Kevin Caesario Akbar berhasil mewujudkan kemenangan impiannya di Damai Indah Golf BSD Course dengan menjuarai Ciputra Golfpreneur Tournament 2026.

Sorakan para pendukung memeriahkan green di hole 18 di Damai Indah Golf BSD Course tatkala Kevin Caesario Akbar menciptakan birdie di hole ke-72 pada putaran final Ciputra Golfpreneur Tournament 2026. Birdie tersebut membuatnya menyamai catatan skor pegolf asal Inggris Matt Killen ketika menjuarai ajang ini setahun sebelumnya, 25-under 283.

Meski begitu, ketegangan masih terpancar di wajahnya sesudah memverifikasi skornya. ”Turnamen ini masih jauh dari selesai,” ujarnya

Finlay Mason tampil sebagai satu-satunya peserta yang berpotensi untuk menyamai raihan skornya. Birdie di hole 17 membuat pegolf Inggris itu membutuhkan eagle di hole terakhir. Dan dengan tiga pegolf berhasil menciptakan eagle di hole 18 par 5 itu, peluang mewujudkan skor tersebut jelas sangat terbuka.

Celakanya, pukulan keduanya justru masuk ke air, yang praktis memupus harapan Finlay, sekaligus memastikan Kevin mewujudkan kemenangan impiannya untuk menjuarai turnamen yang diselenggarakan oleh yayasan yang sejak 2019 menaunginya, Ciputra Golfpreneur Foundation.

”Saya sama sekali tidak terpikir akan menang hari ini, jadi saya bermain seperti biasa,” ujar Kevin.

 

Kevin Caesario Akbar (2), Round 4 CGT 2026.
Birdie di hole ke-72 memastikan Kevin Caesario Akbar menjadi pegolf Indonesia pertama yang menjuarai Ciputra Golfpreneur Tournament. Foto: Yongki Hermawan.

 

Setelah berusaha membangun momentum dengan bermain even par di empat hole pertamanya, Kevin menciptakan birdie pertama lewat hole 4, 6, dan 7, sebelum akhirnya menciptakan eagle di hole 8 par 3.

”Posisi bola di sana bagus, cuma saya agak sedikit ragu sehingga sempat mengganti stik di sana. Awalnya saya ingin membuat bola bergulir, tapi khawatir bola malah bisa bergulir melewati green. Tapi ternyata setelah saya ingat, green di situ cukup menggigit bola dan tidak terlalu licin, jadi akhirnya saya membuat bola bergulir, dan bola jatuh di posisi yang sempurna di tempat yang saya targetkan, dan ternyata bolanya berhasil masuk,” jelas Kevin.

Setelah eagle itu ia memainkan lima hole selanjutnya dengan menciptakan empat birdie.

Momentumnya sempat tertahan di hole 14 par 3 setelah pukulan tee-nya meleset dari green dan jatuh ke bunker, yang memaksanya untuk melakukan dua putt untuk bogey. Namun, pegolf berusia 28 tahun ini tak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

”Ketika tiba di hole terakhir, sebelum melakukan pukulan ketiga dan melihat papan klasemen, saya mulai berpikir kalau ada peluang menang. Tapi saya memerlukan birdie di hole terakhir, dan alhmadulilah dapat birdie dengan putting dari jauh, jadi lumayan deg-degan,” sambung Kevin, yang memastikan kemenangan dua stroke atas pegolf Singapura James Leow (62) dan pimpinan Order of Merit Asian Development Tour asal Malaysia Khavish Varadan (65).

 

Khavish Varadan, Round 4 CGT 2026.
Pimpinan Order of Merit Asian Development Tour Khavish Varadan memperkukuh posisinya usai finis T2 pada Ciputra Golfpreneur Tournament 2026. Foto: Yongki Hermawan.

