey sehingga mencatatkan skor 72. Kedua pegolf asal Jawa Timur ini sama-sama menorehkan skor total 4-under 140 dan menghuni peringkat 10, bersama pegolf Amerika Brett Munson (70), pegolf Singapura Jesse Yap (70), dan pegolf Malaysia Ervin Chang (71).

Posisi teratas kini menjadi milik Denwit Boriboonsub asal Thailand dan Galven Green asal Malaysia. Keduanya sama-sama menuntaskan putaran keduanya dengan skor 63 berkat torehan sembilan birdie tanpa bogey sehingga kini memiliki skor total 10-under 134, unggul satu stroke atas pegolf Thailand lain yang telah menjuarai dua ajang Asian Development Tour pada musim ini, Suteepat Prateeptienchai.

Selain Jonathan dan Andrew, sapaan Joshua Andrew Wirawaan, lima pegolf Indonesia lainnya berhasil lolos cut. Mereka adalah Peter Gunawan (70-74), Benita Yuniarto Kasiadi (69-75), Naraajie Emerald Ramadhan Putra (77-67), Syukrizal (73-72), dan George Gandranata (74-72).