Riki Kawamoto mengangkat trofi keduanya dalam lima pekan usai memenangkan Vantelin Tokai Classic.
Riki Kawamoto merayakan kemenangan keduanya dalam lima pekan setelah menorehkan birdie di hole terakhir putaran final ajang Vantelin Tokai Classic. Pegolf berusia 22 tahun ini berhasil menyalip pimpinan klasemen hari ketiga, Yuto Katsuragawa, dengan torehan 13-under 271.
Kawamoto hanya membukukan skor 2-under 69 di Miyoshi Country Club untuk meraih keunggulan satu stroke atas rekan senegaranya itu. Pegolf yang menjuarai Sansan KBC Augusta pada akhir Agustus lalu ini berhasil memanfaatkan performa buruk yang ditampilkan Katsuragawa, yang sebenarnya memulai putaran final dengan keunggulan empat stroke atas Kawamoto.
Katsuragawa sebenarnya mengawali permainan hari terakhir ini dengan cukup baik. Ia sempat meraih birdie di hole 2, namun justru membuang empat stroke di hole 6, 7, dan 8. Kawamoto, yang menorehkan dua birdie dan satu bogey, jelas mendapatkan momentum yang ia butuhkan untuk memperbesar peluangnya.
Sembilan hole terakhir terbukti menjadi medan persaingan ketat di antara keduanya. Persis ketika ia memegang keunggulan dua stroke atas Katsuragawa berkat eagle di hole 15, Kawamoto justru mendapat dua bogey berturut-turut di hole 16 dan 17. Akibatnya, hole 18 menjadi kunci terakhir untuk mengakhiri turnamen ini.
Sama-sama mendapatkan peluang birdie, justru Kawamotolah yang akhirnya meraih kemenangan berkat birdie yang ia raih, terutama setelah Katsuragawa gagal mendapat birdie, yang berpeluang memaksa turnamen berlanjut ke babak play-off.
”Sekarang setelah menang dua kali, saya akan membawa rasa percaya diri ini untuk meraih lebih banyak kemenangan.” — Riki Kawamoto.
Kemenangan Kawamoto ini menempatkannya sebagai pegolf keempat yang meraih dua atau lebih kemenangan pada tahun 2022 ini. Sebelumnya, Kazuki Higa (3 gelar), Shugo Imahira, dan Yuki Inamori telah memenangkan dua gelar atau lebih pada musim ini.
”Saya tidak mengira bisa meraih kemenangan kedua secepat ini. Saya sangat senang,” tutur Kawamoto, yang beralih profesional tahun 2021 lalu. ”Dikelilingi banyak penonton hari ini, tepukan tangan dan sorakan dari mereka memberi kekuatan buat saya.
”Sekarang setelah menang dua kali, saya akan membawa rasa percaya diri ini untuk meraih lebih banyak kemenangan. Saya berharap bisa menuntaskan musim ini dengan tiga atau empat gelar.”
Sementara itu, Adam Bland dari Australia menjadi satu-satunya pegolf internasional yang berhasil masuk sepuluh besar. Pegolf berusia 42 tahun ini mencatatkan empat birdie dan dua bogey untuk finis dengan skor total 5-under 279.
Pegolf Australia lainnya, Anthony Quayle, akhirnya harus mengakhiri ajang Vantelin Tokai Classic ini dengan berada di posisi T13 setelah hanya bisa bermain dengan skor 73. Sedangkan mantan juara Indonesia Open asal Selandia Baru Michael Hendry (72) finis di peringkat T17.
Juara tahun lalu asal Amerika Chan Kim (74), Brad Kennedy (72) dari Australia, dan pegolf Amerika lainnya Todd Baek (72) melengkapi enam wakil internasional yang finis di jajaran 20 besar.


