Riki Kawamoto kembali sendirian menguasai klasemen sementara Richard Mille Charity Tournament setelah bermain dengan skor 4-under 68.

Setelah berbagi puncak klasemen bersama Ryunosuke Furukawa pada putaran kedua, Riki Kawamoto kini sendirian berada di posisi teratas Richard Mille Charity Tournament setelah membukukan skor 68. Permainannya pada hari ini membuatnya kini mengumpulkan 19-under 197, satu stroke lebih baik daripada Furukawa yang bermain satu stroke lebih banyak.

Furukawa menuntaskan putaran kedua tadi dengan skor 69 dan kini menduduki peringkat kedua. Adapun Taiga Semikawa melejit ke jajaran atas setelah menorehkan skor 63 dan berbagi tempat ketiga dengan Taiko Nishiyama (67) dan Tomoyo Ikemura (69).

Sepanjang musim ini Kawamoto sudah dua kali finis di sepuluh besar dalam sepuluh turnamen terakhirnya di panggung Japan Golf Tour Organization (JGTO). Kini ia berniat mengakhiri puasa gelar selama tiga tahun setelah terakhir menjuarai Vantelin Tokai Classic 2022.

Pegolf berusia 25 tahun ini melejit ke puncak klasemen setelah dalam empat hole pertamanya ia sukses menciptakan tiga birdie. Satu-satunya bogey ia raih di hole 9, namun ia sukses menambah dua birdie lagi dari hole 13 dan 18.

”Semua orang akan berburu dengan sebaik mungkin. Mereka melakukan banyak pukulan yang solid dan memasukkan banyak putt.”

”Saya mendapatkan spot yang bagus untuk memasukkan putt—jalurnya sangat lurus. Pukulan saya lurus ke tengah, dan langsung masuk. Saya kira birdie (di hole 18) itu bisa membawa momentum yang bagus untuk besok,” ujar Kawamoto.

Meski berpeluang untuk meraih kemenangan tanpa sekalipun melepas posisi teratas, Kawamoto mengaku kalau perjuangannya masih jauh dari selesai.

”Semua orang akan berburu dengan sebaik mungkin. Mereka melakukan banyak pukulan yang solid dan memasukkan banyak putt. Saya memang melakukan hal yang sama, kalau tidak saya takkan berada di posisi ini,” sambungnya.

”Hanya saja, agar bisa tetap berada di depan, butuh sesuatu yang benar-benar istimewa, mungkin seperti memasukkan satu atau dua putt dari jarak jauh. Pemain yang bisa melakukan satu pukulan bagus begitu punya peluang untuk menang.”

Pegolf Singapura Nicklaus Chiam kini menjadi wakil internasional terbaik. Sempat membukukan skor 70 dan 67 dalam dua putaran pertamanya, Chiam menorehkan skor terendahnya di Noto Country Club dengan kombinasi enam birdie, sebuah eagle, dan dua bogey untuk menduduki peringkat T11 dengan skor total 13-under 203.

Pegolf Zimbabwe Scott Vincent terpaut satu stroke di belakang Chiam, bersama sembilan pegolf Jepang lainnya.