Kim Siwoo membawa kenangan indahnya ke TPC Sawgrass menjelang THE PLAYERS Championship/
Lima tahun setelah kemenangan bersejarahnya pada THE PLAYERS Championship, Kim Siwoo merasakan deja vu saat kembali ke TPC Sawgrass.
Ia tampil sebagai juara termuda dalam turnamen flagship PGA TOUR tersebut tahun 2017 itu. Kala itu ia menaklukkan para pegolf elite dengan kemenangan tiga stroke dan merasa performanya saat ini akan bakal membantunya untuk kembali bersaing lagi pada ajang yang kali ini memperebutkan total hadiah senilai US$20 juta, atau sekitar Rp286 milyar ini.
Rekan senegaranya, Im Sungjae dan Lee Kyounghoon juga bakal berupaya untuk menjadi bagian dari jajaran juara THE PLAYERS, mengikuti jejak legenda Korea K.J. Choi yang meraih kemenangan tahun 2011 dan menjadi juara Asia pertama.
”Pada ajang Arnold Palmer Invitational pekan lalu, saya banyak melakukan up-and-down kerena setup lapangannya sangat sulit. Saya ingat banyak melakukan up-and-down juga saat menjuarai THE PLAYERS tahun 2017 itu, jadi saya pikir apa yang saya lakukan pekan lalu bisa banyak membantu saya di sini. Pekan lalu mengingatkan pada kemenangan saya di sini, jadi kalau bisa mempertahankan perasaan positif dan melanjutkan momentumnya, saya bisa bersaing. Saya sangat menyukai lapangan ini,” ujar Kim, yang musim ini telah sekali menembus sepuluh besar dan lima kali finis di 25 besar. Ia sendiri memasuki pekan ini di posisi 35 pada klasemen FedExCup.
Im, yang menjadi pegolf Korea dengan peringkat dunia tertinggi saat ini, No.24, berharap bisa menciptakan lebih banyak kenangan THE PLAYERS setelah ia mendapat hole-in-one di hole 13 dalam debutnya tahun 2019. Hari ini mengawali penampilan keempatnya pada ajang ini. Tahun lalu ia finis di posisi T14.
”THE PLAYERS adalah turnamen yang besar, seperti semua ajang Major,” ujar Im. ”Saya merasa sedikit berbeda ketimbang bermain pada ajang-ajang reguler. Atmosfernya berbeda dan sangat kompetitif karena diikuti para pegolf tertangguh, jadi tidaklah mudah untuk menjuarainya.”

Ia sangat sadar bahwa memainkan hole 17 par 3, green pulau di Stadium Course, akan menjadi kunci untuk menjadi penantang gelar juara pekan ini. Tahun lalu, rekan senegaranya, An Byeonghun harus membukukan angka 11 di kartu skornya setelah bolanya empat kali masuk air.
”Hole itu sangat sulit. Jaraknya sangat pendek, tapi banyak pemain yang malah memukul bolanya ke air tiap tahunnya. Saya pikir par sudah cukup bagus buat saya. Hole itu pendek, tapi sangat sulit,” ujarnya.
Sementara itu, Lee yang telah menjuarai AT&T Byron Nelson untuk gelar PGA TOUR pertamanya pada musim lalu, akan tampil untuk ketiga kalinya pada ajang THE PLAYERS. Sejumlah keberhasilan pegolf Korea belakangan ini bakal menjadi motivasi baginya. ”Semua pencapaian itu memberi saya inspirasi. Saya menyaksikan K.J. dan Siwoo menang di TV dan berharap bisa menang di sini juga dalam waktu dekat. Tiap ajang Tour terasa sama, tapi alasan mengapa THE PLAYERS disebut ajang Major kelima adalah karena ajang ini sangat berarti bagi semua kami. Turnamen ini berasa seperti Major. Tiap kali datang ke TPC Sawgrass, saya ingin bermain sebaik mungkin. Ini ajang yang besar dan sangat penting,” ujarnya.
Sepanjang musim ini Lee hanya gagal lolos cut sekali, namun ia masih merasa kecewa karena belum bisa tampil konsisten di jajaran atas. ”Saya sudah bermain bagus dan bisa lolos cut (beberapa kali). Sayangnya, saya tidak mendapat hasil terbaik setelah putaran final, yang jelas mengecewakan. Saya sudah belajar dari pengalaman-pengalaman itu dan berusaha untuk mengingatkan diri sendiri bahwa saya bisa mencapai hasil yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Istri dan putrinya juga ikut menemaninya ke TPC Sawgrass. Kehadiran keluarganya ini membuat Lee merasa gembira dan berharap mereka akan membantunya mengatasi pekan yang bakal penuh tekanan ini. ”Tiap kali mengikuti sebuah turnamen dengan keluarga, saya berasa seperti liburan, bukan perjalanan Tour. Saya datang bersama istri, putri, dan ibu mertua dan merasa kami melakukan perjalanan keluarga besar. Kami sangat berisik dan berantakan di kamar hotel, tapi semua itu membuat saya rileks dan merasa nyaman. Saya suka perubahan ini,” tandasnya.


