Komisioner LPGA Mollie Marcoux Samaan memberi apresiasi kepada semua pihak yang memastikan HSBC Women’s World Championship berlangsung pada pekan ini.

Untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Komisioner LPGA, Mollie Marcoux Samaan menghadiri HSBC Women’s World Championship kemarin (4/3). Untuk pertama kalinya pula ia menjumpai media di kawasan ini sekaligus memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan ajang Major Asia yang memasuki edisi ke-14 ini.

”Sungguh luar biasa bisa berada di sini. Cara lapangannya dan sudah jelas HSBC dan para sponsor lainnya merangkul turnamen ini dan cara mereka merangkul para atlet kami sungguh luar biasa,” puji Samaan.

Peranan vital sponsor, seperti HSBC di tengah pandemi benar-benar sangat berarti. Secara mengejutkan dukungan finansial dari para sponsor itu pulalah yang membuat LPGA yang ia pimpin masih bisa menikmati berbagai hal positif, di tengah suasana pandemi yang masih serba membatasi. Salah satu hal utama yang ia sebutkan ialah bagaimana LPGA bisa meningkatkan hadiah uang bagi para pemainnya. Dan Samaan menyebut hal ini benar-benar menunjukkan peranan seluruh mitra, sponsor, media, serta lapangan-lapangan golf, dan berbagai vendor lain di industri golf secara keseluruhan.

”COVID telah menjadi tantangan yang luar biasa untuk semua organisasi, apalagi tiap organisasi olahraga. Saya sungguh takjub melihat bagaimana LPGA dan seluruh mitranya, baik para sponsor kami dan rekan-rekan media, dan lapangan-lapangan golf tempat kami bertanding, dan para vendor kami, dan industri secara keseluruha, bagaimana semua orang bersatu dengan tim yang sangat baik,” ujarnya.

”… terlepas dari berbagai tantangan di dunia dan kesulitan akibat COVID, LPGA sudah benar-benar menunjukkan kesiapannya untuk melangkah.”

Pada periode pandemi yang lalu, rangkaian turnamen LPGA bisa memiliki total hadiah sekitar US$70 juta atau sekitar Rp1.006 milyar. Angka ini sekitar US$3 juta lebih banyak daripada musim 2019.

”Dan sekarang, tahun 2022 ini, melalui pandemi, kami bisa memiliki total hadiah hingga mencapai US$90,2 juta dan 34 turnamen yang benar-benar berkembang.”

Peningkatan hadiah di antaranya juga terjadi pada pekan ini. HSBC telah menambah hadiah uang dari semula US$1,6 juta menjadi US$1,7 juta.

Baginya para pemain LPGA juga ikut menjadi bagian penting dari pertumbuhan positif ini. Kesediaan semua pemain untuk bersikap fleksibel dan memastikan partisipasinya menjadi sesuatu yang menginspirasi.

”Saya pikir, terlepas dari berbagai tantangan di dunia dan kesulitan akibat COVID, LPGA sudah benar-benar menunjukkan kesiapannya untuk melangkah,” ujar wanita yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Atletik Princeton.

”Kami adalah Tour global, dan … kami terus mencari bagaimana kami bergerak ke seluruh dunia sehingga bisa memberi dampak bagi masyarakat yang kami kunjungi dan mitra-mitra yang bekerja sama dengan kami,”

Popularitas LPGA dan fakta bahwa sebagian besar pemainnya juga merupakan pemain Asia menjadi alasan mengapa pihaknya selalu antusias bisa kembali ke Asia.

”Kami adalah Tour global, dan kami bangga akan hal itu. Dan kami terus mencari bagaimana kami bergerak ke seluruh dunia sehingga bisa memberi dampak bagi masyarakat yang kami kunjungi dan mitra-mitra yang bekerja sama dengan kami, tapi langkah itu juga bisa diterima oleh para pemain kami. Saat ini kami berdiskusi dengan mitra-mitra dari seluruh dunia. Dan kami suka bermain di Asia. Kesempatan ini sesuatu yang sudah dinantikan para pemain. Saya tahu mereka juga bersemangat untuk pekan depan (Honda LPGA Thailand). Jadi, kami adalah Tour global, dan kami sangat bangga akan hal itu, dan akan terus melanjutkan kerja sama dengan mitra-mitra di seluruh dunia,” jelasnya.

Samaan jelas tidak menutup peluang untuk menambah jadwal Asian Swing LPGA. Keputusannya untuk terus mengeskplorasi berbagai peluang akan menjadi kunci untuk kehadiran ajang LPGA lainnya. Jelas para penggemar golf di Asia Tenggara sejauh ini telah merindukan kehadiran turnamen LPGA ketiga diregional ini, terutama setelah Sime Darby LPGA Malaysia tak lagi berlangsung sejak 2017.

Bagaimana bulan-bulan pertamanya menjabat sebagai Komisioner LPGA? Bagaimana ia memandang relasi antara LPGA, sponsor, dan para pemainnya dalam kerangka performa para pemain LPGA? Bagaimana pula relasi kerja sama erat mereka dengan Ladies European Tour? Sejumlah topik krusial ini akan menjadi bahasan GolfinStyle dalam e-magazine kami Edisi 15 mendatang.