 

Selain kemenangan terbesar dalam kariernya ini, Kevin juga berhasil dua kali memecahkan rekor skor terendahnya selama mengikuti Ciputra Golfpreneur Tournament. Skor 8-under 64 yang ia torehkan pada hari pertama membuatnya bermain dua stroke lebih baik daripada skor 66 yang sebelumnya ia ciptakan pada putaran pertama edisi 2022 dan putaran kedua edisi 2025. Dan pada putaran final ia menciptakan delapan birdie dengan sebuah eagle dan sebuah bogey untuk skor 63 pertamanya di Damai Indah Golf BSD Course.

”Setelah bermain dengan skor 64 pada hari pertama, saya sadar kalau sebelumnya saya belum pernah bermain dengan skor 64 di BSD Course ini sehingga skor tersebut menjadi rekor pribadi saya, lalu hari ini bisa membukukan skor 63 rasanya luar biasa,” tutur Kevin lagi. ”Kalau mengingat permainan tiap hole rasanya sulit dipercaya karena banyak putting jarak jauh yang masuk, lalu bisa chip-in eagle, jadi bersyukur sih.”

Sementara itu, Kenneth Henson Sutianto akhirnya tampil sebagai pegolf amatir terbaik setelah memperbaiki permainannya. Setelah bermain even par di sembilan hole pertama, yang ia mulai dari hole 19, Kenneth berhasil menambah dua birdie lagi untuk skor 2-under 70 dan akhirnya finis di posisi T56 dengan skor total 1-under 287 untuk finis di posisi T56.

”Hasil pada turnamen ini cukup memuaskan buat saya. Target awal saya pertama-tama memang lolos cut dulu. Pada putaran pertama dan putaran kedua saya bermain cukup bagus sehingga bisa bermain 6-under setelah dua hari. Namun, pada hari ketiga ada beberapa kesalahan yang saya lakukan dan setelah itu saya sempat memperbaiki permainan sehingga hari ini bisa bangkit dan bermain lebih baik lagi,” ujar Kenneth, yang akan menjadi bagian dari Tim Indonesia yang berangkat untuk mengikuti Southeast Asian Amateur Golf Team Championships di Hong Kong pada 15-18 September mendatang.

Wakil Indonesia lainnya, Syukrizal juga berhasil memperbaiki permainan dan membukukan skor 2-under 70 untuk finis sendirian di posisi ke-51 dengan skor total 5-under 283. Adapun Rory Hie (74) berbagi tempat dengan Kenneth, sedangkan Muhammad Raflisyah Sati harus berada di peringkat 60 dengan skor total 294.

 

Krisna Iskandar dan Kenneth Henson Sutianto, Round 4 CGT 2026.
Kenneth Henson Sutianto berpose bersama Krisna Iskandar, kedi dan pelatihnya, seusai memastikan status amatir terbaik pada Ciputra Golfpreneur Tournament dengan finis di posisi T56. Foto: Ciputra Golfpreneur Foundation.

 

20 besar Ciputra Golfpreneur Tournament 2026
263 – Kevin Caesario Akbar (INA) 64-70-66-63
265 – James Leow (SGP) 72-65-66-62, Khavish Varadan (MAS) 71-65-64-65
266 – Matt Killen (ENG) 64-66-69-67, Nathan Han (USA) 71-61-66-68
267 – Kim Jaeil (KOR) 7264-68-63
268 – Finlay Mason (ENG)  65-68-66-69
269 – Henry Lee (CAN) 65-69-66-69, Xu Andi (CHN) 70-67-63-69
270 – Khalin Joshi (IND) 66-68-69-67, Runchanapong Youprayong (THA) 70-64-67-69, Berry Henson (USA) 67-69-63-71
272 – Gabriele De Barba (ITA) 69-67-68-68, Tim Nielsen (USA) 68-65-70-69, Tanapat Pichaikool (THA) 66-64-71-71
273 – Nicklaus Chiam (SGP) 700-68-69-66, Michele Orlotani (ITA) 72-70-63-68, Pukhraj Singh Gill (IND) 70-66-68-69