Benita Kasiadi menampilkan permainan solid pada putaran pertama OB Golf Invitational presented by Jababeka & Co.
Benita Kasiadi memanfaatkan keunggulannya sebagai pemain tuan rumah, yang menjadikan Jababeka Golf and Country Club sebagai home base-nya. Putra pegolf legendaris Kasiadi ini mencatatkan permainan solid dan memimpin para pegolf Indonesia pada ajang OB Golf Invitational presented by Jababeka & Co, yang pekan ini memperebutkan total hadiah sebesar US$70.000 atau Rp1,039 milyar ini.
Bermain dari hole 10, Benita berhasil menorehkan tiga birdie, yang ia ciptakan di hole 12, 17, dan 18. Langkahnya sempat terhambat lantaran bogey di hole 1 par 4. Meski harus kembali bersabar untuk menambah koleksi birdie-nya, selama tiga hole berikutnya ia berhasil menghindari membuang banyak pukulan, sampai akhirnya mencatatkan birdie keempatnya di hole 5 dan birdie kelima di hole 7.
Sayangnya, bogey di hole 8 membuat Benita harus puas mencatatkan skor 3-under 67. Meski demikian, catatan skornya ini membuatnya menempati peringkat ke-10, bersama tujuh pegolf lainnya.
Dua pegolf muda Indonesia, Jonathan Wijono dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra, yang masing-masing memulai rangkaian ajang Asian Development Tour di Indonesia dengan menempati peringkat 2 dan peringkat pertama pada OB Golf Invitational bulan Juni 2022 lalu, ikut mengangkat nama Indonesia dengan torehan skor 2-under 68.

Jonathan menorehkan empat birdie dengan doule bogey ia bukukan di hole 9. Adapun Naraajie menorehkan dua birdie dengan satu eagle di hole 7 par 5, namun menuai dua bogey.
Sementara itu, catatan terbaik berikutnya diraih oleh Kevin Caesario Akbar. Pegolf yang juga mengusung nama Ciputra Golfpreneur Foundation ini melanjutkan tren positif yang ia torehkan dalam beberapa bulan terakhir dengan membukukan dua birdie dan dua bogey.
Catatan even par 70 juga dibukukan Rizchy Subakti setelah mendapat satu birdie dan satu bogey.
Adapun Almay Rayhan Yagutah, yang memulai debutnya sebagai pegolf profesional pada pekan ini berhasil bangkit dari permainan 4-over yang ia raih dalam empat hole pertamanya. Setelah mengawali permainan dengan double bogey di hole 1, ia masih mendapat double bogey lagi di hole 4.
Akan tetapi, kematangannya ia tunjukkan dengan mencatatkan tiga birdie, yaitu di hole 6, 9, dan 14. Skor 1-over 71 inipun menempatkan Almay di peringkat T37, yang di antaranya juga dihuni oleh Elki Kow, yang tadi mendapat empat birdie, dua bogey dan satu triple bogey di hole 3 par 4.

Permainan nyaris sempurna justru dibukukan oleh peraih medali emas SEA Games, Ervin Chang. Pemuda asal Malaysia ini menjadi satu dari hanya enam pemain yang berhasil bermain tanpa bogey. Perbedaannya, ia menciptakan 8 birdie. Juara BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2022 Suteepat Prateeptienchai asal Thailand menjadi pesaing terdekatnya setelah menuai enam birdie tanpa bogey.
Pemain lain yang berhasil bermain tanpa bogey ialah pegolf Australia Kade McBride, pegolf China Chen Guxin yang memimpin Order of Merit Asian Development Tour saat ini, pegolf Thailand Varanyu Rattanaphiboonkij—ketiganya sama-sama mencatatkan skor 65, dan Nirun Sae-Ueng asal Thailand yang menorehkan skor 66.
”Butuh beberapa turnamen supaya bisa membiasakan diri dan belajar bagaimana mengatasi tekanan dalam dua putaran pertama. Namun, dalam beberapa turnamen terakhir, saya tidak mendapatkan start yang sempurna, tapi selalu bermain even par, atau 1-under, yang menunjukkan sedikit peningkatan,” ujar Chang.
”Hari ini saya merasa lebih nyaman dengan cara saya melakukan swing dan bagaimana lapangan ini disiapkan buat saya. Saya bisa memperbaiki sejumlah kesalahan dan sangat senang dengan performa saya.”


