Kim Siwoo mempertahankan peluangnya dalam perburuan gelar Rocket Mortgage Classic dengan torehan skor 68 pada putaran kedua.
Dalam misinya meraih gelar PGA TOUR keempat dalam kariernya, pegolf Korea Kim Siwoo kembali bermain solid. Skor 4-under 68 pada putaran kedua Rocket Mortgage Classic pada hari Jumat (29/7) kemarin menempatkannya di peringkat T7, enam stroke di belakang pimpinan klasemen Taylor Pendrith.
Pegolf berusia 27 tahun ini menampilkan permainai iron yang mengesankan ketika memenuhi 13 dari 18 green in regulation pada hari kedua di Detroit Golf Club. Ia memulai putaran kedua tersebut dengan meyakinkan, lewat birdie di hole 3, 4, dan 7. Dua birdie di hole 4 dan 7 itu ia raih setelah menyisakan jarak tak sampai semeter.
Ketika memasuki sembilan hole keduanya, Kim memasukkan putt lagi dari jarak 8,7 meter di hole 11 par 3. Sayangnya, di hole 14 par 5, ia harus mendapat bogey lantaran bolanya masuk air. Akan tetapi Juara PLAYERS Championship 2017 ini bangkit dengan birdie di hole 17 setelah pukulan approach-nya berhenti 1,5 meter dari lubang.
”Putter saya sangat membantu untuk mendapatkan skor rendah hari ini. Di sembilan hole terakhir, pukulan saya agak terlalu keras, tapi saya masih berhasil melakukan penyelamatan yang bagus untuk mempertahankan skor saya dan mengakhiri dengan putaran yang solid,” ujar Kim, yang meraih gelar PGA TOUR ketiganya lewat ajang The American Express 2021.
”Kalau terus main bagus seperti ini dalam beberapa pekan ke depan, saya punya peluang untuk masuk tim Presidents Cup.” — Kim Siwoo.
Bisa dibilang Kim saat ini melakukan dua perburuan berbeda di satu panggung yang sama. Selain mengincar gelar keempat, ia juga tengah mengejar posisi sebagai anggota Tim Internasional Presidents Cup, yang akan digelar di Quail Hollow, bulan September 2022 mendatang. Ia sendiri sempat tampil pada edisi 2017, yang kala itu dimainkan di Liberty National.
”Kalau terus main bagus seperti ini dalam beberapa pekan ke depan, saya punya peluang untuk masuk tim Presidents Cup. Saya berharap target ini bisa tercapai,” tutur Kim, yang dalam dua putaran menorehkan skor total 9-under 135. ”Saya sudah main solid dalam putaran pertama dan kedua di sini, jadi saya tidak akan mencoba sesuatu yang berbeda. Saya akan mempertahankan momentum ini dan mengikuti rencana permainan saya, dan saya pikir hal itu akan memberikan hasil yang bagus pada akhir pekan ini.”
Pimpinan klasemen pada akhir putaran kedua, Taylor Pendrith, kini mengincar gelar PGA TOUR pertamanya. Lima birdie di tujuh hole pertama membantunya mencatatkan skor 65, yang sekaligus melambungkan dirinya ke puncak klasemen. Skor total 15-under 129 yang ia kumpulkan memberinya keunggulan atas Tony Finau (66), yang sempat menjadi salah satu pimpinan klasemen hari pertama dan yang pekan lalu menjuarai 3M Open.
Pegolf Korea lainnya, Kang Sung, yang tak kunjung lolos cut dalam tujuh dari delapan turnamen terakhirnya, kini berada di posisi T26 dengan skor total 138 setelah untuk kedua kalinya secara berturut-turut menorehkan skor 69. Saat ini ia berbagi posisi dengan dua pegolf Thailand, Kiradech Aphibarnrat dan K.K. Limbhasut.
Kiradech, yang kini berjuang untuk mempertahankan kartu PGA TOUR-nya harus berjuang untuk bermain even par 71 sehingga posisinya anjlok dari T8 ke T26. Sebaliknya dengan Limbhasut yang memperbaiki posisinya hingga 27 spot setelah bermain dengan skor 68.

Bagi Limbhasut, keberhasilannya melangkah ke akhir pekan kali ini jelas menjadi momen yang akan terus ia ingat. Rocket Mortgage Classic ini merupakan turnamen PGA TOUR kedua yang ia ikuti. Dalam debutnya tahun 2020 lewat ajang Farmers Insurance Open, ia gagal lolos cut.
”Saya pikir saya belajar banyak dari turnamen saya sebelumnya pada Farmers (Insurance Open). Waktu itu, begitu bisa lolos kualifikasi hari Senin, saya merasa sudah mencapai sesuatu, seolah-olah itulah targetnya” tutur Limbhasut, yang statusnya kini bermain pada Korn Ferry Tour.
”Saya hanya berusaha fokus pada proses saya, dengan melakukan pukulan demi pukulan, berusaha melakukan pukulan yang saya lihat dan pikirkan, dan kemudian saya akan membiarkan hasilnya bekerja. Saya tidak ingin mematok target ingin finis di tiga besar, lima besar, atau sepuluh besar … saya hanya berusaha untuk fokus pada diri sendiri dan itulah yang bisa saya lakukan.”
Sementara itu, bintang Korea lainnya, Kim Joohyung, yang baru saja menerima status Anggota Spesial Temporer PGA TOUR, harus bermain dengan skro 1-pver 72. Posisinya pun harus turun ke peringkat T59. Meski melangkah ke putaran akhir pekan, ia membutuhkan hasil yang solid untuk mewujudkan kartu PGA TOUR yang ia impikan. Terutama mengingat musimn reguler PGA TOUR hanya tersisa satu turnamen lagi setelah Rocket Mortgage Classic.


