Kiradech Aphibarnrat membukukan skor terendahnya dalam nyaris dua tahun untuk menempati posisi T7 pada Palmetto Championship.

Kiradech Aphibarnrat jelas menikmati penampilannya pada putaran pertama Palmetto Championship di Congaree kemarin (10/6). Pegolf Thailand ini mulai menemukan kembali permainannya dengan membukukan skor 4-under 67, yang membawanya berada di posisi T7.

Bintang asal Thailand berusia 32 tahun ini menampilkan permainan putter yang tajam di lapangan ternama Congaree Golf Club tersebut. Meski mendapat dua bogey, ia berhasil menorehkan enam birdie. Inilah pertama kalinya ia membuka sebuah turnamen PGA TOUR dengan menempati sepuluh besar setelah Bermuda Championship bulan November 2020 lalu.

Skor 67 ini juga seakan memberikan titik cerah bagi Kiradech yang hanya tiga kali menembus putaran akhir pekan sepanjang musim ini. Ia sadar bahwa kartu PGA TOUR-nya kini mulai dipertaruhkan sehingga tak ada cara lain selain memperbaiki posisinya pada klasemen FedExCup—ia kini menempati peringkat 192. Kehadiran pelatih swing-nya, Mike Walker, pada pekan ini ikut membantu mantan pegolf No.1 Asia ini memukul ke 12 fairway dan 13 green in regulation. Performa putting-nya pada hari pertama ini juga menempatkannya di posisi keenam pada Strokes Gained: Putting.

Setelah mendapat dua birdie di dua hole pertamanya, ia meraih birdie dari jarak kurang dari 7 meter di hole 5 dan dua birdie lainnya dari jarak kurang dari 2 meter di hole 11 dan 16 untuk menuntaskan putaran pertama tiga stroke di belakang Wes Roach. Pegolf No.1 Dunia dan Juara FedExCup 2020 Dustin Johnson menjadi salah satu dari empat pegolf yang menghuni posisi kedua.

 

 

”Ini hari yang bagus, benar-benar awal yang baik dengan dua birdie pembuka itu dan bahkan yang lebih bagus lagi ialah saya bisa menampilkan permainan golf yang bagus lagi. Semuanya terasa berjalan dengan baik dan saya bisa mendapat beberapa birdie lagi,” ujar Kiradech, yang terakhir membukukan skor 67 pada ajang THE NORTHERN TRUST 2019.

Ia memang berharap bisa mempertahankan kartu PGA TOUR yang berhasil ia pegang sejak pertengahan 2019. Keberhasilan rekan senegaranya, Ariya Jutanugarn yang kembali meraih kemenangan setelah puasa gelar tiga tahun menjadi salah satu motivasi pendorong baginya. Kiradech juga sudah tiga tahun ini tidak meraih kemenangan. Dan ia yakin bisa segera mewujudkannya di panggung PGA TOUR.

”Ini lapangan yang cukup menantang dan fairway serta green-nya dalam kondisi prima. Saya harus berusaha melanjutkan hasil kali ini dan terus berlatih lebih keras lagi. Jika bisa melakukannya, saya bisa menciptakan lebih banyak kesempatan dan semoga pekan ini berjalan dengan baik buat saya,” tandasnya.

Pegolf Korea An Byeonghun kemarin juga membukukan skor yang sama dengan Kiradech setelah mencatatkan lima birdie dengan satu bogey. An, kini berperingkat 162 pada klasemen FedExCup, juga berharap bisa bangkit dan mencatatkan penampilan kelimanya secara berturut-turut pada FedExCup Playoff bulan Agustus mendatang.

Sementara itu, pegolf India Anirban Lahiri, pegolf Jepang Satoshi Kodaira, dan bintang asal China Taipei C.T. Pan menorehkan skor 69 dan sama-sama menempati posisi T31.