Kim Gyubeen berhasil menggeser posisi Jennifer Quinn Effendi dari posisi teratas klasemen keseluruhan kelompok putri Pondok Indah International Junior Golf Championship.
Birdie di hole terakhir memastikan Kim Gyubeen melangkah ke putaran final Pondok Indah International Junior Golf Championship dengan modal yang cukup besar. Skor 1-over 73 miliknya tak hanya membuatnya menggeser Jennifer Quinn Effendi (79) dari puncak klasemen keseluruhan kelompok putri, tapi juga memberinya keunggulan empat stroke atas pegolf tuan rumah tersebut dan pegolf Malaysia Amberly Zaira Binti Zamri (77).
Meskipun membutuhkan 38 pukulan di sembilan hole pertamanya, yang diwarnai oleh bogey di hole 5 dan 6, Kim akhirnya berhasil menciptakan birdie pertamanya dari hole 10. Sayangnya, momentum tersebut justru terhambat oleh bogey di hole 12 dan double bogey di hole 13. Sampai akhirnya ia menciptakan satu-satunya eagle yang tercipta di kelompok putri hingga dua putaran pertama ini dan memastikan keunggulan empat stroke lewat birdie di hole terakhirnya.
Kualitas pukulan yang makin baik ikut berkontribusi bagi penampilannya kali ini. Setelah kerap mengalami kesulitan saat melakukan pukulan tee pada putaran pertama, Kim kini mengaku makin merasa nyaman sampai akhirnya mulai mendapatkan kembali kualitas pukulan yang biasa ia miliki.
”Pukulan saya terasa lebih solid sehingga lebih bisa mengamankan posisi bola. Selain itu, saya bisa mengeksekusi pukulan kedua dengan lebih baik. Mungkin saya lebih banyak beruntung hari ini sehingga bisa main lebih bagus,” ujarnya.
”Kemarin saya memang kesulitan melakukan pukulan tee, tapi seiring berjalannya pertandingan ini saya makin terbiasa melakukan pukulan di lapangan ini sehingga pukulan yang biasa menjadi kekuatan saya bisa kembali. Selain itu, kemarin saya juga mengalami kesulitan di atas green. Hari ini rasanya saya lebih percaya diri dan putting saya banyak yang masuk.”

Meningkatnya rasa percaya dirinya ikut membuatnya bertekad untuk mencatatkan skor yang lebih rendah lagi pada putaran final.
”Terlepas dari apakah saya akan menang atau tidak, dan apakah skornya berbeda jauh atau tidak dengan pemain lain, saya berniat untuk main agresif besok. Kalau hari ini saya terkadang main aman, terkadang main agresif, besok saya mau benar-benar main agresif dan mencatatkan skor yang lebih rendah lagi besok,” tegasnya.
Jika ia bisa mempertahankan keunggulan hingga hole terakhir besok, Kim akan menjadi pegolf Korea kedua setelah rekan senegaranya, Lee Sieun, yang menjuarai ajang ini tahun lalu.
Lee sendiri memperlihatkan semangat juang yang mengagumkan. Setelah bermain 9-over pada putaran pertama, hari ini ia mengemas tiga birdie dengan satu bogey dan satu double bogey untuk memperbaiki posisinya ke peringkat keempat, lima stroke di belakang Kim.
Sementara itu, meskipun posisinya tergeser dari puncak klasemen, Jennifer Quinn Effendi jelas masih memiliki peluang untuk mencatatkan prestasi terbaiknya pada ajang ini. Sebelumnya, pegolf berusia 13 tahun ini telah menjuarai Divisi C pada edisi 2024 lalu.

Permainannya hari ini memang tidak lebih baik, mengingat ia melakukan terlalu banyak pukulan sejak hole pertama. Dua penalti yang terpaksa ia dapatkan di hole 1 membuatnya harus mengawali permainannya dengan skor triple bogey. Langkahnya kian berat setelah mendapat double bogey di hole 2 dan bogey di hole berikutnya. Meskipun kemudian mendapatkan birdie dari hole 6 dan 8, ia harus mencatatkan bogey lagi untuk bermain 5-over di sembilan hole pertamanya. Sementara dengan tambahan dua birdie, satu bogey, dan triple bogey di hole terakhir, ia pun terpaksa merelakan posisi teratas.
”Rasanya kurang puas sih dengan permainan hari ini. Memang hari ini saya bisa mendapat banyak birdie, tapi juga beberapa kali mendapat double bogey dan triple bogey,” jelasnya.
”Di hole 1 saya menggunakan driver, tapi ternyata pukulan saya melewati fairway dan berhenti di flower bed sehingga terpaksa penalti. Dari situ saya juga sempat bingung karena pukulan saya tertutup pohon. Begitu memukul, bola saya malah topping sehingga akhirnya masuk ke air di sisi kanan green.
”Saya ingin memperbaiki putter dan long game saya agar bisa main lebih bagus lagi besok.”
Amberly, yang kemarin berbagi tempat kedua dengan Kim, juga masih berpeluang menciptakan kejutan. Pegolf Malaysia ini berbagi tempat kedua dengan Jennifer.


