Brad Kennedy menandai kembalinya ia ke kompetisi JGTO dengan menjadi salah satu pimpinan klasemen Japan PGA Championship.
Tampil dalam kondisi bugar, Brad Kennedy membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pegolf yang mampu bersaing. Pegolf Australia ini mengawali ajang Japan PGA Championship hari ini dengan mencatatkan skor 4-under 68, yang sekaligus menempatkannya menjadi salah satu pegolf yang menempati puncak klasemen sementara.
Empat pemain lainnya yang menempati posisi teratas ialah juara edisi 2019 Ryo Ishikawa, Kensei Hirata, Tomoyo Ikemura, dan pegolf Korea Hwang Junggon. Mereka unggul satu stroke dari lima pemain lain yang berbagi peringkat enam.
Kennedy, yang kini berusia 49 tahun, terkenal bekat konsistensinya di sirkuit Japan Golf Tour Organization (JGTO). Namun, musim ini ia baru bisa mengikuti lima turnamen di Jepang, setelah sempat mengalami cedera lutut yang ia dapatkan saat mengikuti ajang BMW Japan Golf Tour Championship Mori Building Cup awal Juni lalu.
Sebelumnya, pemegang tiga gelar JGTO ini juga, di luar dugaan, kesulitan untuk bersaing. Prestasi terbaiknya musim ini ialah ketika ia finis T12 pada ajang Kansai Open.
Meski demikian, melihat penampilannya pada hari pertama di Eniwa Country Club hari ini, Kennedy terlihat telah mendapatkan kembali penampila terbaiknya untuk menebus sejumlah absen pada turnamen-turnamen sebelumnya.
”Saya terpaksa mundur pada hari kedua saat ajang JGT Championship lantaran sakit di lutut kanan. Setelah itu saya mesti menjalani rehabilitasi selama enam pekan,” jelas Kennedy, yang tadi mencatatkan enam birdie dan dua bogey.
”Golf adalah kompetisi yang terdiri dari empat putaran, jadi besok akan menjadi hari yang sepenuhnya baru.” — Ryo Ishikawa.
”Selama periode itu, saya tidak banyak bermain golf dan berfokus lebih ke latihan kebugaran. Setelah jeda selama beberapa saat, rasanya saya kembali segar dan permainan golf saya juga terasa sangat baik.
”Saya tak sabar untuk mengumpulkan skor-skor bagus sepanjang pekan ini.”
Kennedy jelas akan berusaha untuk memenangkan ajang Japan PGA Championship ini setelah sempat finis di tempat kedua pada tahun 2017 ketika ajang ini dimainkan di Kanehide Kise Country Club di Okinara.
Sementara itu, Ishikawa menegaskan niatannya untuk kembali memenangkan turnamen yang ia menangkan empat tahun silam setelah bermain tanpa bogey dan menorehkan empat birdie.
”Saya pikir saya mencatatkan skor sebagus yang saya bisa. Ada beberapa pukulan yang meleset dan membuat saya mesti memukul dari rough yang tebal, jadi saya tidak bakal kaget seandainya skor saya buruk,” ujar pemegang 18 gelar JGTO ini.
”Golf adalah kompetisi yang terdiri dari empat putaran, jadi besok akan menjadi hari yang sepenuhnya baru. Besok saya ingin bisa melakukan apa yang tidak bisa saya lakukan hari ini. Masih ada 24 jam sampai besok, jadi saya pikir besok akan cukup menantang.”


