Kiradech Aphibarnrat sukses mengatasi tekanan putaran final Korn Ferry Tour Championship presented by United Leasing & Finance untuk kembali mendapatkan kartu PGA TOUR.
Tidak butuh waktu terlalu lama bagi Kiradech Aphibarnrat untuk mendapatkan kembali kartu PGA TOUR-nya. Setelah keanggotaannya harus hilang lantaran gagal finis di jajaran 125 besar pada peringkat FedExCup bulan lalu, ia akhirnya berhasil kembali ke sirkuit prestisius tersebut setelah mencatatkan 1-under 71 di Victoria National Golf Club. Hasil tersebut sudah cukup menempatkannya di peringkat 21 dari peringkat Korn Ferry Tour Finals The 25, dengan 25 pegolf teratas ini berhak menyandang keanggotaan PGA TOUR musim 2021-2022.
”Hari yang luar biasa, pekan yang luar biasa. Saya bermain dengan buruk dalam dua tahun terakhir lantaran cedera (lutut) dan situasi COVID-19, tapi rasanya dalam tiga bulan terakhir saya sudah menampilkan permainan golf yang solid dan layak untuk mendapatkan sesuatu. Hari ini (kemarin) sungguh berat, ada banyak tekanan dan saya hanya berusaha menikmati tiap menit yang sebenarnya sangat sulit,” tutur Kiradech yang terlihat lega. Ia finis T27 pada turnamen pamungkas Korn Ferry Tour tersebut.
Pemukul jauh asal Thailand ini mencatatkan lima birdie dengan empat bogey, termasuk di hole 15 dan 18, yang membuatnya harus finis dengan kurang meyakinkan. Pasalnya putaran final itu sangat menentukan apakah ia bakal mendapatkan kembali kartu PGA TOUR. ”Saya tahu kalau saya mesti bermain under untuk tetap berada di 25 besar. Lapangan ini tidak mudah, terutama di lima hole terakhirnya. Saya mesti tetap sabar dan fokus. Putter saya tidak terlalu jitu, mungkin karena ada banyak tekanan. Pukulan kedua saya di hole terakhir masuk air, tapi masih bisa melakukan dua putt untuk bogey di sana,” jelasnya.
Kini ia bersiap untuk menghadapi musim keempatnya pada Tour papan atas ini. Berbagai tantangan dan tekanan yang ia alami dalam beberapa pekan terakhir ini bakal menjadi modal yang sangat bagus baginya untuk berkompetisi.
”Sudah pasti hal ini akan membantu. Saya belum pernah bermain di bawah tekanan selama beberapa lama karena belum pernah berada di jajaran atas papan klasemen. Bagus juga bisa mendapat beberapa tekanan dan pastilah hal ini akan membantu saya ketika kembali ke PGA TOUR,” tegas pemegang empat gelar European Tour ini.
”Bagus juga bisa mendapat beberapa tekanan dan pastilah hal ini akan membantu saya ketika kembali ke PGA TOUR.”
”Saya paham kalau saya mesti mempertahankan skor dan berjibaku di sekitar green dengan lebih baik dan lebih sedikit membuat bogey. Saya bisa mendapat banyak birdie, tapi juga mendapat terlalu banyak bogey. Permainan saya tidak terlalu jauh dalam tiga bulan terakhir, pukulan saya sudah bagus.”
Kiradech menyebut kehadiran keluarganya untuk memberi dukungan moral dalam beberapa bulan terakhir ini menjadi sangat penting. Istri, ibu, dan saudara perempuannya terbang ke Amerika dan menemaninya ke tiga ajang Korn Ferry Tour Final. Kehadiran keluarganya ini membuatnya tak hanya bisa menikmati masakan Thai, tapi juga membuatnya merasa sangat nyaman. Itu sebabnya, Kiradech bisa lebih menikmati kehidupannya dalam beberapa bulan ini.
Joseph Bramlett keluar sebagai pemenang, yang menjadi gelar pertamanya. Bramlett berhasil meninggalkan para pesaingnya untuk kemudian menang empat stroke dengan skor total 20-under, sekaligus menjadi bagian dari 25 pegolf yang meraih kartu PGA TOUR musim 2021-2022.
Sebelumnya, Korn Ferry Tour juga telah memberikan 25 keanggotaan PGA TOUR yang pertama menyusul berakhirnya Pinnacle Bank Championship presented by Aetna bulan Agustus 2021 lalu. Sebanyak 25 pegolf teratas pada klasemen musim reguler Korn Ferry Tour akan meramaikan kompetisi PGA TOUR musim depan.
Sayangnya, keberhasilan Kiradech tidak dapat diikuti oleh duo Korea An Byeonghun dan Noh Seungyul. An harus puas finis di posisi T20 setelah mencatatkan skor 69. Sementara Noh finis di peringkat T71 setelah bermain dengan skor 68.

