Brad Kennedy mempertahankan posisinya di jajaran atas ajang Japan PGA Championship.

Pegolf Australia Brad Kennedy harus mengalami putaran kedua yang naik-turun. Sebuah eagle, tiga birdie, dan empat bogey menghias kartu skornya sehingga hanya bisa mencatatkan skor 1-under 71 di Eniwa Country Club. Meski demikian, ia masih bertahan di jajaran atas dengan skor total 5-uder 139. Bersama pegolf Korea Hwang Junggon, Kennedy kini terpaut dua stroke dari pimpinan klasemen Kensei Hirata (69).

Hirata memastikan memuncaki klasemen sementara berkat tiga birdie di empat hole terakhirnya. Setelah meraih gelar Japan Golf Tour Organization (JGTO) pertamanya pada ajang Mizuno Open bulan Mei 2023 lalu, kini ia berpeluang meraih kemenangan kedua pada musim ini.

Hwang, yang telah empat kali menjuarai ajang JGTO, juga membukukan skor yang sama dengan yang diraih Kennedy sehingga berbagi tempat kedua dengan pegolf Australia tersebuty. Ia sempat finis di tempat kedua pada turnamen ini, ketika harus mengakui kemenangan Ryo Ishikawa lewat partai play-off pada edisi 2019 lalu.

Sementara itu, pegolf Amerika Todd Baek dan Justin De Los Santos dari Filipina menjadi dua wakil internasional lain yang berada di jajaran atas. Baek kembali menorehkan skor 70 untuk berada di posisi T4 dengan skor total 140. Ia unggul satu stroke di depan De Los Santos, yang mencatatkan skor terendah pada hari kedua dengan 5-under 67.

”Saya berusaha untuk tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting ….” — Kensei Hirata.

Menyusul kondisinya yang lebih bugar setelah mengalami cedera, Kennedy menegaskan niatnya untuk terus mengejar gelar JGTO keempatnya setelah terakhir menjuarai ajang Sega Sammy Cup tahun 2018.

”Target utama saya ialah kembali menang,” tegas Kennedy. ”Saya hanya ingin terus bersaing, terus berjuang, dan bermain semaksimal mungkin. Saya sudah bermain di sirkuit ini selama 13 tahun, dan kalau bisa bermain lima tahun lagi, tentu saya ingin melakukannya. Saya hanya ingin terus fokus dan benar memahami apa yang saya inginkan, dan berusaha meraihnya.”

Sementara itu, meski berada di posisi teratas, Hirata tidak ingin berpikir terlalu jauh, meskipun kemenangan pada turnamen papan atas ini akan turut menjamin keanggotaan JGTO hingga lima tahun ke depan.

”Saya berusaha untuk tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting karena tidak ada gunanya, saya hanya akan menjadi gugup,” tegasnya.